SEPUTAR KALTIM
Jelang Mudik Lebaran, Dishub Kaltim Sisir Kelayakan Kapal di Sungai Mahakam
Jelang arus mudik Lebaran 1447 H, Dishub Kaltim gelar uji kelayakan kapal di Sungai Mahakam. Pastikan kondisi armada dan kesehatan nakhoda demi keselamatan.
Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Timur mulai memperketat pengawasan jalur air. Inspeksi keselamatan atau uji kelayakan digelar bagi armada kapal angkutan di Sungai Mahakam untuk mencegah insiden selama masa libur panjang.
Salah satu titik pengawasan utama difokuskan di Dermaga Mahakam Ulu, Samarinda. Pelabuhan ini menjadi urat nadi pergerakan warga, mengingat masih banyak wilayah di Kaltim yang sangat bergantung pada perairan sebagai akses utama transportasi antarkabupaten dan kota.
Dalam operasi tersebut, petugas tidak sekadar mengecek fisik lambung maupun mesin kapal. Kelengkapan darurat seperti jaket pelampung turut diperiksa teliti, diiringi dengan pantauan ketat terhadap kesiapan nakhoda beserta awak kapal yang bertugas melayani penumpang.
Langkah Wajib
Kepala Dishub Kaltim, Yusliando, menyatakan langkah antisipasi ini wajib dilakukan sebelum volume masyarakat yang bepergian melonjak tajam.
“Ramp check ini kami lakukan untuk memastikan armada dalam kondisi baik untuk beroperasi. Kami juga mengecek kondisi pengemudi, mulai dari kesehatan, narkoba hingga tingkat kelelahan,” ungkap Yusliando, Minggu (15/3/2026).
Yusliando menegaskan, secanggih apa pun kapalnya, jaminan keselamatan tetap bertumpu pada kesiapan sumber daya manusia di lapangan. Oleh karena itu, nakhoda dan awak kapal dipastikan harus bugar secara fisik dan sama sekali tidak berada di bawah pengaruh zat berbahaya.
“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Karena itu, kami ingin memastikan kendaraan maupun kapal yang beroperasi benar-benar memenuhi standar kelayakan serta dikemudikan oleh pengemudi yang siap secara fisik maupun mental,” ujarnya menambahkan.
Kegiatan pengawasan di simpul-simpul transportasi perairan maupun darat, seperti terminal tipe B, memang berada di bawah wewenang Pemerintah Provinsi Kaltim. Lewat pengetatan standar kelayakan kapal dan awak ini, jalur Sungai Mahakam diharapkan mampu melayani pemudik dengan aman, tertib, dan terhindar dari risiko kecelakaan fatal. (ens)
-
SAMARINDA3 hari agoPolresta Samarinda Amankan 37 Orang Dugaan Pencurian Kabel Bermodus Penggalian Jalan
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKarhutla Kaltim Mulai Menurun, Apakah Ancaman Asap dan Kekeringan Sudah Berakhir?
-
OLAHRAGA2 hari agoAmar Brkic Pecahkan Rekor 13 Tahun di Borneo FC, Golnya Bukan Sekadar Penentu Kemenangan
-
SAMARINDA4 hari agoLebih dari 60 Titik Galian Ditemukan di Samarinda, Dugaan Pencurian Kabel Bikin Wali Kota Turun Tangan
-
BALIKPAPAN5 hari agoPadel Makin Dilirik di Balikpapan, Berapa Biaya Main dan Bagaimana Cara Memulainya?
-
OLAHRAGA2 hari agoBorneo FC Bawa Modal 5 Gol ke Markas PSS, Tapi Ada Tantangan yang Menanti
-
PARIWARA2 hari agoWarga Samarinda Beli Yamaha NMAX, Malah Bawa Pulang Fazzio Gratis
-
BALIKPAPAN4 hari agoPasokan Air Bersih Balikpapan Terbatas, Ini Cara Mengatur Kebutuhan Air di Rumah

