<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Arif Noor Gunawan Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/arif-noor-gunawan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/arif-noor-gunawan/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Jun 2024 15:08:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Arif Noor Gunawan Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/arif-noor-gunawan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Duta Wisata Kaltim 2023 Rilis Batik Pampang, Kembangkan Wastra Kaltim dengan Dua Motif Khas Dayak</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/duta-wisata-kaltim-2023-rilis-batik-pampang-kembangkan-wastra-kaltim-dengan-dua-motif-khas-dayak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2024 15:08:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Arif Noor Gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Batik Dayak]]></category>
		<category><![CDATA[Batik Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Budaya Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Wisata Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Nadya Pradita Hosensyah]]></category>
		<category><![CDATA[Putik Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[Wastra Kaltim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=36151</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasangan Duta Wisata Kaltim 2023 akhirnya melaunching produk batik khas Pampang. Hasil ide keduanya melalui program Putik Pampang yang sudah mendapat pengakuan HaKI dan Hak Merek dagang. Dua motif khas dayak yang siap dipasarkan. Menambah daftar oleh-oleh khas Benua Etam. Pasangan Duta Wisata Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2023 &#160;Arif Noor Gunawan dan Nadya Pradita Hosensyah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/duta-wisata-kaltim-2023-rilis-batik-pampang-kembangkan-wastra-kaltim-dengan-dua-motif-khas-dayak/">Duta Wisata Kaltim 2023 Rilis Batik Pampang, Kembangkan Wastra Kaltim dengan Dua Motif Khas Dayak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Pasangan Duta Wisata <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Timur">Kaltim</a> 2023 akhirnya melaunching produk batik khas Pampang. Hasil ide keduanya melalui program Putik Pampang yang sudah mendapat pengakuan HaKI dan Hak Merek dagang. Dua motif khas dayak yang siap dipasarkan. Menambah daftar oleh-oleh khas Benua Etam.</p>



<p>Pasangan Duta Wisata Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2023 &nbsp;Arif Noor Gunawan dan Nadya Pradita Hosensyah berhasil membuktikan gelar yang diraih keduanya tidaklah sia-sia.</p>



<p>Menjelang satu tahun bertugas, Arif dan Nadya terus mengembangkan gagasannya untuk memajukan sektor pariwisata di Kaltim. Tak hanya untuk destinasi dan potensi wisata, namun juga fokus pada pengembangan kekayaan wastra.</p>



<p>Melalui program Kampung Batik Pampang atau disebut Putik Pampang, Arif dan Nadya melalui proses yang panjang. Untuk kemudian berhasil melahirkan produk wastra yang benilai bahkan diakui. Berupa kain batik dengan motif yang khas. Bernama: Batik Pampang.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tentang Putik Pampang</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="800" height="450" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik2.jpeg" alt="batik pampang" class="wp-image-36153" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik2.jpeg 800w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik2-300x169.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik2-768x432.jpeg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik2-18x10.jpeg 18w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Arif dan Nadya memamerkan Batik Pampang karya mereka. (Kaltim Faktual)</em></figcaption></figure>



<p>Nadya cerita, Putik Pampang sendiri merupakan hasil pemikiran dari Kolaborasi Arif dan Nadya (KARYA) yang berlatar belakang ilmu seni dan komunikasi. Mereka menginisiasi Putik Pampang. Putik sendiri memiliki makna berkembang biak. Filosofinya, Putik Pampang bisa diperbanyak dan terus berkembang.</p>



<p>Singkatnya, ini adalah pengembangan wastra berupa batik yang difokuskan di Desa Budaya Pampang. Kawasan yang dihuni oleh suku Dayak Kenyah. Putik Pampang menambah daya tarik wisata di desa budaya itu.</p>



<p>“Jadi tidak hanya sebagai program, tapi ini langkah nyata kami untuk membangun UMKM di sekitar Desa Budaya Pampang. Jadi ekonominya dapat, sosialnya dapat, pemberdayaan masyarakatnya juga dapat,” jelas Nadya Kamis 20 Juni 2024.</p>



