SEPUTAR KALTIM
Pemprov Kaltim Kebut Cetak Sawah 20 Ribu Hektare, Targetkan Swasembada Pangan Mandiri pada 2026
Dukung target nasional, Pemprov Kaltim targetkan swasembada pangan mandiri 2026 dengan program cetak 20.000 hektare sawah baru di 6 wilayah sentra.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) langsung tancap gas merespons pengumuman swasembada beras nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Tak sekadar mendukung pusat, Kaltim kini memasang target ambisius untuk mewujudkan swasembada pangan mandiri di level daerah pada tahun 2026.
Optimisme ini dipertegas dengan langkah konkret perluasan lahan pertanian. Pemprov Kaltim menargetkan program cetak sawah baru seluas 20.000 hektare yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota sepanjang tahun ini.
“Kaltim siap mendukung swasembada pangan berkelanjutan,” tegas Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, usai menyaksikan peluncuran swasembada beras nasional secara virtual dari kawasan persawahan Betapus, Samarinda Utara, Rabu 7 Januari 2026.
Optimalisasi Lahan Rawa di 6 Wilayah
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Fahmi Himawan, menjelaskan bahwa misi besar ini merupakan kelanjutan dari pondasi awal. Yang telah terbentuk di awal masa kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji pada 2025 lalu.
Hingga saat ini, program optimalisasi lahan rawa menjadi sawah produktif telah mencapai angka 13.900 hektare. Fahmi menyebutkan bahwa fokus peningkatan produksi ini berlangsung secara merata di wilayah-wilayah sentra.
“Optimalisasi lahan tersebar di berbagai daerah, antara lain Samarinda, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Berau, Penajam Paser Utara, dan Paser,” ungkap Fahmi.
Kado Swasembada Nasional
Langkah percepatan di daerah ini sejalan dengan keberhasilan nasional yang mencatatkan produksi beras sebesar 34,71 juta ton pada 2025. Angka tersebut melampaui kebutuhan domestik tahunan, sehingga Indonesia kembali menyandang status negara swasembada beras.
Selain mencetak 20.000 hektare sawah baru, Pemprov Kaltim juga berencana melakukan rehabilitasi fisik pada sawah-sawah yang produktivitasnya menurun. Sinergi dengan jajaran TNI melalui Korem 091/ASN serta tim penyuluh lapangan terus diperkuat agar target swasembada 2026 bukan sekadar wacana.
Keterlibatan berbagai elemen Forkopimda dalam pantauan panen raya di Betapus kemarin menunjukkan bahwa urusan pangan kini menjadi prioritas utama pembangunan di Bumi Etam, terutama untuk mendukung ketahanan pangan di sekitar wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN). (ens)
-
PARIWARA4 hari agoSudah Sampai ke Tangan Konsumen, Ini Fitur yang Jadi Daya Tarik TMAX Si-Raja Skutik Premium MAXI Yamaha
-
BALIKPAPAN3 hari agoEfisiensi Anggaran Tekan Kinerja dan Produksi Perda di Balikpapan
-
BALIKPAPAN3 hari agoWFH Dikaji, DPRD Balikpapan Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Normal
-
PARIWARA3 hari agoLewati Ujian di Portimao, Arai Agaska Gaspol Latihan di Eropa
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoSkema Murur dan Tanazul Disiapkan untuk Lindungi Jemaah Lansia dan Risti
-
BALIKPAPAN2 hari agoKomisi III DPRD Balikpapan Dorong Pemanfaatan Desalinasi Air Laut
-
SEPUTAR KALTIM8 jam agoHeboh Anggaran Rp25 Miliar! Pemprov Kaltim Bongkar Fakta Renovasi Rumah Dinas Gubernur
-
BALIKPAPAN8 jam agoKomisi IV DPRD Balikpapan Mediasi Sengketa Lahan PJHI, Dorong Penyelesaian Damai

