EKONOMI DAN PARIWISATA
Terpesona dengan Goa Halo Tabung, Rudy Mas’ud Dorong “Surga Kecil” Maratua Jadi Destinasi Kelas Dunia
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud terpesona eksotisme Goa Halo Tabung. Ia menyebut Pulau Maratua sebagai “Surga Kecil” yang harus menjadi destinasi wisata kelas dunia.
Pesona Pulau Maratua di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, seolah tak ada habisnya. Di hari kedua kunjungan kerjanya, Sabtu 17 Januari 2026, Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud menyambangi salah satu destinasi ikonik yang tersembunyi di balik hutan Desa Wisata Payung-Payung: Goa Halo Tabung.
Destinasi ini menawarkan fenomena geologi yang unik. Bukan sekadar goa gelap, Halo Tabung merupakan ceruk batuan karst sedalam 25 meter yang menampung kolam air payau alami. Airnya jernih dengan gradasi warna biru kehijauan yang memikat mata.
Uniknya, volume air di dalam goa ini sangat bergantung pada pasang surut air laut. Hal ini wajar mengingat lokasinya hanya berjarak sekitar 50 meter dari bibir pantai yang berbatasan langsung dengan Laut Sulawesi.
Air laut meresap masuk melalui celah-celah batuan karst, menciptakan kolam alami yang dingin dan menyegarkan.
Melihat langsung keindahan tersebut, Gubernur Rudy Mas’ud tak ragu memberikan julukan khusus bagi pulau terluar Indonesia ini.
“Maratua surga kecil di Kalimantan Timur. Ada Goa Halo Tabung semoga yang ke sini dipanjangkan umurnya, yang sakit disehatkan, dan panjang umur,” ujar Rudy di sela-sela peninjauan.
Ia menilai potensi Goa Halo Tabung sangat besar sebagai magnet wisata unggulan. Oleh karena itu, ia mendorong agar destinasi ini dikembangkan lebih serius dan terus mendapatkan promosi lebih luas untuk mewujudkan Maratua sebagai destinasi kelas dunia.
Kekaguman serupa juga datang dari Kepala Dinas Kominfo Kaltim, Muhammad Faisal, yang turut dalam rombongan. Ia mengaku ekspektasinya terlampaui saat melihat isi dalam goa tersebut.
“Bayangan saya seperti goa pada umumnya, ternyata di dalamnya seperti kolam kecil dengan air biru kehijauan,” ungkap Faisal.
Sensasi Cahaya dan Adrenalin
Nama “Halo Tabung” sendiri bukan tanpa alasan. Sebutan ini merujuk pada fenomena saat sinar matahari menerobos masuk secara vertikal melalui mulut goa, memantul ke permukaan air jernih, dan menciptakan efek cahaya magis layaknya sebuah “halo” atau lingkaran cahaya.
Bagi wisatawan, lokasi ini menawarkan beragam aktivitas. Mulai dari sekadar bersantai menikmati ketenangan, berenang, hingga memacu adrenalin dengan melompat dari bibir tebing goa ke dalam air.
Bagi penyelam, tersedia pula penyewaan alat untuk mengeksplorasi dasar goa yang tembus pandang saking jernihnya.
Namun, pengunjung diimbau untuk tetap waspada. Meski pengelola telah menyediakan jalur papan kayu yang estetik, akses turun menuju bibir air cukup menantang dengan medan bebatuan tajam dan licin.
Untuk menikmati keindahan ini, wisatawan domestik dewasa dikenakan tiket masuk Rp 30.000, sementara anak-anak Rp 15.000. Bagi wisatawan mancanegara, tarif dipatok sebesar Rp 50.000.
Gerbang Utara NKRI
Pulau Maratua sendiri terkenal sebagai gerbang utara NKRI karena posisinya yang berbatasan langsung dengan Filipina Selatan dan Sabah, Malaysia. Pulau berbentuk huruf “U” ini sering mendapat julukan sebagai “Maladewa-nya Indonesia” berkat hamparan laut biru dan pasir putihnya.
Akses menuju lokasi ini cukup bervariasi. Wisatawan bisa menempuh jalur laut menggunakan perahu cepat (speedboat) selama 2,5 hingga 3 jam dari Dermaga Wisata Sanggam, Berau. Opsi lain adalah melalui jalur udara menggunakan pesawat jenis ATR yang mendarat di Bandara Maratua, meski jadwalnya masih terbatas.
Selain Goa Halo Tabung, posisi Maratua juga strategis karena berdekatan dengan destinasi wisata lainnya, seperti Pulau Kakaban yang terkenal dengan ubur-ubur tidak menyengat, serta Pulau Sangalaki yang menjadi pusat konservasi penyu. (ens)
-
NUSANTARA2 hari agoAkhiri Polemik Mobil Dinas Rp8,5 M: Gubernur Kaltim Harum Putuskan Kembalikan Mobil Dinas Barunya
-
NUSANTARA2 hari agoYamaha Racing Indonesia 2026 Season Launch, Bangun Mimpi Bersama Wujudkan Kemenangan !
-
SAMARINDA1 hari agoKeseruan Ngabuburead Samarinda Book Party, Isi Waktu Menunggu Buka Puasa dengan Literasi dan Berbagi
-
SAMARINDA13 jam agoRiding & Bukber Fazio di Samarinda, Yamaha Kaltim Rangkul Generasi Muda Lewat Kelas Kreatif
-
SEPUTAR KALTIM5 jam agoManfaatkan Momen Ramadan, Bazar DWP Kaltim Jadi Panggung Unjuk Gigi UMKM Perempuan
-
KUTIM4 hari ago
Sempat Terseok, KEK Maloy Batuta Kaltim Kini Diincar Enam Investor Kakap
-
PASER4 hari ago45 Rumah Hangus di Muara Adang Paser, Dinsos Kaltim Gerak Cepat Dirikan Dapur Umum