<p>“Alasan pemilihan Desa Pampang. Sebetulnya ada dua pilihan yaitu Kampung Ketupat dan Desa Pampang. Tapi kami memilih di Pampang karena kami mengejar budayanya yang masih kental,” tambah Arif.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Legalitas Putik Pampang</strong></h2>



<p>Diketahui, Putik Pampang sudah mendapatkan 2 legalitas. Yakni terdaftar di Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) pada 2023 berupa hak cipta pembuatan motif secara komunal yakni motif Batik Pampang.</p>



<p>Yang Kedua adalah Merek Dagang. Dengan begitu Batik Pampang secara resmi memiliki hak merek dagang yang kedepannya menjadi produk UMKN bagi masyarakat Pampang dalam bentuk wastra atau kain batik.</p>



<p>“Meski tentunya tidak mudah ya. Tapi kami jalani prosesnya, dari Pampang untuk Pampang,” kata Nadya.</p>



<p>Setelah melalui beberapa proses lagi pasca-legalitas. Produk Batik Pampang akhirnya bisa dirilis dan dipasarkan kepada masyarakat luas. Launching-nya pada Kamis, 20 Juni 2024. Bertepatan dengan Festival Pesta Panen di Desa Budaya Pampang.</p>



<p>Selanjutnya, hasil buah pikiran Pasangan Duta Wisata Kaltim 2023 ini akan dibawa ke kancah nasional melalui ajang Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2024. Arif dan Nadya akan berlaga mewakili Kaltim untuk sektor wisata.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Mengenal Batik Baru; Batik Pampang</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="800" height="450" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik3.jpeg" alt="batik pampang" class="wp-image-36152" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik3.jpeg 800w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik3-300x169.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik3-768x432.jpeg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik3-18x10.jpeg 18w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Arif dan Nadya melayani pengunjung tenant Batik Pampang, Kamis. (Kaltim Faktual)</em></figcaption></figure>



<p>Batik Pampang kini telah masuk dalam daftar batik khas Kaltim. Motif yang dipilih, mengambil dari kekayaan satwa masyarakat Dayak di Desa Budaya Pampang atau Dayak Kenyah. Dua motif itu berupa Burung Enggang untuk perempuan dan juga Macan untuk laki-laki.</p>



<p>“Motifnya melambangkan keberanian, kebersamaan, dan persatuan. Karena orang dayak sifatnya komunal, jadi selalu bersama-sama. Penggunaan motif ini juiga sudah mendapatkan izin dari kepala adat. Makanya kami bisa produksi,” terang Nadya.</p>



<p>“Tentunya kita mengadaptasi dari tradisi, karena kita ingin inovasi dari tradisi, sebagai representasi dari Pampang itu sendiri,” tambahnya.</p>



<p>Lanjut Nadya, akan ada 2 jenis produk yang bisa didapatkan. Yakni batik printing dan batik tulis. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tergantung selera masing-masing.</p>



<p>Untuk batik printing, menggunakan kain yang jika dalam kasta kain, termasuk yang premium; Armani Sutra. Kainnya yang lembut dan adem. Namun motifnya menyatu dengan kain, alias tidak bertekstur. Dibandrol dengan harga Rp250 ribu. Dengan panjang kain 2 meter kali 148 centimeter.</p>



<p>Sementara untuk batik tulis, dibuat lebih rumit. Menggunakan lilin dingin yang ramah lingkungan. Menggunakan kain Primissima atau kain Mori yang lembut. Hasil dari kain batik ini lebih terlihat dan bertekstur. Dibandrol dengan harga lebih tinggi yakni Rp500 ribu paling murahnya. Tergantung kerumitan.</p>



<p>“Kita ada website putikpampang.com. Ada nomor hp juga, untuk yang mau pesan atau tanya-tanya bisa banget.”</p>



<p>“Untuk saat ini, untuk kebutuhan launching kami masih ready yang batik printing. Biar cepat karena kejar momen. Sementara batik tulisnya akan segera ready,” timpal Nadya.</p>



