Connect with us

KUKAR

Kukar Siapkan KSO dengan PLN untuk Optimalkan Pengelolaan Listrik Desa

Published

on

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan skema kerja sama operasional (KSO) dengan PT PLN untuk mengoptimalkan pengelolaan infrastruktur listrik desa yang telah dibangun pemerintah daerah. Langkah ini diharapkan membuat pengelolaan listrik lebih profesional sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan pemerintah daerah terus mengawal rencana pengembangan listrik desa, termasuk sejumlah program yang masuk dalam perencanaan tahun 2026. Pengawalan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta PLN

Menurut Aulia, data terkait pengadaan program listrik desa di Kabupaten Kukar telah disampaikan Kementerian ESDM kepada pemerintah provinsi. Pemkab Kukar juga telah melakukan pembicaraan dengan PLN untuk membahas pengelolaan infrastruktur listrik desa agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kita mengawal, kita melakukan koordinasi karena kemarin dipimpin oleh pihak provinsi, data sudah diberikan dari Kementerian ESDM ke pihak provinsi,” ujar Aulia, Sabtu (10/10/2026)

Ia menjelaskan, koordinasi dengan PLN menjadi salah satu langkah yang ditempuh pemerintah daerah untuk memastikan infrastruktur listrik yang telah dibangun dapat dikelola secara lebih optimal. Kerja sama tersebut direncanakan melalui skema KSO antara Pemkab Kukar dan PLN.

“Ke depan listrik-listrik yang sudah kita bangun itu akan kita KSO-kan dengan PLN sehingga pengelolaan lebih profesional dan manfaatnya bisa jauh lebih luas lagi untuk masyarakat,” katanya.

Melalui rencana tersebut, Pemkab Kukar berharap infrastruktur listrik desa tidak hanya tersedia, tetapi juga dapat dikelola secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat maksimal bagi warga.

Meski demikian, Aulia belum merinci desa-desa yang akan menjadi prioritas dalam skema kerja sama tersebut maupun jadwal pelaksanaan KSO dengan PLN. Rencana itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengawal pengembangan dan pengelolaan listrik desa di Kukar.

“Intinya memang di 2026 ini, kita di Kukar ada beberapa desa yang masuk dalam program listrik desa untuk dialiri listrik,” pungkasnya. (rnd/Adv Diskominfo Kukar)

POPULER