Connect with us

SAMARINDA

Dukung Penghijauan di Mugirejo, Wawali Samarinda Minta Perawatan Maksimal dan Bukan Hanya Seremoni

Published

on

Hadir di Mugirejo, Wawali Samarinda Saefuddin Zuhri minta kegiatan penghijauan dengan penanaman pohon tidak sekadar seremoni. Ia menekankan perawatan maksimal agar bernilai ekonomis.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, memberikan dukungan penuh terhadap gerakan penghijauan berbasis masyarakat. Namun, ia mewanti-wanti agar kegiatan lingkungan semacam ini tidak berhenti pada acara seremonial semata.

Hal tersebut ditegaskan Saefuddin saat menghadiri kegiatan Penghijauan dan Penanaman Pohon yang digelar oleh Kelompok Tani Rahayu Rombongan Haji Soeyono di Jalan Kalan Luas, Kelurahan Mugirejo, Samarinda, Selasa 6 Januari 2026.

Menurut Saefuddin, kunci keberhasilan penghijauan bukan terletak pada saat penanaman, melainkan pada konsistensi perawatan pasca-kegiatan.

“Atas nama Pemerintah Kota Samarinda, kami mengucapkan terima kasih kepada Kelompok Tani Rahayu dan seluruh pihak yang terlibat. Penanaman ini jangan berhenti pada simbolis saja, yang paling penting adalah perawatannya agar pohon tumbuh dengan baik,” ujar Saefuddin.

Potensi Ekonomi Jangka Panjang

Dalam kegiatan yang melibatkan Kelompok Tani, Pemerintah Kota, dan unsur Pemerintah Provinsi tersebut, Saefuddin menyoroti potensi ekonomi dari pohon-pohon bantuan yang ditanam. Bibit-bibit ini merupakan bantuan Pemprov Kaltim melalui aspirasi Anggota DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis.

Ia berharap, jika tanaman mendapat perawatan dengan maksimal, tanaman tersebut kelak bisa menghasilkan buah yang bernilai jual, sehingga turut mendongkrak kesejahteraan petani setempat.

“Kalau dirawat dengan baik, insyaallah pohon-pohon ini akan berbuah, hasilnya bisa mendukung perekonomian masyarakat. Inilah inovasi yang perlu terus kita dorong bersama,” tambahnya.

Edukasi Generasi Muda

Dalam agenda pagi itu turut hadir sejumlah pejabat, mulai dari Wakil Ketua DPRD Kaltim, anggota DPRD Samarinda, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga unsur TNI-Polri. Menariknya, para pelajar dari SMP Negeri 26 Samarinda juga ikut terlibat langsung.

Saefuddin mengapresiasi kehadiran para pelajar ini sebagai langkah konkret pendidikan lingkungan sejak dini. Ia berharap semangat menjaga lingkungan di Mugirejo ini bisa menular dan menjadi inspirasi bagi kelompok tani maupun wilayah lain di Kota Samarinda. (ens)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.