<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nunukan Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/nunukan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/nunukan/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Mar 2026 17:47:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Nunukan Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/nunukan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pesawat Kargo Pelita Air Jatuh di Pegunungan Krayan Nunukan, Satu Pilot Meninggal Dunia</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/pesawat-kargo-pelita-air-jatuh-di-pegunungan-krayan-nunukan-satu-pilot-meninggal-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Khoirun Nisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 17:32:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[pelita air]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=54009</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesawat kargo kargo pengangkut BBM milik Pelita Air jatuh di pegunungan Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara. Satu orang pilot dilaporkan meninggal dunia dalam kondisi terbakar. Sebuah pesawat kargo jenis Air Tractor AT-802 milik maskapai Pelita Air dilaporkan jatuh di wilayah dataran tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Kamis (19/2/2026) siang. Insiden yang terjadi di kawasan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pesawat-kargo-pelita-air-jatuh-di-pegunungan-krayan-nunukan-satu-pilot-meninggal-dunia/">Pesawat Kargo Pelita Air Jatuh di Pegunungan Krayan Nunukan, Satu Pilot Meninggal Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Pesawat kargo kargo pengangkut BBM milik <a href="https://www.pelita-air.com/">Pelita</a> Air jatuh di pegunungan Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara. Satu orang pilot dilaporkan meninggal dunia dalam kondisi terbakar.</p>



<p>Sebuah pesawat kargo jenis Air Tractor AT-802 milik maskapai Pelita Air dilaporkan jatuh di wilayah dataran tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Kamis (19/2/2026) siang. Insiden yang terjadi di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia ini mengakibatkan satu orang pilot meninggal dunia.</p>



<p>Camat Krayan Timur, Lianthoni, mengonfirmasi bahwa bangkai pesawat dengan registrasi PK-PAA tersebut telah ditemukan di kawasan Pa’ Belaban, sekitar wilayah Pa’ Bettung. Tim pencari menemukan jenazah yang diduga pilot pesawat dalam kondisi terbakar di lokasi kejadian.</p>



<p>“Iya betul, dan jenazah sudah dibawa menuju Puskesmas Long Bawan,” ujar Lianthoni saat dikonfirmasi pada Kamis sore.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kronologi Kejadian</strong></h2>



<p>Menurut kesaksian warga, pesawat nahas tersebut terpantau mengalami kendala teknis sebelum jatuh. Jerry, warga Desa Pa’ Bettung, mengaku melihat pesawat melintas di atas desanya dengan kondisi mengeluarkan asap hitam pekat pada pukul 12.33 WITA.</p>



<p>&#8220;Pesawat itu melintas di desa saya. Saya tidak tahu apakah pesawat penumpang atau pesawat pengangkut BBM,&#8221; kata Jerry.</p>



<p>Tak lama berselang, pesawat terlihat menukik tajam ke arah hutan pegunungan Pa’ Ramayo hingga terdengar suara dentuman keras. Jerry segera menggunakan pengeras suara untuk menginformasikan kejadian tersebut kepada warga dan menghubungi pihak pemerintah kecamatan. Puluhan warga setempat dilaporkan langsung bergerak menuju titik jatuhnya pesawat untuk memberikan pertolongan pertama sebelum tim evakuasi tiba.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Penjelasan Resmi Pelita Air</strong></h2>



<p>Corporate Secretary Pelita Air, Patria Rhamadonna, menyatakan bahwa pesawat tersebut merupakan armada <em>charter</em> perusahaan yang sedang menjalankan misi distribusi kargo. Pesawat baru saja menyelesaikan tugas pengantaran logistik dalam program &#8220;BBM Satu Harga&#8221; di wilayah Long Bawan.</p>



<p>&#8220;Pada saat pemantauan terakhir, pesawat baru saja menyelesaikan misi distribusi ke Long Bawan dan sedang dalam rute kembali menuju Bandara Juwata, Tarakan,&#8221; jelas Patria.</p>



<p>Pihak maskapai memastikan bahwa saat insiden terjadi, pesawat hanya diawaki oleh seorang pilot tanpa adanya awak kabin maupun penumpang. Pesawat tersebut diketahui membawa muatan sekitar 4.000 liter BBM jenis Pertalite untuk kebutuhan SPBU di wilayah perbatasan Krayan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tantangan Geografis</strong></h2>



