<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komdis PSSI Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/komdis-pssi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/komdis-pssi/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Aug 2023 05:23:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Komdis PSSI Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/komdis-pssi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pedas! Ini Kritik Ponaryo Astaman untuk Komdis PSSI</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/pedas-ini-kritik-ponaryo-astaman-untuk-komdis-pssi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Aug 2023 05:23:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[OLAHRAGA]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Komdis PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Ponaryo Astaman]]></category>
		<category><![CDATA[Sanksi Liga 1]]></category>
		<category><![CDATA[Silverio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=17810</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dirut Borneo FC sekaligus legenda sepak bola Indonesia, Ponaryo Astaman. Memberi sejumlah kritik pedas untuk Komdis PSSI. Berangkat dari sanksi dadakan yang diterima Silverio. Direktur Utama Borneo FC Samarinda Ponaryo Astaman ikut buka suara. Soal sanksi mendadak yang diterima pemain Pesut Etam, Silverio. Sehari jelang laga kontra Rans Nusantara. Ia menyesalkan keputusan itu. Dan meminta [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pedas-ini-kritik-ponaryo-astaman-untuk-komdis-pssi/">Pedas! Ini Kritik Ponaryo Astaman untuk Komdis PSSI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Dirut <a href="https://borneofc.id/">Borneo FC</a> sekaligus legenda sepak bola Indonesia, Ponaryo Astaman. Memberi sejumlah kritik pedas untuk Komdis PSSI. Berangkat dari sanksi dadakan yang diterima Silverio.</p>



<p>Direktur Utama Borneo FC Samarinda Ponaryo Astaman ikut buka suara. Soal sanksi mendadak yang diterima pemain Pesut Etam, Silverio. Sehari jelang laga kontra Rans Nusantara.</p>



<p>Ia menyesalkan keputusan itu. Dan meminta Komdis PSSI mengubah cara kerjanya. Agar relevan dengan perkembangan sepak bola saat ini. Dan tidak merugikan tim ataupun pemain.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Silverio Tidak Sengaja</strong></h2>



<p>“Pertama, kami udah keluarkan official statement. Terus kalau dari saya mewakili klub juga yang pertama tentunya (secara) teknisnya, yakan. Kalau kita lihat dari rekaman itu kan memang posisi awal itu memang nggak melihat gitu loh. Posisi klir gitu,&nbsp; tapi ya itu lah namanya ketidaksengajaan, saya pikir.”</p>



<p>“Tidak ada niat untuk mencederai dari Silverio. Tapi soal ini tentu ada mungkin Komdis punya pandangan yang berbeda. Tapi kalau dari kami dari klub ya seperti itu.”</p>



<p>“Karena itu posisi di dalam kotak penalti, tentu siapapun, apalagi defender kan pasti berpikir dulu seribu kali saya pikir untuk melakukan pelanggaran di area itu. Karena risikonya cukup tinggi.”</p>



<p>“Insiden ketidaksengajaan gitu kan memang perlu lebih cermat dalam melihat rekaman pertandingan itu.”</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jangka Waktu Sidang</strong></h2>



<p>“Terus yang kedua, berkaitan dengan kerangka waktu kinerjanya Komdis ini. Kalau kita melihat itu kan sebetulnya ada di pekan kedua ya. Sementara sekarang sudah mau memasuki pekan keenam.”</p>



<p>“Email yang kami terima tentang sanksi itu pun jam 1.32 malam. Tadi malam. 1.32 kalau saya nggak salah. Jadi setengah dua Waktu Indonesia Tengah kan.”</p>



<p>“Nah ini menjadi sebuah koreksi tentunya. Kita kritisi dengan keras. Kemudian juga kalau perlu juga ya membutuhkan evaluasi untuk kinerja Komdis ini ke depan.”</p>



<p>“Karena dari pekan kedua sampai pekan keenam itu kan ada pekan ketiga, pekan keempat, pekan kelima. Di mana masing-masing pekan ini juga kita lihat Komdis mengeluarkan keputusan gitu.”</p>



<p>“Kenapa yang kasus kami di pekan kedua baru diputuskan keluar hukumannya di pekan keenam gitu?”</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Ponaryo Pertanyakan Sistem Pelaporan Pertandingan</strong></h2>



<p>“Bukankah dalam setiap pekan itu masing-masing pertandingan itu sudah ada laporan pertandingan dari pengawas pertandingan. Itu kan dasar Komdis untuk bekerja gitu kan.”</p>