<p>Nadya menyebut ke depan, pihaknya akan mengupayakan keberadaan toko offline yang bisa dikunjungi masyarakat. Bisa untuk batik sendiri atau bahkan oleh-oleh khas Kaltim yang motifnya Dayak banget.</p>



<p>Selain itu, penggunaan kain batiknya juga sudah berpola. Sehingga sudah disesuaikan dengan pembuatan berbagai produk pakaian. Seperti kemeja, blous, dress, ataupun rok.</p>



<p>“Jadi kalau ini sudah disesuaikan motif, jadi ada pola-polanya disesuaikan pola badan atau pola lengan. Jadi potongannya berupa pola yang bisa dijahit. Tinggal ikutin pola aja. Tergantung kreatifitas. Sehingga tetap bagus ketika dipakai atau dikreasikan,” pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/championsip-series-liga-1-resmi-dihapus-ini-penjelasan-pt-lib/">(ens/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/duta-wisata-kaltim-2023-rilis-batik-pampang-kembangkan-wastra-kaltim-dengan-dua-motif-khas-dayak/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/duta-wisata-kaltim-2023-rilis-batik-pampang-kembangkan-wastra-kaltim-dengan-dua-motif-khas-dayak/">Duta Wisata Kaltim 2023 Rilis Batik Pampang, Kembangkan Wastra Kaltim dengan Dua Motif Khas Dayak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Arif Noor Gunawan; Duta Wisata Kaltim 2023 yang Dulunya ‘Penakut’</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/kisah-arif-noor-gunawan-duta-wisata-kaltim-2023-yang-dulunya-penakut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Oct 2023 03:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSOK]]></category>
		<category><![CDATA[Akhir Pekan]]></category>
		<category><![CDATA[Arif Noor Gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Wisata Kaltim 2023]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=21780</guid>

					<description><![CDATA[<p>Arif Noor Gunawan tumbuh sebagai remaja yang ‘penakut’. Krisis kepercayaan dirinya parah. Dia coba melawan dirinya dengan terjun di modelling. Lalu beranjak ke Duta Wisata Samarinda, dan kini Kaltim. Tapi untuk sampai sini, Arif punya banyak cerita. Sabtu, 30 September 2023 malam. Arif dan Nadya Pradita menanti gusar. Nama siapa yang akan diumumkan sebagai Duta [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/kisah-arif-noor-gunawan-duta-wisata-kaltim-2023-yang-dulunya-penakut/">Kisah Arif Noor Gunawan; Duta Wisata Kaltim 2023 yang Dulunya ‘Penakut’</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Arif Noor Gunawan tumbuh sebagai remaja yang ‘penakut’. Krisis kepercayaan dirinya parah. Dia coba melawan dirinya dengan terjun di modelling. Lalu beranjak ke Duta Wisata Samarinda, dan kini <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Timur">Kaltim</a>. Tapi untuk sampai sini, Arif punya banyak cerita.</p>



<p>Sabtu, 30 September 2023 malam. Arif dan Nadya Pradita menanti gusar. Nama siapa yang akan diumumkan sebagai Duta Wisata Kaltim 2023. Setelah rangkaian kegiatan di karantina, dan melihat kandidat dari daerah lainnya. Pasangan asal Samarinda itu sempat tak yakin menang, tapi ingin menang.</p>



<p><em>Brughhhhhpyar! </em>Ini bukan gelas kaca yang pecah. Tapi gambaran suasana hati Arif dan Nadya. Mereka menang. Ditetapkan sebagai Duta Wisata Kaltim 2023. Bersama Aji Khalida Zia dari Paser sebagai Putri Pariwisata Kaltim 2023.</p>



<p>Gelar ini adalah kebanggaan. Buah perjuangan panjang. Sekaligus menjadi beban tanggung jawab. Karena selama setahun ke depan, atau bahkan seterusnya. Mereka membawa nama kepariwisataan Bumi Etam di pundak mereka.</p>



<p>Se-simple, ketika ditanya, “Kalo di Samarinda, wisatanya apa saja ya?” Nah, Duta Wisata tentu tak bisa menjawab, “Nggak tahu.” “Nggak ada yang menarik.” Dan sebagainya. Itu baru persoalan destinasi, sub sektor di pariwisata ini bejibun.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Mahasiswa Ilkom Unmul</strong></h2>



