BONTANG
KM Binaiya Angkut 1.000 Penumpang dari Sulsel ke Bontang, Puncak Arus Balik Diprediksi 8 Mei
KM Binaiya asal Sulawesi Selatan (Sulsel) dijadwalkan tiba di Pelabuhan Lok Tuan, Bontang Utara dengan kapasitas penumpang 100 persen atau 1.000 orang, pada Minggu, (8/5/2022). Waktu kedatangan kapal tersebut diperkirakan menjadi puncak arus balik lebaran lebaran tahun ini di Kota Bontang.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) telah menjadwalkan 6 rute pelayaran untuk KM Binaiya dan KM Egon di bulan ini. Jadwal kedatangan perdana KM Binaiya pada Minggu (8/5) mendatang. Kapal akan berlabuh sejenak kemudian melanjutkan perjalanan menuju Batu Licin dan Surabaya.
“Untuk jadwal keberangkatan pertama KM Binaiya dari Pelabuhan Lok Tuan juga di hari yang sama pada pukul 16.00 Wita,” kata Syarif Hidayat Koordinator PELNI Cabang Samarinda-Bontang, dikutip dari KlikKaltim Kamis (5/5/2022).
Soal penambahan kuota, ia mengaku masih akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemkot Bontang. Sementara, jadwal lainnya untuk KM Binaiya pada 17, 28, dan 30 Mei 2022.
Sedangkan, kedatangan dan keberangkatan KM Egon dijadwalkan pada 13, dan 27 Mei 2022. Lebih lanjut, syarat keberangkatan masih tetap sama seperti masa mudik kemarin.
“Jadwal tentu bisa berubah sesuai dengan situasi dan kondisi. Sementara penjualan tiket juga masih menggunakan mekanisme yang sama, bisa melalui online atau langsung mendatangi Pelabuhan Loktuan,” tandasnya. (redaksi)
-
PARIWARA5 hari agoFactory Visit Yamaha, XMOC Bali Intip Langsung Standar Produksi Global XMAX
-
NUSANTARA3 hari agoMAXi Tour Boemi Nusantara Kalimantan 2026, Yamaha Buktikan Ketangguhan Skutik Premium hingga Kampanyekan Pelestarian Orang Utan
-
POLITIK1 hari agoGerindra Minta Kader Siap Bertarung di Pilkada, Helmi Abdullah Fokus Perkuat Partai
-
NUSANTARA2 hari agoGEAR ULTIMA Tuntaskan Ekspedisi 2.740 Km di Sulawesi, Yamaha Buktikan Ketangguhan Skutik Hybrid 125 cc
-
SAMARINDA1 hari agoPerhiasan Majikan Senilai Rp300 Juta Raib, Pengasuh Anak Diamankan Polisi
-
POLITIK1 hari agoSoal Bursa Pilwali Samarinda, Andi Harun Dorong Munculnya Banyak Figur