<p>“Jadi dalam satu pekan kan berarti kita ada berapa match ya? Sembilan. Nah ada sembilan match. Artinya dalam setiap week ya Komdis bekerja mengawasi 9 match itu tadi.”</p>



<p>“Kenapa bisa ni yang sekarang ni pekan kedua bisa lewat sampai pekan keenam gitu. Ini jadi pertanyaan. Dan harus jadi evaluasi ke depan untuk Komdis.”</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Komdis Jangan Latah</strong></h2>



<p>“Terus juga apa ya, dasar dalam menentukan keputusan itu betul-betul harus jelas. Jangan, masukan dari netizen atau media sosial itu bisa menjadi sebuah pertimbangan gitu. Tapi bukan berarti latah begitu ya. Ada kasus yang sama, dijatuhi hukuman. Kasus yang sudah lewat kemudian disamakan hukumannya.”</p>



<p>“Bayangkan ini terjadi nanti misalkan ni. Sekarang masih mending ni dari 2 ke 6. Kalau 2 ke 10 atau 2 ke 15 ni nanti misalkan gitu kan.”</p>



<p>“Ditemui kasus yang sama di sepuluh pekan ke depan gitu. Langsung dicari lagi ke belakang mundur. Oh yang kemaren karena pertanyaan atau komentar di media sosial, loh ini dihukum yang kemaren kok engga. Akhirnya flashback lagi ke belakang.”</p>



<p>“Yang saya bilang tadi. Ini sekarang enam, eh empat. Kalau nanti ada kejadian lagi 10 atau 15 week ke depan lagi kejadian yang sama apakah yang sudah lewat itu apakah tetap dijatuhi hukuman. Nah ini kan saya pikir nggak fair.”</p>



<p>“Makanya Komdis perlu juga lebih cermat dalam kerangka waktu mereka bekerja gitu. Itu pentingnya keputusan dalam tiap minggu. Kan mereka dituntut bekerja untuk itu. Jangan hanya berdasarkan komentar netizen menyamakan hukuman satu kasus satu klub dengan kasus dan klub yang lainnya.”</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>PSSI Harus Evaluasi</strong></h2>



<p>“Kami mengeluarkan official statement. Di situ jelas. Bahwa kami keberatan. Kami mengkritisi kemudian menuntut evaluasi.”</p>



<p>“Evaluasi di sini karena Komdis ini kan badan yudisial. Dibentuk, diangkat, dan diberhentikan oleh ketum ataupun exkum.”</p>



<p>“Jadi dari perjalanan di tengah jalan ya memungkinkan untuk melakukan pergantian di dalam tubuh Komdis kalau memang kinerjanya dirasa tidak maksimal.”</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sama-Sama Berbenah</strong></h2>



<p>“Klub ini kan juga berbenah, terlepas dari kekurangan dan kelebihan kita sebagai klub. Tapi juga Komdis yang dalam hal ini punya peran central dalam hal jalannya kompetisi juga harus mengevaluasi diri dan terbuka untuk kritikan gitu.”</p>



<p>“Apalagi krusial hal-hal yang seperti ini gitu. Jatuhnya H-1 gitu. Sehingga tim teknis atau pelatih tidak bisa mempersiapkan rencana b untuk pertandingan lanjut.”</p>



<p>“Dan ini bukan hanya dialami oleh Borneo aja. Ada beberapa klub lain yang juga keputusannya dijatuhkan H-1.”</p>



<p>“Kenapa sih keputusan itu menjadi H-1? Kita tidak ingin berprasangka buruk. Tapi kita lebih tersistematis melihat si kinerja Komdis ini sendiri. Bukan karena ada waktu yang cukup ideal dalam melakukan persidangan, melihat rekaman pertandingan, dan lain-lain, sampai melakukan keputusan gitu.”</p>



<p>“Dan jarak dari satu week ke week lain itu sekarang cukup ideal. Empat lima hari bahkan ada yang enam hari tujuh hari gitu. Cukup saya pikir bagi Komdis untuk bisa melakukan persidangan, melakukan keputusan sesuai dengan match weeknya hanya satu dua hari setelah match weeknya, sehingga itu menjadi fail.”</p>