<p>Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, membenarkan bahwa pesawat kargo ini memiliki peran vital bagi masyarakat pedalaman. Wilayah Krayan yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, hingga kini belum memiliki akses jalan darat yang memadai dari pusat kabupaten. </p>



<p>Distribusi logistik, termasuk bahan bakar minyak, sepenuhnya bergantung pada transportasi udara perintis dari Tarakan atau Nunukan.</p>



<p>Saat ini, pihak Pelita Air bersama otoritas terkait tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Perusahaan juga memastikan perkembangan informasi resmi akan disampaikan secara berkala melalui kanal komunikasi perusahaan. <strong><em><a href="https://kaltimfaktual.co/dugaan-korupsi-tambang-batubara-di-lahan-transmigrasi-kukar-negara-rugi-rp500-miliar/">(ens)</a></em></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/pesawat-kargo-pelita-air-jatuh-di-pegunungan-krayan-nunukan-satu-pilot-meninggal-dunia/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pesawat-kargo-pelita-air-jatuh-di-pegunungan-krayan-nunukan-satu-pilot-meninggal-dunia/">Pesawat Kargo Pelita Air Jatuh di Pegunungan Krayan Nunukan, Satu Pilot Meninggal Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pascatragedi Pesawat Jatuh di Nunukan, Kisah Perjuangan Ayah Wagub Kaltara Bangun Bandara ST Padan Terangkat Lagi</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/pascatragedi-pesawat-jatuh-di-nunukan-kisah-perjuangan-ayah-wagub-kaltara-bangun-bandara-st-padan-terangkat-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2024 00:47:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSOK]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara ST Padan]]></category>
		<category><![CDATA[Binuang]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesawat Jatuh Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Samuel Tipa Padan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=30208</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada 1960-an, seorang guru muda menggerakkan masyarakat pedalaman Kalimantan, Kampung Binuang. Untuk menyulap hutan belantara menjadi bandara. Perjuangannya sempat diremehkan, namun berkat tekat kuatnya, Bandara ST Padan kini berdiri dan banyak memberi manfaat. Saat Indonesia merdeka pada tahun 1945, Kampung Binuang yang dihuni oleh suku Dayak Krayan, masih jauh dari kata merdeka. Wilayah mereka yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pascatragedi-pesawat-jatuh-di-nunukan-kisah-perjuangan-ayah-wagub-kaltara-bangun-bandara-st-padan-terangkat-lagi/">Pascatragedi Pesawat Jatuh di Nunukan, Kisah Perjuangan Ayah Wagub Kaltara Bangun Bandara ST Padan Terangkat Lagi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Pada 1960-an, seorang guru muda menggerakkan masyarakat pedalaman Kalimantan, Kampung Binuang. Untuk menyulap hutan belantara menjadi bandara. Perjuangannya sempat diremehkan, namun berkat tekat kuatnya, Bandara ST Padan kini berdiri dan banyak memberi manfaat.</p>



<p>Saat Indonesia merdeka pada tahun 1945, Kampung Binuang yang dihuni oleh suku Dayak Krayan, masih jauh dari kata merdeka. Wilayah mereka yang terletak di tengah belantara Kalimantan sangat terisolir.</p>



<p>Diono, dalam catatannya di <em><a href="https://ytprayeh.com/ekonomi/p-1166d959568592b/kilas-balik-bandar-udara-s-tipa-padan-binuang-krayan-tengah">ytprayeh</a> </em>menuliskan keprihatinan kawasan Krayan ketika itu. Warga sekitar ia sebut tidak mendapatkan haknya sebagai warga Indonesia di masa awal kemerdekaan. Karena jarak kampung yang teramat jauh dari kota atau wilayah ramai.</p>



<p>“Ambil contoh hanya untuk mendapat satu liter minyak tanah untuk penerangan harus berminggu-minggu jalan kaki. Atau ingin anak-anak sekolah harus diantar jalan kaki berminggu-minggu juga, belum lagi kalau ada yang sakit butuh pertolongan ke rumah sakit. Rintangan yang masyarakat rasakan pada masa itu memang sangat sulit,” tulisnya.</p>



