SEPUTAR KALTIM
Pemprov Kaltim Ringankan Beban Warga, Subsidi Administrasi Hunian Capai Rp10 Juta


Masyarakat Kaltim kini kian dimudahkan untuk memiliki hunian. Melalui program GratisPol, Pemprov menanggung biaya administrasi rumah hingga Rp10 juta, sehingga warga bisa lebih ringan mewujudkan rumah impian.
Kabar baik bagi masyarakat Kalimantan Timur yang tengah berencana memiliki hunian. Melalui program GratisPol (Gratis Biaya Administrasi Perumahan), Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) resmi menanggung subsidi biaya administrasi rumah hingga Rp10 juta.
Kepastian ini ditegaskan dalam jumpa pers yang digelar Diskominfo Kaltim bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di Samarinda, Jumat, 29 Agustus 2025.
Program ini menjadi bentuk komitmen Pemprov Kaltim dalam meringankan beban masyarakat untuk mewujudkan rumah impian. Subsidi mencakup sejumlah pos yang biasanya memberatkan warga, mulai dari biaya notaris, balik nama sertifikat, hingga akad kredit.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR PERA) Kaltim, Aji M. Fitra Firnanda, menegaskan bahwa GratisPol merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat.
“Adanya bantuan biaya administrasi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat Kaltim yang bisa segera memiliki hunian layak dan nyaman tanpa terbebani biaya tambahan di awal,” ujarnya.
Masyarakat yang ingin memanfaatkan program ini cukup mendaftar melalui pengembang perumahan yang telah bekerja sama dengan Pemprov Kaltim. Selanjutnya, pengembang akan mengajukan permohonan subsidi ke pemerintah sesuai prosedur yang berlaku.
Warga juga dapat mengakses aplikasi Sikumbang, sistem informasi resmi Kementerian PUPR yang menampilkan data rumah subsidi secara real-time. Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa mencari rumah sesuai kriteria sekaligus menjadi media promosi bagi para pengembang.
Selain memaparkan teknis alur pendaftaran, jumpa pers tersebut juga menjadi ruang klarifikasi agar informasi di masyarakat seragam dan tidak menimbulkan kebingungan. Pemerintah menegaskan, program ini terbuka untuk seluruh warga Kaltim yang memenuhi syarat, bukan hanya untuk kelompok tertentu.
Adapun empat bank yang telah menandatangani kerja sama, yakni BTN, BTN Syariah, Mandiri, dan Bankaltimtara.
“Kami ingin menghadirkan kemudahan, bukan sekadar janji. Program ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat,” tutup Firnanda.
Dengan hadirnya subsidi biaya administrasi perumahan melalui GratisPol, masyarakat Kaltim kini punya harapan lebih besar untuk memiliki rumah tanpa terbebani biaya tambahan. Pemerintah berharap langkah ini menjadi awal bagi semakin banyak keluarga yang hidup lebih sejahtera di hunian layak. (Sef/pt/portalkaltim/sty)

-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari ago
Udang Windu Dominasi Ekspor Perikanan Kaltim, Sumbang Lebih dari Separuh Nilai Perdagangan
-
SEPUTAR KALTIM4 hari ago
Bawaslu Kaltim Ajak Masyarakat Kawal Demokrasi Lewat Penguatan Kelembagaan
-
SAMARINDA4 hari ago
Stok Beras Samarinda Aman hingga Akhir 2025, Bulog Imbau Warga Tak Khawatir
-
SEPUTAR KALTIM4 hari ago
Rakor Inflasi dan 3 Juta Rumah, Pemprov Kaltim Nyatakan Dukungan Penuh
-
SAMARINDA5 hari ago
Dari Penguatan Demokrasi Daerah ke-8, Legislator Kaltim Darlis Bahas Kebijakan Lingkungan Berkeadilan
-
NUSANTARA4 hari ago
Transformasi Digital Tak Bisa Ditunda, Kemendagri Ingatkan Pemerataan Akses Internet
-
BERAU4 hari ago
Pergub Tata Kelola Media Publik, Diskominfo Kaltim Tekankan Profesionalisme dan Anti-Hoaks
-
SEPUTAR KALTIM4 hari ago
Satgas MBG Kaltim Siapkan Peta Jalan, Pastikan Program Tepat Sasaran