<p>“Sehingga di antara klub juga tidak ada yang merasa dirugikan. Kalaupun dapat hukuman, tim pelatih juga bisa mempersiapkan plan b nya untuk pertandingan selanjutnya. Nggak kayak gini, ujug-ujug H-1 tau tau keluar sanksi. Dan kasusnya udah lama lagi.” <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/pelatih-borneo-fc-mencak-mencak-dengan-sanksi-dadakan-silverio/">(ens/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/pedas-ini-kritik-ponaryo-astaman-untuk-komdis-pssi/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pedas-ini-kritik-ponaryo-astaman-untuk-komdis-pssi/">Pedas! Ini Kritik Ponaryo Astaman untuk Komdis PSSI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelatih Borneo FC Mencak-Mencak dengan Sanksi Dadakan Silverio</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/pelatih-borneo-fc-mencak-mencak-dengan-sanksi-dadakan-silverio/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Aug 2023 14:09:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[OLAHRAGA]]></category>
		<category><![CDATA[borneo fc]]></category>
		<category><![CDATA[Borneo FC Vs Rans]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Komdis PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Pieter Huistra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=17753</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pelatih Borneo FC Pieter Huistra menyebut Komdis PSSI terlihat buruk. Karena menjatuhkan sanksi untuk Silverio, saat insiden sudah berlalu 4 minggu. Dan tepat sehari sebelum laga kontra Rans. Komdis PSSI meneken keputusan sanksi untuk pemain Borneo FC atas nama Silverio pada 2 Agustus 2023. Lalu mengirimkannya ke klub Samarinda pada 3 Agustus. Tepat sehari sebelum [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pelatih-borneo-fc-mencak-mencak-dengan-sanksi-dadakan-silverio/">Pelatih Borneo FC Mencak-Mencak dengan Sanksi Dadakan Silverio</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Pelatih Borneo FC Pieter Huistra menyebut Komdis PSSI terlihat buruk. Karena menjatuhkan sanksi untuk Silverio, saat insiden sudah berlalu 4 minggu. Dan tepat sehari sebelum laga kontra Rans.</p>



<p>Komdis PSSI meneken keputusan sanksi untuk pemain Borneo FC atas nama Silverio pada 2 Agustus 2023. Lalu mengirimkannya ke klub Samarinda pada 3 Agustus. Tepat sehari sebelum laga kontra Rans Nusantara.</p>



<p>Manajemen telah menyatakan keberatan dengan sikap Komdis PSSI. Karena menjatuhkan sanksi pada pemain, pada H-1 pertandingan. Hal-hal yang mereka rasa mengganjal lainnya adalah. Insiden itu terjadi pada 8 Juli 2023. Selama rentang waktu itu, Komdis telah menjatuhkan beberapa sanksi untuk klub maupun pemain. Dan tidak ada nama Silverio di sana.</p>



<p>Selain itu, klub juga merasa keputusan Komdis tidak tepat. Lantaran Silverio tidak sengaja melakukan sepakan ke kepala bek Bali United.</p>



<p>Tak hanya manajemen klub, pelatih Pieter Huistra juga ikut mencak-mencak. Dia heran, kok bisa sih. Sanksi dijatuhkan begitu lama dari insiden. Mana H-1 pertandingan pula. Sementara Silverio sendiri sudah ia masukkan dalam rencana permainan untuk menghadapi Rans Nusantara.</p>



<p>Pieter menuntut PSSI melakukan perbaikan sistem sidang disiplin. Agar ke depan, tidak ada lagi pemain atau tim yang dirugikan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Keluhan Pelatih Borneo FC</strong></h2>



<p><strong>“</strong>Ini tentu saja menjadi situasi yang aneh. Silverio, semua orang tahu, empat minggu yang lalu ada insiden ketika melakukan tendangan bebas, dia bahkan tidak mendapatkan kartu kuning.”</p>



<p>“Ketika dia ingin menendang bola, dia terlibat insiden dengan menendang secara tak sengaja kepala seorang pemain (Bali United).”</p>



<p>“Empat minggu kemudian, ia mendapatkan sanksi. Sangat aneh, saya tak pernah melihat ini sebelumnya dalam 40 tahun karier saya di sepak bola.”</p>



<p>“Bagi kami, kami mempunyai banyak defender dan kami tak mempunyai masalah (dengan absennya Sileverio). Kami bisa memainkan pemain lain.”</p>



