PPU
Dispusip PPU akan Luncurkan Srikandi Bulan Depan
Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memasuki era baru dalam manajemen kearsipan. Dengan hadirnya aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi, atau yang akrab disebut Srikandi.
Peluncuran Srikandi dijadwalkan pada tanggal 1 Desember 2023 mendatang, mengukuhkan langkah PPU sebagai pionir dalam penerapan teknologi informasi untuk optimalisasi sistem kearsipan.
Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip (Dispusip) PPU, Sulaiman, menyampaikan bahwa Srikandi telah melewati tahap Bimbingan Teknis (Bimtek) di 35 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada awal November 2023.
Pihaknya kemudian mempersiapkan lima OPD sebagai target implementasi pada tahun 2023, diikuti oleh sepuluh OPD tambahan pada tahun 2024.
“Kami telah melakukan Bimtek di 35 OPD pada tanggal 1-6 November kemarin, dan sekarang kami fokus pada persiapan lima OPD yang akan menjadi target tahun depan. Pada tahun 2024, seluruh OPD diharapkan sudah mengadopsi Srikandi,” ungkap Sulaiman baru-baru ini.
Dalam konteks efisiensi dan modernisasi, Pj Bupati PPU menginstruksikan agar transaksi arsip atau naskah di seluruh OPD menggunakan sistem elektronik.
Hal tersebut sejalan dengan upaya untuk meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, khususnya dalam pembelian alat tulis kantor (ATK) dan ruang penyimpanan arsip.
“Di tahun 2024, kami berharap seluruh OPD sudah menggunakan Srikandi. Instruksi Pj Bupati PPU agar transaksi arsip menggunakan sistem elektronik adalah langkah bijak demi efisiensi anggaran dan pengelolaan ruang penyimpanan arsip yang lebih optimal,” jelas Sulaiman.
Srikandi diharapkan tidak hanya menjadi alat untuk mengelola arsip secara efisien tetapi juga meningkatkan aksesibilitas dan keamanan data.
Transformasi kearsipan menuju ranah digital di PPU menunjukkan komitmen untuk terus berinovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan yang modern dan berdaya saing.
Peluncuran Srikandi pada awal Desember nanti akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan PPU menuju tata kelola kearsipan yang lebih canggih dan efektif. (nip/fth)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
BALIKPAPAN5 hari agoBuruan! September Jadi Kesempatan Terakhir Dapat Yamaha Grand Filano di Lokale Café Balikpapan
-
SEPUTAR KALTIM1 hari ago134 Hotspot Terdeteksi di Kaltim, Asap Mulai Ganggu Penerbangan dan Aktivitas Warga
-
BALIKPAPAN14 jam ago160 Masjid di 8Kalimantan Terhubung Internet Lewat Program Masjid Berdaya Indosat
-
NUSANTARA3 hari agoClan of Classy Vol.3 Yogyakarta, Healing Sejenak Sambil Eksplorasi Kopeng dan Ambarawa
-
OLAHRAGA4 hari agoBangkit dari DNF, Sabian Fathul Ilmi Finis Keempat di Motegi
-
BERAU10 jam agoKabut Asap Karhutla, Sekolah di Berau Terapkan Belajar dari Rumah hingga 19 September
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoISPU Kaltim Memburuk, Kutai Barat Masuk Kategori Berbahaya dengan Nilai 363

