EKONOMI DAN PARIWISATA
Gubernur Harum Ajak Masyarakat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah

Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia atas perannya dalam menjaga stabilitas moneter sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dan penguatan sektor UMKM.
Menurut Gubernur Harum, sapaan akrabnya, kehadiran BI di tengah masyarakat tidak hanya menjaga kestabilan ekonomi, tetapi juga memperkuat edukasi publik agar semakin cinta, bangga, dan paham terhadap rupiah.
“Kaltim Paradise of The East x SummerFest seperti ini merupakan contoh nyata sinergi antara kebijakan nasional dan semangat daerah dalam membangun pondasi ekonomi yang kokoh,” ujar Gubernur Harum saat memberikan sambutan pada pembukaan acara yang berlangsung di Samarinda Convention Hall, Rabu, 5 November 2025.
Gubernur Harum menegaskan, semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah memiliki pesan penting di era digital dan globalisasi yang berkembang pesat saat ini.
“Cinta rupiah berarti menghargai hasil karya bangsa sendiri. Bangga rupiah berarti menjaga stabilitas ekonomi nasional dengan menggunakan produk dan mata uang kita sendiri. Sementara paham rupiah berarti menjadi masyarakat yang bijak dalam bertransaksi dan berinvestasi,” jelasnya.
Dengan memahami makna tersebut, lanjut Harum, masyarakat akan turut memperkuat kemandirian ekonomi bangsa dimulai dari diri sendiri. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, perbankan, maupun masyarakat, untuk terus mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).
“Mari kita cintai produk lokal, beli karya anak bangsa, dan jelajahi keindahan alam Kalimantan Timur. Di sinilah kita wujudkan kebanggaan bahwa membangun negeri bukan hanya dengan berbicara, tetapi dengan tindakan nyata,” seru Gubernur Harum.
Lebih lanjut, Gubernur Harum menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kita patut berbangga, namun juga harus terus berbenah. Di tengah perubahan global yang begitu cepat, UMKM kita perlu dibekali dengan literasi digital, akses pembiayaan yang kuat, serta kemampuan adaptasi terhadap pasar global,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti Kaltim Paradise of The East x SummerFest bukan sekadar ajang pameran produk, tetapi juga wadah untuk menemukan ide, inovasi, serta membangun jejaring kerja sama antarpelaku ekonomi.
“Tentu inilah momentum untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang berdaya tahan dan berkelanjutan. Kita ingin agar UMKM di Kaltim tidak hanya bisa menjual produk, tetapi juga naik kelas—menjadi bagian dari rantai pasok nasional bahkan internasional dengan standar mutu, kemasan, dan branding yang membanggakan,” pungkasnya. (Prb/ty/portalkaltim/sty)
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoSeleksi Dirut MMP Kaltim Dipersoalkan, Batas Usia Maksimal Jadi Sorotan
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAntrean BBM di Kaltim, Rudy Mas’ud Sebut Masalah Ada di SPBU
-
PARIWARA3 hari agoBreak Time Bareng AEROX, Cara Yamaha Dekatkan AEROX ALPHA dengan Generasi Muda
-
KUKAR2 hari agoPemprov Kaltim Tegaskan Aset SMAN 10 Samarinda Tetap Bisa Digunakan untuk Belajar
-
KUKAR2 hari agoDistanak Kukar Kembangkan Sorgum dan Siapkan Demplot Jelai untuk Diversifikasi Pangan
-
KUKAR2 hari agoJangkauan Program Distanak Kukar Terkendala SDM dan Fiskal
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoHarga Sawit Kaltim Naik, TBS Umur 10–20 Tahun Tembus Rp3.604 per Kg
-
PARIWARA4 hari agoBAF Friends Festival di Yamaha Sentral Balikpapan, Ada Service dan Ganti Oli Gratis