<p>“Tapi ini sangat disayangkan bagi sepak bola Indonesia. PSSI terlihat buruk. Mereka tak mempunyai protokol, mereka melalukan apa yang ingin mereka lakukan.”</p>



<p>“Empat minggu yang lalu. Bayangkan saja jika sesuatu terjadi besok, dan di bulan April (2024), mereka akan memberikan keputusan, “Oh, di bulan April, kakinya terlalu tinggi. Dia akan mendapatkan sanksi”. Tak ada protokol.”</p>



<p>“Mereka membuat kesalahan atas mereka sendiri, dan itu sangat disayangkan. Terutama bagi federasi. PSSI yang memutuskan ini. PSSI. Satu hari sebelum pertandingan, mereka mengirimkan surat tentang ini. Dan ini sangat sulit dipercaya.”</p>



<p>“Tapi apa yang terjadi jika terjadi sesuatu besok? Jika lima bulan kemudian mereka baru membuat keputusan, apakah ada protokol? Apakah ada peraturan? Mereka melakukannya.”</p>



<p>“Katakan ada insiden di hari Senin, kemudian mereka mengatakan ini tidak bagus dan mereka melakukan ini (memberi sanksi di pekan yang sama). Itu tak masalah.”</p>



<p>“Dan kemudian di laga selanjutnya, ada 4-5 hari untuk melakukan persiapan. Ini normal dan ini adalah bagaimana peraturan di seluruh dunia dilakukan. Tetapi tidak di sini di Indonesia. Sangat disayangkan,” kata Pieter Huistra, Kamis sore. <strong>(dra)</strong></p>



<p>Baca Berita Sebelumnya Juga ya: <a href="https://kaltimfaktual.co/jelang-borneo-fc-vs-rans-silverio-dapat-surat-cinta-dari-komdis-pssi/ | Kaltim Faktual">Jelang Borneo FC Vs Rans, Silverio Dapat ‘Surat Cinta’ dari Komdis PSSI</a></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/pelatih-borneo-fc-mencak-mencak-dengan-sanksi-dadakan-silverio/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pelatih-borneo-fc-mencak-mencak-dengan-sanksi-dadakan-silverio/">Pelatih Borneo FC Mencak-Mencak dengan Sanksi Dadakan Silverio</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Borneo FC Vs Rans, Silverio Dapat ‘Surat Cinta’ dari Komdis PSSI</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/jelang-borneo-fc-vs-rans-silverio-dapat-surat-cinta-dari-komdis-pssi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Aug 2023 13:19:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[OLAHRAGA]]></category>
		<category><![CDATA[borneo fc]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Komdis PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Rans]]></category>
		<category><![CDATA[Silverio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=17749</guid>

					<description><![CDATA[<p>Silverio dalam kondisi bugar. Dan masuk dalam tim yang disiapkan Borneo FC untuk menghadapi Rans. Namun Komdis PSSI menjatuhinya sanksi 1 hari jelang pertandingan. Untuk insiden yang terjadi sebulan lalu. Bek asing asal Portugal, Silverio, menjadi pemain tak tergantikan di Borneo FC Samarinda musim ini. Selain memiliki teknik tinggi, dia juga punya jiwa leadership dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/jelang-borneo-fc-vs-rans-silverio-dapat-surat-cinta-dari-komdis-pssi/">Jelang Borneo FC Vs Rans, Silverio Dapat ‘Surat Cinta’ dari Komdis PSSI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Silverio dalam kondisi bugar. Dan masuk dalam tim yang disiapkan <a href="https://borneofc.id/">Borneo FC</a> untuk menghadapi Rans. Namun Komdis PSSI menjatuhinya sanksi 1 hari jelang pertandingan. Untuk insiden yang terjadi sebulan lalu.</p>



<p>Bek asing asal Portugal, Silverio, menjadi pemain tak tergantikan di Borneo FC Samarinda musim ini. Selain memiliki teknik tinggi, dia juga punya jiwa leadership dan supel. Sehingga mudah membaur dengan pemain lainnya.</p>



<p>Ia harusnya tampil untuk keenam kalinya bersama Pesut Etam. Saat menjamu Rans Nusantara di Stadion Segiri, Jumat malam. Pelatih Pieter Huistra sudah memasukkannya ke cikal starter. Di sesi latihan hari Rabu, bek 27 tahun itu masih berstatus calon starter.</p>



