NUSANTARA
Boyong Anak Usaha ke IKN, Pertamina Siapkan Proyek Energi Bersih hingga Pendidikan
Pertamina Group jajaki investasi di IKN, boyong PNRE hingga Universitas Pertamina. Kepala OIKN Basuki Hadimuljono janjikan birokrasi cepat untuk proyek energi bersih dan pendidikan.
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memancing minat raksasa korporasi negara. Kali ini, Pertamina Group datang dengan kekuatan penuh. Untuk menjajaki peluang investasi strategis, mulai dari sektor energi hijau hingga ekosistem pendidikan.
Keseriusan ini terlihat saat Otorita IKN menerima kunjungan jajaran Pertamina Group di Swissotel Nusantara, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Minggu 11 Januari 2026.
Tak tanggung-tanggung, Pertamina menghadirkan sederet entitas andalannya dalam pertemuan tersebut.
Mulai dari Pertamina New and Renewable Energy (PNRE) yang fokus pada energi terbarukan, PT Patra Jasa di sektor properti. Lalu Pertamina Foundation, hingga Universitas Pertamina yang disiapkan untuk mencetak SDM unggul di ibu kota baru.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyambut hangat inisiatif “keroyokan” dari Pertamina Group ini. Ia menegaskan bahwa Otorita IKN siap menggelar karpet merah berupa birokrasi yang ringkas dan adaptif. Agar investasi bisa segera tancap gas.
“IKN ini dibangun sebagai kawasan birokrasi yang cepat, akselerasi ini kita butuhkan, akan kami dukung terus investasi di kawasan Nusantara. Akan kami layani, eman-eman pak, kita tidak ingin berlama-lama,” tegas Basuki.
Fokus Nature-Based Solution
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas skema kolaborasi untuk mendukung visi IKN sebagai kota hutan (forest city) yang rendah karbon.
Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, memastikan bahwa kehadiran Pertamina di Nusantara bukan sekadar bisnis biasa, melainkan upaya mendukung keberlanjutan lingkungan dan pengembangan sumber daya manusia.
“Pertamina terus mendukung keberlanjutan IKN, termasuk melalui pengembangan investasi berbasis Nature-Based Solution yang menjaga konservasi, serta Nusantara Sustainability Hub yang mengembangkan human capital dengan prinsip ESG (environmental, social, and governance),” jelas Agung.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi IKN untuk mewujudkan diri sebagai kota masa depan yang tidak hanya modern secara infrastruktur, tetapi juga mandiri secara energi dan memiliki ekosistem pendidikan berkelas dunia. (ens)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoAkses Pariwisata Kaltim Semakin Mudah, Ini 2 Rute Baru Lion Air Domestik dan Internasional
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoCuaca Ekstrem Pekan Kedua Januari 2026: Kaltim Waspada Hujan Sedang, Wilayah Lain Siaga Badai
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoTren Sports Tourism Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Dari Mandalika, Lari, Sampai Balapan Air
-
MAHULU5 hari agoEmpat Segmen Sudah Diresmikan, Rudy Mas’ud Minta Sisa 7 Km Jalan Tering-Ujoh Bilang Tuntas dalam 3-6 Bulan
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoSebanyak 802 Desa di Kaltim Kini Sudah Terkoneksi Internet, Sisa 39 Desa Lagi
-
NUSANTARA5 hari agoKejar Target Pembangunan 2026, OIKN Siapkan Tata Kelola APBN dan Selaraskan Program
-
GAYA HIDUP1 hari agoBuka Awal Tahun 2026, YAMAHA Luncurkan Varian Warna Baru Untuk Skutik Premium XMAX Connected
-
BALIKPAPAN3 hari agoAkhiri Penantian 32 Tahun, Prabowo Resmikan Kilang ‘Raksasa’ Balikpapan Senilai Rp123 Triliun

