SEPUTAR KALTIM
Lantik 33 Pejabat Fungsional, Sekda Kaltim: Jangan Cuma Jadi Pelaksana Rutinitas
Sekda Kaltim Sri Wahyuni melantik 33 pejabat fungsional baru. Mewakili Gubernur Rudy Mas’ud, ia menekankan pentingnya inovasi dan meninggalkan budaya kerja rutinitas.
Reformasi birokrasi kini menuntut Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja berbasis keahlian spesifik, bukan hanya sekadar mengejar jabatan struktural. Pergeseran paradigma ini pun menjadi sorotan utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam penyegaran organisasi terbarunya.
Mewakili Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Sekretaris Daerah (Sekda) Sri Wahyuni kemudian resmi melantik dan mengambil sumpah 33 Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke dalam Jabatan Fungsional. Prosesi pelantikan digelar di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim, Rabu 11 Februari 2026.
Bukan Sekadar Administrasi
Selanjutnya, dalam amanatnya, Sri Wahyuni menegaskan pesan Gubernur bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas administrasi kepegawaian. Lebih dari itu, jabatan fungsional adalah mandat profesionalisme yang menuntut integritas tinggi.
Para pejabat baru ini juga diminta mengubah pola pikir (mindset) dari sekadar pekerja kantoran menjadi inovator di bidangnya masing-masing.
“Jabatan fungsional menempatkan ASN sebagai subjek utama keahlian. Anda bukan sekadar pelaksana rutinitas, melainkan motor penggerak inovasi di instansi masing-masing,” tegas Sri membacakan sambutan Gubernur.
Menuju Birokrasi yang Modern
Pemprov Kaltim menaruh harapan besar pada pejabat fungsional untuk mempercepat kualitas pelayanan publik. Menurut Sri, birokrasi modern harus lincah (agile), transparan, dan berorientasi pada hasil nyata yang dirasakan masyarakat.
Ia menekankan agar para ASN tidak terjebak pada budaya kerja menggugurkan kewajiban, melainkan fokus pada solusi dan kolaborasi.
“Jabatan fungsional adalah pilar penting untuk mewujudkan birokrasi yang lincah, efektif, dan juga berbasis keahlian spesifik,” tambahnya.
Lintas Instansi
Sebanyak 33 pejabat yang dilantik berasal dari berbagai lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Biro Perekonomian, Biro Administrasi Pembangunan, BKD, Bappeda, Badan Kesbangpol, Dinas Kehutanan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Turut hadir menyaksikan pelantikan tersebut Plt. Kepala BKD Kaltim Yuli Fitriyanti dan Sekretaris BKD Jane AR Nazaruddin. (ens)
-
KUKAR4 hari agoKebakaran Hebat Melanda Permukiman Padat Tenggarong, 75 Rumah dan Bangunan Ludes
-
OLAHRAGA4 hari agoIndonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Drama 120 Menit Berakhir Manis di GBK
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoTemuan BRIN soal Vape Jadi Perhatian, Angka Gangguan Kesehatan Diminta Tak Disalahartikan
-
KUKAR4 hari agoPemkab Kukar Kembali Dorong Penataan Wilayah Sedulang dari Muara Kaman
-
BONTANG5 hari ago40 Motor Fazzio dan Grand Filano Ramaikan Rolling City Yamaha Classy di Bontang
-
KUBAR2 hari agoJalan Kukar-Kubar Makin Parah, Pemerintah Pusat Diminta Segera Turun Tangan
-
KUKAR3 hari agoKukarGO Pangkas Hambatan UMKM Masuk Pasar Digital
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoClan of Classy Vol.3 Bali 2026: Recharge & Berkendara Menembus Keindahan Pulau Dewata