<p>Arif Noor Gunawan, anak bungsu dari 2 bersaudara. Dibesarkan oleh sosok ibu single parent. Sang ibu adalah idolanya. Wanita yang menjadi alasan Arif melawan berbagai kekurangannya.</p>



<p>Pria 20 tahun itu aslinya tidak memiliki latar belakang pariwisata yang kuat. Dia kini bahkan sedang mengampu pendidikan S1 di Universita Mulawarman (Unmul). Mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. Kalau merelevansikan kuliah dan pekerjaan. Ilkom ini beririsan dengan profesi sebagai Humas atau Jurnalis.</p>



<p>Menjalani peran Dutwis sambil berkuliah tentu tak mudah baginya. Tak jarang jadwalnya bentrok. Dalam situasi itu, Arif harus memilih. Mana yang kudu dikorbankan.</p>



<p>Beruntung, kampus mendukung kiprahnya sebagai Dutwis. Arif sering mendapat izin atau dispensasi saat harus hadir di acara kepariwisataan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1125" height="750" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/airf-1125x750.jpeg" alt="arif noor" class="wp-image-21784" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/airf-1125x750.jpeg 1125w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/airf-300x200.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/airf-768x512.jpeg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/airf-1536x1024.jpeg 1536w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/airf.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1125px) 100vw, 1125px" /></figure>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Krisis Kepercayaan Diri</strong></h2>



<p>Sejak kecil hingga remaja, Arif bisa dibilang ‘mengidap’ krisis kepercayaan diri. Dia selalu takut saat akan mengambil keputusan. Terlalu banyak mikir.</p>



<p>Lama-kelamaan, Arif tersadar. Dia tak akan ke mana-mana dengan sikap penakutnya itu. Dia harus berani bicara, tampil, membuat keputusan. Kemauan ini yang kemudian mengantarkannya bergabung ke agensi model.</p>



<p>&#8220;Jadi harus berani ambil keputusan. Harus berani bertanggung jawab atas apa yang sudah saya ambil.”</p>



<p>&#8220;Buat cari keberanian diri saya join agensi model di samarinda. Saat ini sudah dua tahun. Dan masih tergabung. Dari sana lumayan pede. Meski belum sepenuhnya. Tapi better lah,&#8221; ungkap Arif kepada Kaltim Faktual pada Rabu, 4 Oktober 2023.</p>



<p>Arif cerita, awal mula bergabung dengan agensi model. Karena mendapat tawaran. Ketika itu dia yang baru masuk kuliah di Unmul dianggap berpotensi untuk terjun ke dunia model. Dan ternyata benar.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Belajar Pariwisata</strong></h2>



<p>Dari model, dia mendapat kesempatan untuk mengikuti pemilihan Duta Wisata Samarinda 2022. Ini adalah bukti kalau Arif sudah punya kepercayaan diri. Karena saat mendaftar, dia belum banyak tahu soal industri pariwisata.</p>



<p>Baru saat masa karantina, dia belajar habis-habisan. Pengetahuan barunya, ditambah dengan skill komunikasinya. Membuat dia menjadi pemenang di ajang tersebut.</p>



<p>Namun menjadi Dutwis, awalnya tak semudah yang ia bayangkan. Arif harus mendapat banyak cemoohan karena badannya yang dianggap kurang ideal.</p>



<p>&#8220;Saya juga sempat kena mental, karena dikatain nggak cocok jadi duta dan lainnya. Apalagi badan saya kan agak kurus. Suka dikatain, duta kok kurus.&#8221;</p>