<p>Bahkan di tengah kesengsaraan itu, masyarakat sekitar sempat membantu tentara Indonesia berperang. Ketika Konfrontasi Malaysia pecah. Para warga dengan sukarela membantu membawakan peralatan perang. Daerah yang kini masuk dalam wilayah Nunukan, Kalimantan Utara itu, memang berada tak jauh dari Malaysia.</p>



<p>Di dalam situasi sulit itu, sosok Samuel Tipa Padan yang berprofesi sebagai guru punya pemikiran ‘radikal’. Ia ingin mendekatkan kampungnya dengan perkotaan. Agar kebutuhan hidup lebih mudah didapat. Keperluan sekolah dan berobat pun bisa lebih cepat. Dengan membangun bandar udara (bandara) perintis. Alias bandara kecil.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Perjuangan Samuel Tipa Padan</strong></h2>



<p>Samuel coba menyampaikan mimpinya membangun bandara di Ba Binuang (sekarang Desa Binuang) kepada masyarakat, tokoh adat, dan para pemuda. Respons yang didapat? Tidak terlalu menggembirakan.</p>



<p>Banyak yang beranggapan ide itu aneh. Membangun bandara di tengah belantara adalah hal yang mustahil. Namun beberapa warga mendukung. Mereka inilah yang menyalakan semangat Samuel untuk berjuang.</p>



<p>Berbekal restu dari kepala kampung, ia dan rekan-rekannya mulai melakukan survey lapangan. Di situ, masalah pertama datang. Binuang bukan daerah lapang, melainkan hutan lebat. Namun Samuel tak kehabisan akal. Ia menyuruh rekannya memanjat pohon paling tinggi di situ, lalu memasang kain di atasnya sebagai penanda. Pohon itu kemudian menjadi acuan awal, untuk mencari titik yang pas untuk landasan pacu.</p>



<p>Tempat sudah disepakati, masalah baru kemudian hadir. Yakni Samuel harus pindah tugas ke Pa Upan. Kini ada jarak dan waktu yang memisahkan pemuda itu dengan kampungnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Helikopter Perang</strong></h2>



<p>Saat Konfrontasi Indonesia-Malaysia pecah pada tahun 1965, pasukan dari Indonesia melewati kampung itu untuk menuju pertabatasan di Long Bawang. Pernah suatu ketika helikopter pengangkut logistik perang mendarat di Ba Binuang. Tapi karena keterbatasan tempat mendarat, heli menurunkan logistik di dekat rumah warga. Akibatnya banyak atap rumah yang rusak terkena angin dari kibasan baling-baling helikopter.</p>



<p>Masyarakat lalu teringat dengan ide Samuel. Mereka lantas menuju lokasi cikal bandara yang ditentukan Samuel dkk, lalu menebangi pohoh besar di sana. Membuat seperti lapangan, dan merancang helipad dengan kayu bulat berjejer diikat rotan. Tempat mendarat beres, namun helikopter yang dinanti tidak pernah datang lagi setelahnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Samuel Tipa Padan Tak Padam</strong></h2>



<p>Di tengah kesibukannya menjadi guru di lain kampung, Samuel selalu menyempatkan pulang ke Binuang. Untuk mengunjungi keluarganya, sekaligus menjaga asa pembangunan bandara supaya tetap ada.</p>



<p>Dukungan yang ia dapatkan mulai mengalir. Warga mulai memahami pentingnya bandara kecil untuk desa mereka. Singkat cerita, dibuatlah panitia khusus untuk persiapan dan pembangunan bandara.</p>



<p>Para warga dengan memanfaatkan parang dan cangkul, mulai membuat bandara itu dengan gotong royong. Sampai selesai, tak satupun yang menuntut bayaran.</p>



<p>Bandara itu akhirnya selesai dan menjadi kebanggaan warga Binuang. Hingga kini, bandara tersebut makin bagus setelah mendapat perhatian Pemerintah Pusat. Walau tak langsung memberi dampak pada Kampung Binuang. Namun perjuangan Samuel membuat bandara agar kampungnya tak terisolir dianggap sebagai inspirasi besar.</p>



