KUTIM
Sempat Terseok, KEK Maloy Batuta Kaltim Kini Diincar Enam Investor Kakap
Sempat mandek, KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) Kaltim kini bersiap sambut enam investor kakap dari sektor hilirisasi, energi hijau, dan logistik.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) akhirnya mulai menunjukkan tajinya. Meski sebelumnya sempat terseok-seok mencari penanam modal usai diresmikan Presiden Joko Widodo pada April 2019 silam.
Kawasan yang digadang-gadang jadi pusat hilirisasi di Kalimantan Timur ini kini bersiap menyambut enam calon investor baru dari berbagai sektor, mulai dari kimia, energi terbarukan, hingga logistik.
Sebagai KEK ke-8 di Indonesia (berdasarkan PP Nomor 85 Tahun 2014), perjalanan MBTK memang tak langsung mulus. Minimnya realisasi investasi hingga tahun 2021 bahkan sempat membuat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh pada 5 Mei 2021 lalu sebagai langkah percepatan.
Namun, rapor merah itu perlahan diperbaiki. Direktur KEK MBTK, Ade Himawan, menyebut pihaknya terus mengebut pembenahan agar kawasan ini makin seksi di mata investor. Pecah telur bermula saat PT Maloy Batuta Trans Kalimantan meneken kesepakatan dengan PT Palma Serasih Internasional pada 21 Juli 2022.
Progresnya pun tak cuma di atas kertas. Saat ini, Palma Serasih sudah membangun dua tangki timbun masing-masing berkapasitas 5.000 metrik ton beserta fasilitas penumpukan cangkang. Untuk tahap pertama investasi, mereka berencana menambah empat tangki timbun lagi. Setelah beres, tahap kedua akan dilanjutkan dengan pembangunan kilang minyak goreng (refinery).
“Kami berharap KEK MBTK menjadi katalis percepatan transformasi ekonomi Kaltim melalui industri hilir berbasis sumber daya alam terbarukan, sejalan dengan komitmen pembangunan hijau,” terang Ade.
Enam Pemain Baru Antre Masuk
Daya tarik KEK MBTK tampaknya makin kuat. Saat ini, ada enam perusahaan dari dalam dan luar negeri yang menyatakan minatnya untuk menanamkan modal:
- PT Aracord Nusantara: Berencana menyulap batu bara menjadi amoniak.
- PT Palm Tree Energy Conversion: Fokus mengolah limbah tandan kosong kelapa sawit menjadi pelet kayu.
- Hongshi Holding Group: Bersiap membangun pabrik polisilikon.
- Limes Renewable Energy: Berminat mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
- PT Trinusa Jaya Prima: Akan mengambil peran dalam pengelolaan dan pengembangan pelabuhan.
- PT Prima Nusantara Indosentosa: Siap mendirikan jaringan gudang logistik.
Bukan Sekadar Kawasan Industri
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mewanti-wanti agar momentum ini dijaga betul. Baginya, KEK MBTK berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi penentu masa depan ekonomi Kaltim.
“KEK MBTK diharapkan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah, penggerak hilirisasi sumber daya alam. Sekaligus pintu gerbang logistik internasional yang mampu meningkatkan daya saing dan menarik investasi.”
“Oleh karena itu, kesiapan infrastruktur dan sinergi seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar KEK MBTK benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” tegas Rudy.
Sinyal kesiapan infrastruktur juga disuarakan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Direktur Utama PT Kaltim Melati Bhakti Satya (Perseroda), Aji Mohammad Abidharta Wardhana Hakim, memastikan jajarannya siap menyokong kawasan ini lewat optimalisasi aset.
Salah satu fokus utamanya adalah pemanfaatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) KEK MBTK untuk mengamankan pasokan air bersih bagi tenant industri dan warga sekitar.
Dengan posisinya yang nangkring di jalur strategis Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, masuknya deretan investor ini memikul ekspektasi besar: mengubah KEK MBTK dari sekadar lahan kosong menjadi urat nadi baru pertumbuhan ekonomi dan logistik yang patut diperhitungkan. (ens)
-
NUSANTARA5 hari agoIKN Dapat Kucuran 2,49 Juta Dolar dari Amerika Serikat, Bantu Perkuat Perencanaan Smart City
-
NUSANTARA2 hari agoAkhiri Polemik Mobil Dinas Rp8,5 M: Gubernur Kaltim Harum Putuskan Kembalikan Mobil Dinas Barunya
-
NUSANTARA1 hari agoYamaha Racing Indonesia 2026 Season Launch, Bangun Mimpi Bersama Wujudkan Kemenangan !
-
SAMARINDA10 jam agoRiding & Bukber Fazio di Samarinda, Yamaha Kaltim Rangkul Generasi Muda Lewat Kelas Kreatif
-
SEPUTAR KALTIM1 jam agoManfaatkan Momen Ramadan, Bazar DWP Kaltim Jadi Panggung Unjuk Gigi UMKM Perempuan
-
SAMARINDA1 hari agoKeseruan Ngabuburead Samarinda Book Party, Isi Waktu Menunggu Buka Puasa dengan Literasi dan Berbagi
-
PASER4 hari ago45 Rumah Hangus di Muara Adang Paser, Dinsos Kaltim Gerak Cepat Dirikan Dapur Umum

