KUTIM
Siang Geah Soroti Kebijakan Kesejahteraan Rakyat dan Ekonomi Daerah Kutai Timur

Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi daerah dinilai sudah dijalan yang benar. Hanya saja masih kurang optimal dan perlu dimaksimalkan.
Ekonomi Kabupaten Kutai Timur saat ini masih dipengaruhi oleh SDA pertambangan dan perkebunan. Diperlukan terobosan agar kesejahteraan masyarakat terus meningkat. Untuk meningkatkan ekonomi daerah.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Siang Geah, menyoroti kebijakan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah telah mengambil berbagai langkah penting. Termasuk dalam pembangunan infrastruktur, pengembangan ekonomi, dan peningkatan sektor pendidikan.
“Tentu pemerintah sudah melakukan langkah-langkah, baik dalam menunjang kesejahteraan, infrastruktur, ekonomi, dan lain-lain, termasuk pendidikan,” ujar Siang pada Selasa 13 Agustus 2024.
Ia menjelaska, bicara mengenai kesejahteraan masyarakat sangat luas, namun yang paling utama adalah kondisi ekonomi.
Ia pun mengapresiasi upaya pemerintah yang telah dilakukan, yang saat ini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kutai Timur.
Hanya saja, ia menyoroti beberapa daerah di Kabupaten Kutai Timur yang kondisi ekonominya sudah mengalami peningkatan.
“Ada beberapa daerah di Kabupaten Kutai Timur yang kondisi ekonominya agak bagus. Oleh karena itu, masa keemasan ekonomi mereka harus kita perpanjang lagi, sementara bagi yang belum, kita perlu mencari solusi ke depan,” jelasnya.
Kendati begitu, soal perekonomian ini belum merata secara menyeluruh. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan hasil ekonomi daerah, terutama di daerah perkebunan kelapa sawit dan tambang.
Karena dari pengamatannya, tidak semua masyarakat di daerah tersebut merasakan manfaat langsung dari hasil ekonomi tersebut.
“Ini yang harus kita carikan solusi, terutama yang sudah harus dikawal bagaimana mereka menggunakan uang yang ada untuk menjadikannya bermanfaat dalam jangka panjang,” tambahnya. (han/am)
-
MAHULU5 hari agoBuka Isolasi Mahulu, Pembangunan Bandara Ujoh Bilang Sudah 89 Persen Ditargetkan Beroperasi Februari 2026
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoMembaca Arah Pariwisata 2026: Dimotori Gen Z, Ini 6 Tren Wisata yang Bakal Mendominasi
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoPemprov Kaltim Kebut Cetak Sawah 20 Ribu Hektare, Targetkan Swasembada Pangan Mandiri pada 2026
-
SAMARINDA5 hari agoMinggu Malam, Ustaz Das’ad Latif Bakal Isi Tabligh Akbar di Penutupan Pekan Raya Kaltim 2026
-
HIBURAN5 hari agoLomba, Pameran, hingga Tabligh Akbar, Berikut Rangkaian Keseruan Pekan Raya Kaltim Gratis!
-
SAMARINDA4 hari agoPenumpang Melonjak, Bandara APT Pranoto Ajukan Perluasan “Area Safety” di Sisi Runway
-
EKONOMI DAN PARIWISATA15 jam agoAkses Pariwisata Kaltim Semakin Mudah, Ini 2 Rute Baru Lion Air Domestik dan Internasional
-
SAMARINDA4 hari agoLapas Samarinda Overkapasitas 300 Persen, Andi Harun Siapkan 9 Hektare Lahan di Bayur

