BONTANG
Kota Bontang Boyong Empat Juara pada Lomba TTG Tingkat Provinsi Kaltim
Kota Bontang dalam lomba TTG tingkat Provinsi Kaltim memboyong empat juara dari lima kategori. Hal ini membuat juri memutuskan BontangĀ sebagai juara umumnya.
Kota Bontang memborong empat penghargaan dari lima kategori yang dilombakan dalam Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ke-10.
Lomba TTG Tingkat Provinsi Kaltim tersebut dilaksanakan selama lima hari di Kota Samarinda, pada 23-27 April 2024.
“Mengingat Bontang yang paling banyak menerima penghargaan atau memboyong empat juara, maka tim juri memutuskan Bontang sebagai juara umum,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Puguh Harjanto di Samarinda, Minggu.
Rincian dari lima kategori yang dilombakan dalam Gelar TTG Kaltim adalah kategori Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) desa/kelurahan. Untuk juara 1 Posyantek Gemilang, Kelurahan Bontang Baru, Bontang dengan perolehan nilai 420,7.
Juara 2 diraih Posyantek Desa Merjaya, Desa Padang Pengrapat, Kabupaten Paser dengan nilai 398,3, juara 3 Posyantek Desa Mandiri, Desa Suka Maju, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan nilai 396,7.
Kemudian ada kategori TTG Unggulan, juara 1 dengan nama alat Kompor Anu, inovator atas nama Antonius Luhur Budi, dari Kota Balikpapan dengan nilai 415,6, juara 2 dengan nama alat Pirolisis, nama inovator Rahman Nur Hakim dari Samarinda dengan nilai 402,4, juara 3 dengan nama alat Lampu LED, Nama inovator Ahmad Natsir dari Kabupaten Kutai Timur dengan nilai 399,2.
Selanjutnya ada kategori Inovasi TTG, juara 1 dengan nama alat Hydro Clay, nama inovator Sea Gandhis Rahmawati Sudarmo, dari Bontang dengan Nilai 408,2, juara 2 dengan nama alat Ayak Dong, nama inovator Subantu, dari Kabupaten Paser dengan nilai 402,2, juara 3 dengan nama alat Spinner Minyak, nama inovator Alistiano dari Kabupaten Kutai Barat nilai 384,6.
Sedangkan kategori olahan khas daerah, juara 1 dengan nama produk Kopi Ko Pe dari Kabupaten Paser dengan nilai 415, juara 2 dengan nama produk Stik Landak Laut dari Bontang dengan nilai 390.
“Juara 3 dengan nama produk Gula Aren Kalimantan dari Kabupaten Berau dengan nilai 380. Sedangkan untuk kategori Gerai Terbaik dimenangkan oleh Kota Bontang dengan nilai 430,” kata Puguh.
Sehari sebelumnya (Sabtu malam) saat penutupan Gelar TTG, ia berpesan kepada para pemenang agar terus mengembangkan inovasi untuk menemukan hal baru lagi.
Bagi peserta yang belum juara tahun ini diminta tidak kecil hati, namun harus tetap optimistis guna persiapan lomba Gelar TTG tahun depan. (rw)
-
NUSANTARA4 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoAngka Kebugaran Warga Benua Etam Mengkhawatirkan, KORMI Kaltim Turun Tangan Gagas ‘Kaltim Aktif’
-
SAMARINDA3 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA2 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA2 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
NUSANTARA2 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng

