Connect with us

SEPUTAR KALTIM

Manfaatkan Momen Ramadan, Bazar DWP Kaltim Jadi Panggung Unjuk Gigi UMKM Perempuan

Published

on

Bazar Ramadan DWP Kaltim 2026 resmi digelar pada 3-5 Maret. Ajang ini jadi ruang promosi 36 stan UMKM sekaligus wadah pemberdayaan ekonomi perempuan.

Bulan puasa tak melulu soal ibadah menahan lapar atau sekadar berburu takjil menjelang magrib. Bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur, Ramadan adalah momentum emas untuk menggerakkan kemandirian ekonomi perempuan.

Memanfaatkan bulan penuh berkah ini, DWP Kaltim kembali menggelar Bazar Ramadan 2026, menjadikannya panggung nyata bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan untuk unjuk kualitas dan memutar roda ekonomi keluarga.

Mengusung tema “Tanam Kebaikan, Tuai Keberkahan”, gelaran ini resmi bergulir hari ini, Selasa 3 Maret 2026, dan dijadwalkan memanjakan pengunjung hingga 5 Maret mendatang.

Ketua DWP Kaltim, Nurul Atika Ujang, menekankan bahwa kegiatan ini punya dimensi ganda—pemberdayaan kemandirian perempuan sekaligus ladang amal.

“Bulan suci Ramadan adalah bulan penuh kebaikan dan keberkahan. Tema ini bukan hanya slogan, tetapi ajakan agar setiap aktivitas di bazar ini menjadi bentuk kebaikan yang bernilai ibadah,” ujar Nurul.

Mendobrak Keterbatasan UMKM

Di balik deretan tenda dan kemeriahan transaksi, terselip misi nyata untuk menjawab kendala klasik yang kerap mencekik pelaku usaha kecil: minimnya modal dan sumber daya. Ketua Panitia sekaligus Ketua DWP BPKAD Kaltim, Yusi Marselena Muzzakir, secara terbuka menyoroti isu tersebut.

“Konsepnya membantu bidang ekonomi DWP OPD Provinsi Kaltim. Selama ini tantangan seringkali pada sumber daya manusia dan keterbatasan sumber dana. Dengan adanya bazar ini, mudah-mudahan dapat memperkuat bidang ekonomi DWP,” paparnya.

Secara keseluruhan, bazar tahun ini menghadirkan 36 stan yang menyajikan beragam produk, dengan rincian: 22 stan dari unsur DWP Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Kaltim, 7 stan perwakilan instansi vertikal, dan 7 stan dari pelaku usaha swasta.

Untuk memastikan geliat transaksi benar-benar terjadi, Yusi tak segan mengajak para anggota dan pengunjung untuk langsung merogoh kocek. “Ibu-ibu ayo kita belanja. Tidak harus banyak, yang penting bergerak. Dengan bergerak, ekonomi kita ikut berputar,” pesannya.

Ruang Promosi dan Keseimbangan Spiritual

Dukungan penuh juga disuarakan oleh Penasihat DWP Kaltim, Wahyu Hernaningsih Seno. Istri Wakil Gubernur Kaltim ini melihat bazar sebagai paket komplet untuk mengasah kepedulian sosial sambil mendongkrak omzet pengusaha lokal.

“Bazar ini menjadi wadah bagi anggota DWP dan UMKM untuk mempromosikan produk mereka, mulai dari kuliner, kerajinan hingga kebutuhan pokok. Semoga membawa manfaat ekonomi sekaligus keberkahan untuk kita semua,” tuturnya.

Menariknya, acara ini tidak melulu soal perputaran uang. Sebagai penyeimbang hiruk-pikuk jual beli, DWP Kaltim menyisipkan agenda yang lebih membumi dan religius.

Rangkaian pameran ini turut dimeriahkan dengan Lomba Merangkai Takjil serta sesi Tadarus Al-Qur’an, memastikan aspek komersial dan spiritual berjalan beriringan di bulan puasa. (ens)

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.