<p>Namun situasinya berubah pada hari Kamis. Alias sehari jelang laga melawan Rans. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI mengirimkan surat yang berisi pemberitahuan sanksi untuk Silverio.</p>



<p>Dalam surat tersebut, Silverio dinyatakan bersalah dengan kategori ‘Tingkah Laku Buruk Pemain’.</p>



<p>“<em>Bahwa pada tanggal 08 Juli 2023 bertempat di Stadion Segiri, Samarinda telah berlangsung pertandingan BRI Liga 1 2023-2024 antara Borneo FC Samarinda melawan Bali United FC, dimana pemain Tim Borneo FC Samarinda Sdr. Silverio Junio Goncalves Da Silva melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 karena melakukan tindakan serious foul play dengan cara menendang wajah pemain lawan dan luput dari perhatian perangkat pertandingan serta diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin</em>,” bunyi pernyataan Komdis PSSI yang diteken pada 2 Agustus 2023.</p>



<p>Komdis lantas menjatuhi sanksi berupa ‘Tambahan Larangan Bermain dalam 1 Pertandingan’ di laga terdekat. Serta denda sebesar Rp10 juta. Hanya saja, karena di laga kontra Bali United itu dia tidak mendapat kartu merah ataupun kartu kuning kedua. Maka sanksinya menjadi larangan bermain pada 1 laga terdekat. Dalam hal ini saat Borneo FC melawan Rans Nusantara.</p>



<p>Komdis juga menegaskan, jika klub ataupun pemain tidak boleh mengajukan banding. Sehingga keputusan ini mutlak dan mengikat. Dan Silverio fiks tidak bisa terlibat dalam laga Jumat malam.</p>



<p>Secara komposisi tim, ketidakhadiran Silverio tak memberi masalah berarti buat Borneo FC. Karena masih ada nama Diego Michiels yang bisa ditarik menjadi bek tengah lagi. Lalu ada Agung Pras yang belum bermain sama sekali musim ini. Serta Komang Teguh.</p>



<p>Hanya saja, keputusan yang mendadak ini membuat persiapan dan konsentrasi Pesut Etam terganggu. Padahal, laga kontra Rans begitu penting buat tim asal Samarinda. Karena hanya kemenangan yang bisa menjaga posisi mereka di klasemen tetap aman di papan atas.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Borneo FC Keberatan atas Sanksi Silverio</strong></h2>



<p>Di media sosial resmi tim, Borneo FC Samarinda menentang keras sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI pada pemain asingnya itu.</p>



<p>Pada intinya, Pesut Etam merasa tidak ada unsur kesengajaan yang dilakukan Silverio pada bek Bali United. Dan meragukan kapabilitas Komdis PSSI. Karena menjatuhkan sanksi pada H-1 laga. Itu pun sudah sangat lama. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/lupakan-hasil-di-semarang-borneo-fc-fokus-persiapan-jamu-rans-nusantara/">(dra)</a></strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="750" height="750" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/08/365312472_18383568319027265_6289990139920588889_n-750x750.jpg" alt="SILVERIO" class="wp-image-17751" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/08/365312472_18383568319027265_6289990139920588889_n-750x750.jpg 750w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/08/365312472_18383568319027265_6289990139920588889_n-300x300.jpg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/08/365312472_18383568319027265_6289990139920588889_n-150x150.jpg 150w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/08/365312472_18383568319027265_6289990139920588889_n-768x768.jpg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/08/365312472_18383568319027265_6289990139920588889_n-80x80.jpg 80w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/08/365312472_18383568319027265_6289990139920588889_n.jpg 1080w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></figure>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/jelang-borneo-fc-vs-rans-silverio-dapat-surat-cinta-dari-komdis-pssi/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/jelang-borneo-fc-vs-rans-silverio-dapat-surat-cinta-dari-komdis-pssi/">Jelang Borneo FC Vs Rans, Silverio Dapat ‘Surat Cinta’ dari Komdis PSSI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akhir Drama &#8220;Ludah FC&#8221;: Diego Michiels dan Krmencik Disanksi 8 dan 6 Laga</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/akhir-drama-ludah-fc-diego-michiels-dan-krmencik-disanksi-8-dan-6-laga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Dec 2022 09:13:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[OLAHRAGA]]></category>
		<category><![CDATA[borneo fc]]></category>
		<category><![CDATA[Diego Michiels]]></category>
		<category><![CDATA[Komdis PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Krmencik]]></category>
		<category><![CDATA[Persija]]></category>
		<category><![CDATA[Sanksi Diego]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=9502</guid>

