EKONOMI DAN PARIWISATA
Stok Beras Kaltim dan Kaltara Aman hingga Akhir 2026, Bulog Siapkan Gudang Penyangga IKN
Ketahanan stok pangan di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dipastikan masih dalam kondisi aman hingga akhir tahun 2026. Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) mencatat cadangan beras yang tersedia saat ini mencapai 22.300 ton.
Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama tujuh hingga delapan bulan ke depan, sekaligus mendukung berbagai program pemerintah terkait stabilisasi harga pangan dan pengendalian inflasi daerah.
Kepala Perum Bulog Kanwil Kaltimtara, Musazdin Said, mengatakan realisasi penyaluran beras setiap bulan saat ini berada di kisaran 5.000 hingga 6.000 ton.
“Jika melihat realisasi penyaluran setiap bulan yang berkisar antara 5.000 hingga 6.000 ton, maka ketahanan stok yang dimiliki Bulog Kaltimtara dipastikan aman hingga tujuh sampai delapan bulan ke depan,” ujarnya belum lama ini di Samarinda.
Bulog Fokus Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan
Musazdin menjelaskan, penyaluran beras saat ini difokuskan untuk mendukung sejumlah program pemerintah. Di antaranya bantuan pangan masyarakat, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), hingga Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD).
Selain itu, Bulog juga tetap melayani penjualan beras premium guna memenuhi kebutuhan pasar umum di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Menurutnya, keberadaan stok yang memadai menjadi langkah penting untuk menjaga kestabilan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat dan dinamika ekonomi nasional.
Bulog Siapkan Gudang Baru Penyangga Kawasan IKN
Dalam upaya memperkuat distribusi pangan di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Bulog Kaltimtara juga mulai menyiapkan pembangunan gudang baru di wilayah Samboja pada tahun 2026.
Gudang tersebut direncanakan memiliki kapasitas tampung hingga 1.000 ton dan difungsikan untuk mempercepat distribusi logistik pangan sekaligus membantu menjaga stabilitas inflasi di sekitar kawasan IKN.
Tidak hanya itu, Bulog juga mulai mengoptimalkan penyerapan gabah lokal dari lahan pangan berkelanjutan seluas 70 hektare di sekitar wilayah IKN.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat kemandirian pangan daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara di tengah pembangunan kawasan ibu kota baru. (prb/am)
-
KUKAR4 hari agoMaskot MTQ Kaltim di Kukar Masih Rahasia, Disebut Kental Nuansa Kutai
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoCadangan Air Menipis, Kaltim Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Krisis Air
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoDua Polemik Mobil Mewah di Kaltim Berakhir dengan Pengembalian Uang ke Kas Daerah
-
OLAHRAGA3 hari agoShell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge Serbu Sidoarjo, Sensasi Adventure Makin Memanas
-
KUKAR4 hari agoKukar Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah MTQ Kaltim
-
KUKAR3 hari agoBeseprah Jadi Ruang Kesetaraan, Aulia Rahman Basri: Semua Membaur dengan Warga
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoCIMB Niaga Raih Dua Penghargaan Internasional, Pembiayaan Hijau Capai Rp66 Triliun
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoBesok Dimulai, Pariwisata Fest 2026 Hadir di Lembuswana Mall Samarinda

