SEPUTAR KALTIM
Tanggapan Sekda Kaltim Soal Rencana Pemkot Samarinda Pinjam Lahan Eks Bandara Temindung untuk Rekolasi Pedagang Pasar Pagi
Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni menanggapi rencana peminjaman lahan eks Bandara Temindung oleh Pemkot Samarinda. Sebagai pasar sementara, untuk memindahkan pedagang Pasar Pagi selama satu tahun. Ini katanya.
Pemkot Samarinda saat ini tengah melirik beberapa lahan kosong untuk dijadikan pasar sementara. Untuk tempat berjualan 2.800 pedagang Pasar Pagi Samarinda. Selama pasar legendaris itu dirobohkan dan dibangun ulang sepanjang 2024.
Satu di antara tempat yang diminati wali kota adalah eks Bandara Temindung. Selain luas, kawasan itu juga masih cukup strategis untuk berjualan. Karena berada di tengah kota.
Hanya saja lahan itu milik pemprov. Sehingga bisa tidaknya pemkot memakai eks Bandara Temindung. Tergantung gubernur dan perangkatnya.
Melihat rencana tersebut. Pemprov Kaltim melalui Sekertaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni mengungkapkan. Tidak akan langsung menerima atau menolak pengajuan peminjaman aset itu. Namun akan mendengar dulu pemaparan dari pemkot.
“Kita lihat dulu peruntukannya ya karena Temindung juga ada peruntukannya. Aset-aset kita ada penataan dan peruntukannya,” ungkapnya, Senin 11 September 2023.
“Itukan tanahnya milik pemprov. Maka semua itu ada fungsinya maka tidak bisa langsung di pindah-pindah. Tapi harus di liat peruntukannya untuk apa. Karena kita harus lihat juga jangka panjangnya,” lanjutnya.
Terlebih, mengubah fungsi eks bandara, yang masih menyisakan beberapa aset di atas lahan itu. Menjadi pasar tradisional juga memerlukan perhitungan yang matang. Dari aspek keamanan, penataan, sampai bagaimana komitmen pemkot terhadap eks Bandara Temindung. Sebelum, saat memakai, dan setelahnya. Itu semua, menurut Sri, mesti dibicarakan dengan intens.
“Kita tahu maksud pemkot baik. Tapi kan pemindahan itu harus meninggalkan dampaknya yang baik gitu,” pungkasnya.
Berdasarkan rencana, Pemkot Samarinda akan meminjam lahan itu secara langsung kepada Gubernur Isran. Dan tidak sekadar meminjam. Namun siap membayar sewa untuk seluruh pedagang yang berjualan di sana. (dmy/fth)
-
BALIKPAPAN5 hari agoMulai 2027, Anak Masuk SD di Balikpapan Wajib Punya Ijazah PAUD
-
NUSANTARA4 hari agoMAXi Tour Boemi Nusantara Lampung Ungkap Surga Wisata dan Jalur Touring Menantang di Sumatera
-
SAMARINDA3 hari agoPenyalahgunaan Obat Tertentu Jadi Pintu Masuk Narkoba, BNN Samarinda Ingatkan Ancaman Serius
-
BALIKPAPAN2 hari agoSambut Wajib Belajar 13 Tahun, Balikpapan Perbanyak PAUD Negeri di Kawasan Strategis
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoIKG Kaltim 2025 Turun, Ketimpangan Gender Membaik Berkat Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan
-
HIBURAN2 hari agoMAXi Yamaha Day 2026 Pecah di Bone, Ribuan Riders Sulawesi Rayakan Spirit “More Than Ride”
-
POLITIK3 hari agoTokoh Adat Kutai Kritik Audiensi Rudy Mas’ud, Soroti Etika Dialog dan Aspirasi Infrastruktur Kaltim
-
HIBURAN2 hari agoReview Film Badut Gendong: Teror Kelam dari Luka Manusia yang Tak Pernah Selesai