					<description><![CDATA[<p>Komdis PSSI menjatuhkan hukuman larangan bermain pada dua pemain yang terlibat dalam “Ludah FC” saat Derby Orange lalu. Diego Michiels dilarang tampil 8 laga, Krmencik 6 pertandingan. Borneo FC Samarinda tidak akan diperkuat Diego Michiels dalam 10 laga ke depan. Pemain kelahiran Belanda itu resmi mendapatkan hukumannya dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Setelah adu ludah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/akhir-drama-ludah-fc-diego-michiels-dan-krmencik-disanksi-8-dan-6-laga/">Akhir Drama &#8220;Ludah FC&#8221;: Diego Michiels dan Krmencik Disanksi 8 dan 6 Laga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Komdis PSSI menjatuhkan hukuman larangan bermain pada dua pemain yang terlibat dalam “Ludah FC” saat Derby Orange lalu. Diego Michiels dilarang tampil 8 laga, Krmencik 6 pertandingan.</p>



<p><a href="http://borneofc.id/">Borneo </a>FC Samarinda tidak akan diperkuat Diego Michiels dalam 10 laga ke depan. Pemain kelahiran Belanda itu resmi mendapatkan hukumannya dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Setelah adu ludah pada laga Persija, 6 Desember lalu.</p>



<p>Diego Michiels mendapat sanksi tambahan berupa larangan bertanding dalam 8 partai. Plus denda duit sebesar Rp10 juta. Dengan begitu, total laga yang dilewatkan Diego saat berita ini terbit berjumlah 10. Karena sebelumnya, ia harus melakoni suspensi 3 pertandingan berkat kartu merah langsung yang ia terima.</p>



<p>Tak hanya Diego, Michael Krmencik juga mendapat hukuman nyaris serupa. Penyerang asal Ceko itu dilarang tampil dalam 6 pertandingan dan denda sebesar Rp10 juta.</p>



<p>Dalam keterangan resminya, Komdis PSSI mendakwa kapten Pesut Etam itu dengan jenis pelanggaran berupa meludahi dan pemukulan kepada lawan serta mendapat kartu merah langsung. Sementara Krmencik, didakwa karena meludahi pemain lawan.</p>



<p>Belum diketahui laga melawan tim mana saja yang akan dilewatkan Diego Michiels. Karena jadwal putaran kedua Liga 1 2022/23 belum dirilis. Yang jelas, dalam 4 laga ke depan, yakni saat Pasukan Samarinda meladeni PSS Sleman, Bali United, Rans Nusantara, dan PSM Makassar. <em>Il Capitano </em>hanya bisa mendukung rekannya dari luar lapangan.</p>



<p>Bagi Borneo FC Samarinda, tak bisa diperkuat oleh Diego adalah kehilangan besar. Karena penampilan pemain naturalisasi itu sangat baik musim ini. Meski posisi bek tengah terbilang baru buatnya. Diego justru langsung nyetel dengan Javlon Guseynov dan tim.</p>



<p>Tidak adanya Diego membuat Agung Pras dan Wildansyah punya kans tampil lebih besar. Jika satu di antara mereka tidak tersedia, Komang Teguh siap menemani wakil kapten Javlon Guseynov sebagai palang pintu di depan Angga Saputro.</p>



<p>Borneo FC Samarinda akan melakoni laga lanjutan pekan ke-14 melawan PSS Sleman, Senin 12 Desember, jam 4.15 sore waktu Samarinda. Pertandingan akan dihelat di Stadion Jatidiri, Semarang.</p>



<p>Pesut Etam kini menempati peringkat ketiga setelah Persija gagal meraih poin penuh pada laga kemarin. Macan Kemayoran hanya dapat 1 poin tambahan usai ditahan imbang Persik 1-1. <a href="https://kaltimfaktual.co/8-alasan-kenapa-kamu-harus-datang-ke-panrita-lopi-beach/">(dra)</a></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/akhir-drama-ludah-fc-diego-michiels-dan-krmencik-disanksi-8-dan-6-laga/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/akhir-drama-ludah-fc-diego-michiels-dan-krmencik-disanksi-8-dan-6-laga/">Akhir Drama &#8220;Ludah FC&#8221;: Diego Michiels dan Krmencik Disanksi 8 dan 6 Laga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
