BALIKPAPAN
Komisi III DPRD Balikpapan Dorong Pemanfaatan Desalinasi Air Laut
Komisi III DPRD Kota Balikpapan kembali mendorong pemanfaatan teknologi desalinasi air laut sebagai solusi alternatif untuk mengatasi keterbatasan bahan baku air bersih di Kota Balikpapan.
Dorongan tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua perusahaan di kawasan Kariangau, Balikpapan Barat, yakni PT KRN dan PT Interfood.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi III turut menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan untuk meninjau langsung pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di kedua perusahaan itu.
“Terus terang kami cukup kagum dengan pengelolaan IPAL di sana. Limbah yang awalnya sangat kotor dapat diolah menjadi bahan yang berguna, bahkan menjadi energi terbarukan,” ujar Yusri, Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan, hasil pengolahan limbah tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai ekonomis, seperti batako dan arang yang dapat digunakan sebagai bahan bakar.
Selain pengolahan limbah, Komisi III juga meninjau teknologi pengolahan air laut menjadi air bersih yang diterapkan di kawasan industri tersebut. Menurut Yusri, inovasi itu sangat relevan untuk menjawab kebutuhan air bersih, khususnya bagi kawasan industri dan masyarakat sekitar.
“Teknologi ini sangat dibutuhkan, baik oleh warga maupun perusahaan untuk menunjang kegiatan produksi mereka,” katanya.
Ia berharap teknologi desalinasi tersebut dapat menjadi referensi bagi Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) dalam mencari solusi atas keterbatasan sumber air baku di kota ini.
“Kita kekurangan bahan baku air. Di sana mereka mampu mengubah air laut menjadi air tawar dan air bersih. Ini terobosan yang luar biasa dan seharusnya bisa dipelajari oleh PTMB,” tegasnya.
Komisi III juga menilai pengelolaan limbah yang baik tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpotensi menghasilkan energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Melalui kunjungan ini, DPRD berharap praktik baik dari sektor industri dapat diadopsi oleh pemerintah daerah guna meningkatkan layanan air bersih sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kota Balikpapan. (Adv/Man/am)
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 2027, Anak Masuk SD di Balikpapan Wajib Punya Ijazah PAUD
-
NUSANTARA4 hari agoBabak Akhir Kampung Narkoba Gang Langgar Samarinda, Bandar dan Oknum Polisi Berhasil Diciduk
-
PARIWARA4 hari agoEra Baru Skutik Premium, MAXi Race Ramaikan Kejurnas Motoprix 2026
-
NUSANTARA3 hari agoMAXi Tour Boemi Nusantara Lampung Ungkap Surga Wisata dan Jalur Touring Menantang di Sumatera
-
BALIKPAPAN1 hari agoSambut Wajib Belajar 13 Tahun, Balikpapan Perbanyak PAUD Negeri di Kawasan Strategis
-
SAMARINDA2 hari agoPenyalahgunaan Obat Tertentu Jadi Pintu Masuk Narkoba, BNN Samarinda Ingatkan Ancaman Serius
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoIKG Kaltim 2025 Turun, Ketimpangan Gender Membaik Berkat Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan
-
HIBURAN1 hari agoMAXi Yamaha Day 2026 Pecah di Bone, Ribuan Riders Sulawesi Rayakan Spirit “More Than Ride”

