<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>baturunan parau Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/baturunan-parau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/baturunan-parau/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Sep 2024 02:52:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>baturunan parau Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/baturunan-parau/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Peringati HUT ke-71 Berau dan Kota Tanjung Redeb ke-214 dengan Tradisi Baturunan Parau</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/peringati-hut-ke-71-berau-dan-kota-tanjung-redeb-ke-214-dengan-tradisi-baturunan-parau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Sep 2024 02:52:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERAU]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DISKOMINFO KALTIM 2024]]></category>
		<category><![CDATA[baturunan parau]]></category>
		<category><![CDATA[hut berau]]></category>
		<category><![CDATA[hut kota tanjung redeb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=40450</guid>

					<description><![CDATA[<p>Baturunan Parau jadi tradisi tahunan saat menyambut HUT Berau dan Kota Tanjung Redeb. Tradisi ini sarat makna dan bertujuan untuk merawat budaya nenek moyang. Memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb ke-214, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau selalu menggelar prosesi Baturunan Parau (menurunkan perahu). Kegiatan yang menjadi bagian dalam adat dan istiadat ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/peringati-hut-ke-71-berau-dan-kota-tanjung-redeb-ke-214-dengan-tradisi-baturunan-parau/">Peringati HUT ke-71 Berau dan Kota Tanjung Redeb ke-214 dengan Tradisi Baturunan Parau</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1000" height="367" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/BANNER-DISKOMINFO-KALTIM-2024.webp" alt="" class="wp-image-35247" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/BANNER-DISKOMINFO-KALTIM-2024.webp 1000w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/BANNER-DISKOMINFO-KALTIM-2024-300x110.webp 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/BANNER-DISKOMINFO-KALTIM-2024-768x282.webp 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/BANNER-DISKOMINFO-KALTIM-2024-18x7.webp 18w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></figure>



<p class="has-drop-cap">Baturunan Parau jadi tradisi tahunan saat menyambut HUT Berau dan Kota Tanjung Redeb. Tradisi ini sarat makna dan bertujuan untuk merawat budaya nenek moyang.</p>



<p>Memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb ke-214, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau selalu menggelar prosesi Baturunan Parau (menurunkan perahu).</p>



<p>Kegiatan yang menjadi bagian dalam adat dan istiadat ini merupakan simbol untuk mempererat tali kebersamaan masyarakat dari berbagai lapisan.</p>



<p>Baturunan Parau ini sendiri sudah menjadi agenda rutin tahunan yang akan digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Tanjung Redeb dan Kabupaten Berau.</p>



<p>Selain itu, tradisi ini juga bertujuan untuk merawat budaya turun temurun dari nenek moyang terdahulu.</p>



<p>Kegiatan ini sudah dilakukan beberapa tahun lalu dan diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau.</p>



<p>Hingga akhirnya menjadi tradisi yang berlangsung sampai saat ini. Dengan diikuti masyarakat sekitar, pemangku adat, agama.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Rangkaian Baturunan Parau</h2>



<p>Sebelum dilakukan penurunan perauhu, diadakan pembacaan doa terlebih dulu. Yang dikemas dengan kearifan lokal oleh sesepuh adat.</p>



<p>Sesepuh adat kemudian membaca doa di haluan sambil mengikatkan kain kuning, mayang, telur dan Beras Kuning. Hal serupa juga dilakukan di bagian buritan perahu sambil mengibaskan air di daun hanjuang.</p>



<p>Makna dari tradisi ini yaitu untuk memohon perlindungan, keselamatan, keberkahan untuk perahu yang akan digunakan.</p>



<p>Setelah prosesi adat selesai, perahu yang beratnya sekitar 300 kilogram tersebut diangkat beramai-ramai dalam satu komando dan kemudian akan diturunkan ke Sungai Segah.</p>



<p>Usai perahu diturunkan ke Sungai Segah, para masyarakat yang ikut menggangkat bersiap untuk mendayung perahu di sepanjang sungai.</p>



<p>Di sinilah terlihat simbol kebersamaan diantara masyarakat. Secara bersama-sama dan ikhlas untuk membangun kekompakan dan gotong royong.</p>



<p>Mewakili Bupati, Sekda Muhammad Said menyampaikan tradisi ini sudah menjadi bagian dari Suku Banua. Tujuannya untuk memperkuat silaturahmi antar warga sehingga tercipta kehidupan rukun dan damai.</p>



<p>Ia juga menyebut, Pemkab berkomitmen untuk senantiasa mendukung segala bentuk pelaksanaan dan upaya pelestarian kebudayaan asli daerah.</p>



<p>Karena menurutnya, ajang budaya semacam ini bukan hanya bertujuan mempertahankan tradisi masyarakat atau suku yang bersangkutan dan menjadi salah satu daya tarik pariwisata otentik di <a href="https://prokopim.beraukab.go.id/berita/detail/sosial-budaya/gelar-baturunan-parau-tradisi-masyarakat-kesultanan-gunung-tabur">Berau</a>, masa kini dan yang akan datang.</p>



<p>“Harapan saya, mari kita senantiasa bersatu untuk melestarikan dan mengajarkan budaya kepada generasi muda. Sehingga warisan dan kekayaan budaya ini terus terjaga dan bermanfaat untuk generasi selanjutnya, &#8221; ungkapnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/dua-anak-tenggelam-di-kolam-bekas-galian-tambang-kukar-ditemukan-meninggal/">(rw)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>



<p class="has-small-font-size"><strong><a href="https://kaltimfaktual.co/tag/adv-diskominfo-kaltim-2024" data-type="link" data-id="https://kaltimfaktual.co/tag/adv-diskominfo-kaltim-2024">ADVERTORIAL DISKOMINFO KALTIM </a></strong></p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/peringati-hut-ke-71-berau-dan-kota-tanjung-redeb-ke-214-dengan-tradisi-baturunan-parau/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/peringati-hut-ke-71-berau-dan-kota-tanjung-redeb-ke-214-dengan-tradisi-baturunan-parau/">Peringati HUT ke-71 Berau dan Kota Tanjung Redeb ke-214 dengan Tradisi Baturunan Parau</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
