Connect with us

SEPUTAR KALTIM

Di Kaltim Ada Ribuan Ormas, yang Aktif cuma Seratusan

Published

on

kaltim
Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Organisasi Masyarakat Kesbangpol Kaltim, Sutrisno (Nur Damayanti/Kaltim Faktual)

Kesbangpol Kaltim mencatat ada ribuan organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Bumi Etam. Tapi yang aktif secara administrasi dan eksistensi, hanya seratusan saja.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim sedang melakukan penertiban ormas. Untuk menjaring ormas dan LSM yang tidak lagi beraktivitas, atau sudah tidak tertib administrasi.

Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Organisasi Masyarakat Kesbangpol Kaltim, Sutrisno. Ada ribuan ormas dan LSM yang terdaftar ke pemerintah.

“Tapi  menurut data kami, hanya sekitar 119 ormas yang aktif dan terdaftar di Kesbangpol Kaltim,” katanya, Rabu 31 Mei 2023.

Ormas-ormas yang tidak dinyatakan aktif itu, adalah yang belum melakukan pergantian kepengurusan. Padahal masanya sudah berakhir. Ada pula yang memang tidak aktif secara administrasi maupun aksi.

Baca juga:   Dari Kaltim Investment 2023, Gubernur Apresiasi Pengusaha dan DPMPTSP

“Beberapa ormas yang tidak aktif itu, mereka harus segera musyawarah internal. Melakukan pengukuhan dan pelantikan, agar bisa dilaporkan ke Kesbangpol Kaltim,” tambahnya.

Terlepas dari itu, Kesbangpol sendiri rutin melakukan pembinaan kepada ormas. Terutama yang tidak aktif tersebut. Minimal 3 bulan sekali. Selain untuk menertibkan administrasinya. Kehadiran Kesbangpol di tengah ormas dan LSM adalah untuk menyegah paham radikalisme.

“Dulu ada satu yayasan yang dicurigai memiliki pemahaman radikalisme. Kemudian kami coba untuk berikan pengarahan.”

“Kami ajak mereka untuk melakukan kegiatan positif, dan Alhamdulillah sudah berubah. Meski membutuhkan waktu yang cukup lama,” lanjut Sutrisno.

Ormas Award

Kesbangpol Kaltim juga berencana mengadakan ajang penghargaan pada ormas. Yang memiliki eksistensi panjang sebagai bentuk apresiasi.

Baca juga:   Fun Walk Hari Bank Perekonomian Rakyat, Wagub Minta Terus Budayakan Hidup Sehat

“Insyallah nanti kami adakan ormas award sebagai bentuk keaktifannya, dan lain lain. Penilaian dari independen ya, bisa dari pakar jurnalis, perguruan tinggi, dan sebagainya,” ujar Sutrisno.

Mengapa apresiasi itu penting? Kata Sutrisno, karena mempertahankan eksistensi ormas itu tidak gampang.

Ia berharap seluruh masyarakat yang bergerak ataupun menggerakkan ormas. Bisa terlibat aktif secara administrasi. Dengan melaporkan kelompoknya ke Kesbangpol. (nad/dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.