<p>Namun laki-laki 20 tahun itu sadar kalau ia tak bisa mengontrol setiap omongan orang. Apalagi orang tersebut tidak melihat bagaimana perjuangan dan perjalannnya menjadi Duta Wisata.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Value Duta Wisata Bukan cuma Fisik</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="804" height="750" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/384196381_775222751280170_6906311525217614664_n-804x750.jpg" alt="arif noor" class="wp-image-21781" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/384196381_775222751280170_6906311525217614664_n-804x750.jpg 804w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/384196381_775222751280170_6906311525217614664_n-300x280.jpg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/384196381_775222751280170_6906311525217614664_n-768x716.jpg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/384196381_775222751280170_6906311525217614664_n.jpg 1073w" sizes="(max-width: 804px) 100vw, 804px" /></figure>



<p>Ia akhirnya menemukan ramuan untuk melangkah maju dengan pede. Yaitu, pemahaman bahwa menjadi Duta Wisata itu bukan cuma modal tampang dan fisik. Namun gagasan, ide kreatif, realisasi kontribusi ke daerah. Itu value sesungguhnya dari seorang Dutwis. Meski begitu, dia tidak ngeyel. Arif terus berusaha memperbaiki fisiknya.</p>



<p>&#8220;Proses jatuh bangun jadi perfeksionis. Saya beberapa kali nge-gym cuma belum rutin jadi belum banyak perubahan. Saya susah makan juga orangnya. Sudah coba suplemen tapi masih belum juga. Tapi saya pasti fight meningkatkan berat badan. Karna tuntutan body goals tadi.”</p>



<p>&#8220;Jadi itu bukan halangan. Itu tergantung pribadi, mau berubah atau tidak.Kalau nggak coba nggak bakal tau bisa jalanin itu atau engga. Kan setiap masalah ada solusi. Karena banyak ilmu yang didapatkan dengan jadi duta. Banyak bangun relasi juga,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pada akhirnya, Arif Noor Gunawan berterima kasih pada semua orang yang telah mendukungnya. Baik dari keluarga, terutama ibu dan kakaknya. Sahabat, rekan, sampai teman online-nya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Quotes by Arif Noor Gunawan</strong></h2>



<p>Arif Noor Gunawan dan Nadya Pradita kini tengah ‘bekerja’ memajukan pariwisata Kaltim. Dengan cara mereka. Baik di acara resmi, maupun inisiatif pribadi. Jika ada yang menjadikan langkahnya sebagai contoh, ia meminta agar ‘bab’ berani ambil keputusan, coba dulu saja biar tahu hasilnya. Adalah virus yang ingin dia tularkan.</p>



<p>Soal Duta Wisata, ada quotes yang melekat di benak Arif. Bahwa esensi menjadi Dutwis itu adalah semangat kontributifnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="821" height="750" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/384421454_352621030433567_4765119218459755198_n-821x750.jpg" alt="arif noor" class="wp-image-21782" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/384421454_352621030433567_4765119218459755198_n-821x750.jpg 821w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/384421454_352621030433567_4765119218459755198_n-300x274.jpg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/384421454_352621030433567_4765119218459755198_n-768x702.jpg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/10/384421454_352621030433567_4765119218459755198_n.jpg 1080w" sizes="(max-width: 821px) 100vw, 821px" /></figure>



<p>&#8220;Jikalau mau jadi duta yang biasa-biasa saja, selebgram juga bisa. Tapi jika mau jadi duta yang luar biasa harus bisa kontribusi buat daerah masing-masing.&#8221;</p>



<p>&#8220;Jadi kalau jadi duta apa sih yang harus bisa diberikan. Kalau mau cuma hadiri acara dan lain-lain, selebgram juga bisa. Tapi konotasinya kita duta, kita yang menjadi ujung tombak ide kreatif. Masukan dari manapun, nanti kita bantu sounding ke pihak dinas,&#8221; kunci Arif. <a href="https://kaltimfaktual.co/5-manfaat-mandi-hujan-buat-si-kecil/">(<strong>dra</strong>)</a></p>



<p><strong>Reporter: Khairus Nisa  </strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/kisah-arif-noor-gunawan-duta-wisata-kaltim-2023-yang-dulunya-penakut/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/kisah-arif-noor-gunawan-duta-wisata-kaltim-2023-yang-dulunya-penakut/">Kisah Arif Noor Gunawan; Duta Wisata Kaltim 2023 yang Dulunya ‘Penakut’</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
