Connect with us

KUKAR

Aulia Targetkan Subsidi Santri Kukar Naik Dua Kali Lipat

Published

on

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan peningkatan subsidi biaya hidup bagi siswa pesantren dari Rp250 ribu menjadi Rp500 ribu per bulan. Kenaikan tersebut diarahkan untuk mendekatkan nilai bantuan dengan perkiraan kebutuhan hidup santri selama menempuh pendidikan di pesantren.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan bantuan bagi siswa pesantren menjadi salah satu program dedikasi dalam visi Kukar Idaman Terbaik. Skema yang disiapkan berupa subsidi langsung bagi siswa pesantren yang terdaftar di wilayah Kukar.

“Bantuan kepada seluruh siswa pesantren yang terdaftar di Kutai Kartanegara berupa bantuan biaya hidup dalam bentuk subsidi langsung itu sebesar Rp250.000. Targetnya nanti sampai ke Rp500.000,” ujar Aulia, Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, penetapan target tersebut didasarkan pada perhitungan kebutuhan biaya hidup yang dinilai layak bagi seseorang yang tinggal di lingkungan pesantren. Dengan pertimbangan itu, nilai bantuan diharapkan dapat terus ditingkatkan agar lebih sesuai dengan kebutuhan penerima.

“Kami menghitung biaya hidup layak orang untuk berada di pesantren itu adalah sekitar Rp500.000 per bulan,” katanya.

Jika target tersebut terealisasi, nilai subsidi yang diterima santri akan meningkat dua kali lipat dari besaran yang disebutkan saat ini. Namun, Aulia belum merinci kapan peningkatan itu akan diberlakukan maupun mekanisme pelaksanaannya.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar memberikan dukungan kepada pendidikan pesantren. Bantuan biaya hidup ditempatkan sebagai salah satu bentuk fasilitasi bagi siswa yang menjalani pendidikan di lembaga tersebut.

Melalui Kukar Idaman Terbaik, pemerintah daerah memasukkan dukungan terhadap santri dalam rangkaian program dedikasi yang menyasar sejumlah bidang pembangunan. Pendidikan pesantren menjadi salah satu perhatian di tengah upaya memperluas jangkauan manfaat kebijakan pemerintah.

Aulia menegaskan, besaran subsidi yang ditargetkan bertolak dari perkiraan kebutuhan hidup santri setiap bulan. “Targetnya nanti sampai ke Rp500.000,” pungkasnya.(rnd/Adv Diskominfo Kukar)

POPULER