Connect with us

BALIKPAPAN

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono Minta Pengawasan Hewan Kurban Diperketat

Published

on

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono

DPRD Kota Balikpapan meminta pengawasan peredaran hewan kurban diperketat menjelang Iduladha 2026.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono, mengatakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) harus memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan.

Menurut dia, peningkatan penjualan sapi dan kambing menjelang Iduladha perlu diimbangi dengan pemeriksaan menyeluruh, baik secara administratif maupun kesehatan hewan.

“Dokumen asal hewan harus lengkap, dan pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara ketat,” kata Budiono, Rabu (6/5/2026).

Ia menegaskan, pengawasan tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi juga harus memastikan hewan bebas dari penyakit, termasuk parasit.

Budiono menambahkan, hewan yang tidak memenuhi syarat tidak boleh diperjualbelikan untuk kurban.

Selain itu, DPRD juga menyoroti keberadaan lapak penjualan hewan kurban di lahan kosong. Ia menilai hal tersebut diperbolehkan sepanjang mendapat izin dari pemilik lahan.

Namun, penataan lapak harus tetap memperhatikan ketertiban, kebersihan, dan estetika kota.

Dalam hal ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta mengatur lokasi penjualan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di tepi jalan.

“Penjualan sebaiknya tidak dilakukan di pinggir jalan dan harus memperhatikan kebersihan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan juga perlu melibatkan lingkungan setempat, seperti RT dan kelurahan.

DPRD berharap pengawasan yang optimal dapat memastikan pelaksanaan Iduladha berlangsung aman dan tertib. (Adv/am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.