Connect with us

OLAHRAGA

Geliatkan Olahraga Rekreasi, Sarifah Suraidah Resmi Nahkodai KORMI Kaltim 2025–2029

Published

on

Sarifah Suraidah Harum resmi dilantik sebagai Ketua KORMI Kaltim 2025-2029. Gubernur Rudy Mas’ud dorong inovasi dan perluasan partisipasi olahraga masyarakat.

Olahraga kini tidak lagi murni sekadar panggung unjuk prestasi para atlet profesional di arena kompetisi, melainkan telah melebur menjadi gaya hidup dan kebutuhan dasar warga sehari-hari.

Menangkap fenomena tersebut, peran Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) menjadi sangat krusial sebagai roda penggerak budaya sehat yang merangkul semua kalangan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) pun menaruh perhatian serius pada sektor ini. Hal tersebut tecermin dalam pelantikan pengurus KORMI Provinsi Kaltim masa bakti 2025–2029. Yang digelar di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin 16 Februari 2026.

Pada kepengurusan periode ini, Sarifah Suraidah Harum resmi dilantik sebagai Ketua KORMI Kaltim. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Umum KORMI Nasional, Adil Hakim, disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, hingga tokoh olahraga setempat.

Pesan Gubernur

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, yang hadir dalam agenda tersebut menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian pengurus. Pria yang akrab disapa Harum ini menuntut KORMI agar lebih proaktif menjemput bola ke tengah warga.

“Pelantikan ini menjadi momentum regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi untuk menghidupkan semangat gerak dan kebugaran di tengah masyarakat,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud.

Selama ini, KORMI dinilai telah memberikan sumbangsih nyata dalam memasyarakatkan aktivitas kebugaran, olahraga rekreasi, hingga pembinaan komunitas tingkat akar rumput. Namun, Rudy berharap kepengurusan baru ini bisa meracik strategi yang lebih segar agar partisipasi warga makin meluas.

“Kami berharap KORMI mampu menghadirkan inovasi program, memperluas partisipasi masyarakat, serta membangun sinergi lintas sektor dalam memperkuat olahraga masyarakat,” tambahnya.

Tiga Pilar Olahraga Masyarakat

Di sisi lain, Ketua Umum KORMI Nasional, Adil Hakim, menyoroti potensi besar Kaltim sebagai ruang tumbuh kembangnya olahraga rekreasi. Ia mengingatkan kembali muruah KORMI sebagai gerakan yang lahir dari denyut nadi warga itu sendiri.

“KORMI dibangun dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat,” tegas Adil.

Saat ini, KORMI menaungi puluhan induk organisasi olahraga (Inorga) yang tersebar di penjuru Nusantara. Adil memaparkan, ruang lingkup Inorga tersebut terbagi ke dalam tiga komisi utama, yakni olahraga tradisi budaya, olahraga petualangan, serta olahraga kesehatan dan kebugaran.

Melalui pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan dari tingkat pusat hingga daerah, eksistensi olahraga masyarakat diharapkan tidak hanya berhenti sebagai rutinitas pengisi waktu luang, tetapi mampu mencetak masyarakat Kaltim yang lebih bugar dan produktif.

Usai pelantikan, kepengurusan baru KORMI Kaltim langsung menggelar rapat kerja guna merumuskan arah kebijakan organisasi empat tahun ke depan. (ens)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.