Connect with us

KUKAR

Minat Generasi Muda terhadap Seni Rupa Kukar Terus Tumbuh

Published

on

Minat generasi muda terhadap seni rupa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai masih memiliki potensi untuk terus berkembang. Keterlibatan pelajar dalam berbagai aktivitas seni menjadi salah satu indikator bahwa ketertarikan terhadap dunia seni masih cukup kuat.

Perupa sekaligus Guru SMAN 1 Tenggarong, Julia Teja Ningsih, mengatakan pertumbuhan pelaku seni dari golongan muda memang berlangsung secara perlahan. Ia melihat ketertarikan tersebut terutama muncul ketika anak-anak diberikan kesempatan untuk mengenal seni secara langsung.

“Pertumbuhannya perlahan berkembang sih kalau saya lihat,” kata Julia, Jumat (25/9/2026).

Menurut Julia, sejumlah siswa yang diajarinya bahkan mulai menunjukkan keinginan untuk bergabung dengan komunitas perupa. Ia biasanya mendorong mereka untuk terlebih dahulu memiliki keinginan berkarya dan ikut memajukan seni di daerah.

“Yang jelas kamu punya keinginan untuk memajukan seni dan punya karya, ayo gabung,” ujarnya menirukan dorongan kepada siswanya.

Pengalaman Julia dalam menggelar kegiatan menggambar bersama juga menunjukkan adanya respons positif dari anak-anak. Kegiatan yang memungkinkan peserta tidak hanya melihat karya, tetapi ikut membuat karya, dinilai mampu membuat seni terasa lebih dekat dan menyenangkan.

Julia mengatakan kegiatan seperti sketsa dan melukis bersama pernah dilakukan di ruang terbuka. Saat itu, masyarakat dan anak-anak dapat ikut menggambar secara langsung. Menurutnya, pendekatan semacam itu dapat menghilangkan anggapan bahwa seni hanya bisa dinikmati dengan melihat hasil karya.

“Bagaimana kita pendekatan bahwa berkesenian itu menyenangkan sebenarnya. Mereka enggak hanya melihat tapi bisa ikut nyoret,” tuturnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Pujianto menyambut baik perkembangan tersebut, Ia berujar keterlibatan generasi muda dalam dunia seni memang jadi keinginan yang selaras dari Pemerintah Kabupaten Kukar.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan yang mendasari digelarnya pameran seni rupa dalam rangakaian Erau. Pemkab Kukar ingin pelajar menjadi bagian langsung dari kegiatan pameran seni rupa yang digelar. Dampaknya cukup baik melihat sejumlah siswa dari tingkat SMP, SMA hingga SMK turut meramaikan kegiatan tersebut.

“Ada. Anak-anak sekolah ini ada dari SMP. Kalau di wilayah Tenggarong itu ada anak-anak dari SMA itu juga ikut meramaikan di kegiatan ini. SMA dan SMK,” kata Pujianto.

Menurutnya, pameran tidak hanya dimaksudkan untuk menampilkan hasil karya para perupa. Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang belajar bagi pelajar maupun masyarakat untuk mengenal proses berkarya dan mengembangkan kreativitas.

Pujianto menilai interaksi langsung dengan karya dan pelaku seni dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda bagi anak-anak. Karena itu, pihaknya berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan pada masa mendatang.

“Mudah-mudahan nantinya pameran-pameran bisa menjadi tempat belajar yang baik untuk generasi muda,” pungkasnya. (rnd/Adv Diskominfo Kukar).

POPULER