SEPUTAR KALTIM
DPK Kaltim Dampingi Disdikbud Gelar Bimtek Aplikasi Srikandi
DPK Kaltim terus memberikan pendampingan kepada seluruh OPD. Untuk bisa menerapkan Aplikasi Srikandi. Untuk memudahkan pengelolaan kearsipan di OPD nya masing-masing.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim terus berkomitmen. Mendukung seluruh pemda, khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menerapkan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi atau SRIKANDI.
Salah satunya bagi rekan-rekan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim. Bertempat di Hotel Milenium Jakarta, menggelar Bimbingan Teknis Aplikasi Srikandi, Sabtu (17/06/2023) lalu.
Peserta Bimtek diikuti 65 orang dari Bidang SMK, bidang SMA, Bidang GTK, Bidang PPK, Kepala Sub Bagian Umum , UPTD dan cabang dinas seluruh operator aplikasi Srikandi.
Narasumber dalam Bimtek Aplikasi Srikandi yakni Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Timur Muhammad Syafranuddin, Arsiparis Ahli Muda Dewi Susanti, Pengelola Sisten informasi Kearsipan Bayu Erlangga.
Aplikasi Srikandi adalah instrumen pengelolaan arsip dinamis yang berdasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Sekretaris Disdikbud Kaltim sekaligus Ketua Panitia Yekti Utami memaparkan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini. Untuk meningkatkan kompetensi pegawai Disdikbud Kaltim dalam pengelolaan kearsipan.
“Mampu meningkatkan sistem pemerintahan berbasis elektronik mulai dari penciptaan arsip, pembuatan, pengiriman dan naskah dinas antar instansi pemerintah, penyusunan arsip, perpustakaan arsip, dan memelihara arsip,” jelasnya.
Kepala Disdikbud Kaltim Muhammad Kurniawan menyambut baik bimtek tersebut. Karena seiring berjalanannya waktu, perkembangan teknologi penggelolaan arsip harus mengikut perkembangan zaman.
Bimtek Srikandi terinspirasi dari pekerjaan kearsipan yang membutuhkan ketelitian. Aplikasi ini bersifat goverment to goverment sehingga digunakan diaplikasi pusat maupun daerah.
“Aplikasi Srikandi ini sudah berjalan 8 bulan di lingkungan Disdikbud Kaltim. Masih banyak hal-hal yang perlu didalami dalam aplikasi ini. Harapan saya setelah dari kegiatan ini sudah bisa kita implemantasikan di dinas maupun di UPTD dan cabang dinas,” terangnya.
Dia berharap saat berada dimana saja bisa mengetahui isi surat dan tidak ada lagi tumpukan berkas di meja. Aplikasi ini sangat tepat dan bermanfaat. (adv/am)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoAkses Pariwisata Kaltim Semakin Mudah, Ini 2 Rute Baru Lion Air Domestik dan Internasional
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoCuaca Ekstrem Pekan Kedua Januari 2026: Kaltim Waspada Hujan Sedang, Wilayah Lain Siaga Badai
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoSebanyak 802 Desa di Kaltim Kini Sudah Terkoneksi Internet, Sisa 39 Desa Lagi
-
MAHULU5 hari agoEmpat Segmen Sudah Diresmikan, Rudy Mas’ud Minta Sisa 7 Km Jalan Tering-Ujoh Bilang Tuntas dalam 3-6 Bulan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoTren Sports Tourism Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Dari Mandalika, Lari, Sampai Balapan Air
-
BALIKPAPAN3 hari agoAkhiri Penantian 32 Tahun, Prabowo Resmikan Kilang ‘Raksasa’ Balikpapan Senilai Rp123 Triliun
-
GAYA HIDUP1 hari agoBuka Awal Tahun 2026, YAMAHA Luncurkan Varian Warna Baru Untuk Skutik Premium XMAX Connected
-
NUSANTARA5 hari agoKejar Target Pembangunan 2026, OIKN Siapkan Tata Kelola APBN dan Selaraskan Program

