KUTIM
Pemkab Kutim Luncurkan Fasilitas Umum Air Langsung Minum
Ada yang baru di Sangatta, Kutim yaitu anjungan air langsung bisa minum. Fasilitas umum ini tersedia di tiga tempat berkat kerja sama antara Pemkab Kutim dan Perumda Tirta Tuah Benua.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) telah meluncurkan inovasi baru, yang terinspirasi dari Kabupaten Jembrana Provinsi Bali. membuat anjungan air langsung bisa diminum sebagai fasilitas umum.
“Ide awalnya Kutim ingin memiliki anjungan air yang langsung bisa diminum terinspirasi dari Kabupaten Jembrana di Bali. Saat saya melakukan kunjungan kerja, saya takjub melihat ada fasilitas air langsung minum di situ, dengan air bersih yang berkualitas dan sehat,” kata Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, di Sangatta, Selasa 14 Mei 2024.
Melalui kerja sama dengan Perusahaan daerah air minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua, Pemkab Kutim langsung meluncurkan 3 anjungan di tiga tempat yang berbeda.
Tiga anjungan air itu berada di Kantor Bupati Kutim, Masjid Al-Faruq komplek perkantoran Bukit Pelangi, dan RSUD Kudungga Sangatta.
Untuk mewujudkan hal ini, Pemkab Kutim berkoordinasi bersama Direktur Utama Perumdam Tirta Tuah Benua untuk menyiapkan segala keperluan dalam mewujudkan keinginan menyediakan air yang dapat langsung diminum..
“Saya langsung minta ke Perumdam untuk ditindaklanjuti dan menyiapkan fasilitas infrastrukturnya seperti instalasi air yang mengubah air baku menjadi air higienis, agar dapat dinikmati masyarakat dengan baik,” tuturnya.
Direktur Utama Perumdam Tirta Tuah Benua Kutim Suparjan menyambut keinginan Bupati Ardiansyah dengan menyiapkan segala fasilitas anjungan air minum tersebut.
“Ini keinginan Bupati sejak lama disampaikan ke kami. Jadi kami siapkan anjungan air langsung minum untuk memberikan pelayanan ke masyarakat,” katanya.
Ia mengungkapkan mesin anjungan air langsung minum ini telah dilengkapi dengan teknologi yang berstandar internasional, dapat dipastikan air yang ada di anjungan sangat higienis.
“Mesin anjungan air langsung minum ini diberi nama Drinking Fountain, dilengkapi sensor yang canggih. Jadi ketika ada yang ingin mengisi air tidak lagi menekan tombol, namun langsung menaruh gelas atau wadah air tersebut sehingga air langsung turun dengan adanya sensor..
Suparjan menambahkan ke depan akan ditambah 3 mesin anjungan lagi di tempat ramai masyarakat sebagai fasilitas umum.
Hal ini dilakukan agar masyarakat Kutim dapat merasakan fasilitas tersebut. (rw)
-
PARIWARA4 hari agoClassy Fun Day Experience: Performa Skutik Classy Yamaha Sukses Buktikan Keunggulannya di Jalur Pegunungan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoQRIS Meledak di Kaltim! Pengguna Tembus 859 Ribu, Uang Rp2,9 Triliun Mengalir ke Bank
-
KUTIM3 hari agoRatusan Jiwa Terdampak Kebakaran Batu Timbau
-
BALIKPAPAN4 hari agoKomisi I Terima Laporan Harga LPG 3 Kg Melonjak di Balikpapan Saat Ramadan
-
SAMARINDA3 hari agoCurigai Indikasi Mark Up, ARUKKI Laporkan Sewa Land Rover Defender Pemkot Samarinda ke Kejaksaan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoHarga BBM 1 April 2026 Tidak Naik, Pemerintah Pastikan Stok Aman dan Masyarakat Tak Perlu Panik
-
SAMARINDA1 hari agoDari Akses Terbatas Menuju Harapan Baru, Jembatan Garuda Hadir di Pampang
-
NUSANTARA1 hari agoASN Kini Bisa WFH Setiap Jumat, Langkah Baru Menuju Birokrasi Modern dan Hemat Energi