<p>Makanya, lapangan udara itu lantas diberi nama Bandar Samuel Tipa Padan, untuk mengenang dan menghargai kegigihan ayahanda Yansen Tipa Padan; wakil gubernur Kalimantan Utara saat ini.</p>



<p>Kisah perjuangannya kembali terangkat setelah satu unit pesawat pengangkut sembako. Yang lepas berangkat dari Tarakan menuju Bandara ST Padan terjatuh di belantara Binuang. Sosok pilot pesawat Smart Air itu selamat setelah 3 hari. Karena membuat api unggun yang menciptakan asap SOS. Sementara teknisi atau copilotnya meninggal dunia. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/taman-bebaya-dan-gor-segiri-jadi-lokasi-pasar-ramadan-di-samarinda/">(dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/pascatragedi-pesawat-jatuh-di-nunukan-kisah-perjuangan-ayah-wagub-kaltara-bangun-bandara-st-padan-terangkat-lagi/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pascatragedi-pesawat-jatuh-di-nunukan-kisah-perjuangan-ayah-wagub-kaltara-bangun-bandara-st-padan-terangkat-lagi/">Pascatragedi Pesawat Jatuh di Nunukan, Kisah Perjuangan Ayah Wagub Kaltara Bangun Bandara ST Padan Terangkat Lagi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polresta Samarinda Ungkap Penyelundupan Ratusan Gram Sabu-Sabu dari Nunukan</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/polresta-samarinda-ungkap-penyelundupan-ratusan-gram-sabu-sabu-dari-nunukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2022 09:54:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[POLRESTA SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[Sabu-Sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=4842</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemberantasan narkotika di wilayah Hukum Polresta Samarinda digencarkan. Hasilnya, polisi berhasil mengungkap penyelundupan ratusan gram sabu-sabu. Keberhasilan ini disampaikan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli di lobi Polresta Samarinda, Jumat (15/7/2022). Kapolresta didampingi Kasat Narkoba Polresta Samarinda Kompol Rido Dolly Cristian mengungkapkan, kasus dengan barang bukti 514 gram narkotika jenis sabu-sabu yang diamankan dari dua [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/polresta-samarinda-ungkap-penyelundupan-ratusan-gram-sabu-sabu-dari-nunukan/">Polresta Samarinda Ungkap Penyelundupan Ratusan Gram Sabu-Sabu dari Nunukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Pemberantasan narkotika di wilayah Hukum Polresta Samarinda digencarkan. Hasilnya, polisi berhasil mengungkap penyelundupan ratusan gram sabu-sabu.</p>



<p>Keberhasilan ini disampaikan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli di lobi Polresta Samarinda, Jumat (15/7/2022).</p>



<p>Kapolresta didampingi Kasat Narkoba Polresta Samarinda Kompol Rido Dolly Cristian mengungkapkan, kasus dengan barang bukti 514 gram narkotika jenis sabu-sabu yang diamankan dari dua orang tersangka.</p>



<p>“Dari dua orang tersangka ini kami berhasil amankan barang bukti sabu seberat 514 gram,“ ungkap Ary Fadli.</p>



<p>Tersangka berinisial SF dan NN, salah satunya adalah warga Nunukan, membawa sabu-sabu seberat 514 gram dari Nunukan, Kaltara melalui jalur darat ke Samarinda.</p>



<p>&#8220;Personel narkoba dari Polresta Samarinda berhasil Menggagalkanya di sungai Pinang Samarinda,” beber Ary..</p>



<p>Atas tindakannya, kedua tersangka dijatuhi Pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI. No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.</p>



<p>Dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara lima tahun dan paling lama dua puluh tahun serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar. <strong>(redaksi)</strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/polresta-samarinda-ungkap-penyelundupan-ratusan-gram-sabu-sabu-dari-nunukan/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/polresta-samarinda-ungkap-penyelundupan-ratusan-gram-sabu-sabu-dari-nunukan/">Polresta Samarinda Ungkap Penyelundupan Ratusan Gram Sabu-Sabu dari Nunukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
