SEPUTAR KALTIM
Siap Pakai Srikandi, BPKAD Kaltim Sempat Belajar ke ANRI
BPKAD Kaltim termasuk OPD yang siap menggunakan aplikasi Srikandi. Sudah pernah melakukan Bimtek sebelmnya. Bahkan sempat belajar hingga ke ANRI.
Saat ini Pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah bersiap menuju sistem pemerintahan digital. Satu di antaranya yakni administrasi dan kearsipan digital yang terintegrasi.
Yakni melalui aplikasi Srikandi. Merupakan kepanjangan dari Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi. Diluncurkan oleh perintah sebagai aplikasi umum bidang kearsipan yang dapat mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.
Penggunanya dikhususkan pegawai seluruh instansi atau lembaga pemerintahan. Baik di pusat maupun pemerintahan daerah. Semuanya akan saling terkoneksi dan terintegrasi dalam satu aplikasi.
Untuk mewujudkan itu, Pemprov Kaltim mendorong semua OPD-nya untuk belajar aplikasi Srikandi. Dengan mengadakan Bimbingan Teknis Implementasi Aplikasi Srikandi.
Beberapa OPD di Kaltim sendiri sudah melakukan Bimtek itu. Meskipun sebagian lain masih ada yang belum. Namun dipastikan setiap OPD sudah bisa menjalankan aplikasi Srikandi pada Januari mendatang.
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) termasuk yang telah siap menggunakan aplikasi Srikandi sejak lama. Hanya tinggal menunggu instruksi untuk menjalankan.
Pranata Kearsipan atau Arsiparis Ahli Pertama BPKAD Kaltim Lydia Martharina mengaku sudah melakukan beberapa kali bimtek Srikandi. Bahkan sempat belajar ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
“Kami langsung disuruh belajar ke ANRI sana. Pertama kenal Srikandi kami belajar di ANRI langsung,” jelas Lydia Senin 20 November 2023.
Lydia bilang, beberapa perwakilan BPKAD itu pergi ke Jakarta. Yakni bagian admin dan pengelolaan arsip. Belajar langsung di lab ANRI dan langsung simulasi. Sehingga pihaknya sudah tidak kebingungan lagi jika Srikandi diterapkan.
“Udah kemarin simulasi. Sudah beberapa kali pelatihan juga,” pungkasnya. (ens/fth)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoBaru 9 Diakui dari 505 Komunitas, Pemprov Kaltim Bentuk Tim Khusus Percepat Status Masyarakat Adat
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoPerangi DBD, Dinkes Kaltim Sebar 6.170 Dosis Vaksin Qdenga ke Daerah
-
PARIWARA4 hari agoIt’s Time To Ride The Kalcer! Warna Terbaru Grand Filano Hybrid Siap Jadi Skutik Idaman Anak Muda Kalcer Abis
-
SEPUTAR KALTIM4 hari ago21.903 Mahasiswa Baru Kaltim Resmi Bebas UKT Lewat Gratispol, Tahun Depan Target Tembus 124 Ribu Penerima
-
SEPUTAR KALTIM22 jam agoPastikan Perbaiki Sistem Gratispol, Pemprov Kaltim Tepis Isu Pemutusan Sepihak Mahasiswa
-
PARIWARA2 hari agoGaji Sering ‘Numpang Lewat’? CIMB Niaga Tawarkan Banyak Fitur Lewat OCTO Savers Payroll
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoAwas Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kaltim Akhir Pekan Ini
-
BALIKPAPAN3 hari agoSoroti 319 Ribu Kasus Kecelakaan Kerja, Wagub Kaltim: K3 Bukan Sekadar Aturan, Tapi Hak Pulang Selamat

