SEPUTAR KALTIM
40 Siswa Kaltim Jalani Pusdiklat Paskibraka, Sekda Sri Ingin Mereka Tidak hanya Jago Baris
Per Jumat 19 Juli kemarin, 40 siswa terbaik dari 10 kabupaten/kota menjalani Pusdiklat Paskibraka Kaltim 2024. Sekdaprov Sri Wahyuni memiliki beberapa harapan untuk mereka, lebih dari sekadar jago baris berbaris saja.
Sebanyak 40 siswa yang terpilih sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kaltim 2024, mulai menjalani Pemusatan Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat), atau yang dulu familiar dengan istilah karantina.
Selama 30 hari hingga 19 Agustus 2024, seluruh paskibraka dibebaskan dari tugas harian sebagai siswa. Mereka akan berlatih bersama di Samarinda selama itu dengan jadwal super intens.
Saat membuka Pusdiklat Paskibraka di Aula BPSDM Kaltim, Samarinda Seberang. Sekdaprov Sri Wahyuni mengingatkan para Paskibra bahwa mereka adalah siswa pilihan. Mencapai level provinsi setelah bersaing ketat dengan ratusan atau bahkan ribuan siswa lainnya.
Karenanya, ia meminta agar para Paskibra tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Baik saat mengibarkan Sang Saka di HUT Kemerdekaan RI nanti. Ataupun selama mengikuti Pusdiklat.
“Pusdiklat tidak hanya berlatih baris berbaris, tetapi pendidikan akhlak (perilaku) dan pengetahuan wawasan kebangsaan bagi generasi penerus bangsa.”
“Sehingga setelah Pusdiklat, diharapkan terbentuk generasi penerus dan calon pemimpin bangsa yang Pancasilais dan berakhlak mulia.”
“Jadilah contoh bagi rekan-rekan kalian di sekolah dan lingkungan tempat tinggal,” pesannya.
Bangun Koneksi Lintas Daerah
Jika Paskibraka kecamatan diwakili siswa dari berbagai desa, tingkat kabupaten dari perwakilan kecamatan. Sementara di level provinsi, Paskibraka berasal dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Dari Paser hingga Berau, Mahulu hingga Kukar.
Dengan tinggal bersama selama 1 bulan penuh, menurut Sri, pasti akan terjadi pertukaran informasi yang luar biasa. Dan yang lebih penting, ini adalah momen untuk memiliki ‘sahabat’ dari luar daerah. Yang bisa saja berguna untuk masa depan.
“Jadikan ajang ini memperluas silaturahmi dan jejaring yang baik antar kalian,” pintanya.
Sekda Sri juga meminta anggota Paskibraka selama mengikuti Pusdiklat agar tidak menjadikan beban yang dapat berdampak tidak baik bagi mereka.
“Apapun yang diarahkan instruktur atau pelatih, tidak lain proses pembentukan yang melewati suka duka dan dinamika yang tidak mudah,” pungkasnya.
Untuk diketahui, selama di Pusdiklat, para Paskibraka akan mengikuti latihan baris berbaris, formasi pengibaran, hingga pendidikan wawasan kebangsaan. Pada pengibaran di Stadion Palaran, 17 Agustus mendatang, mereka akan berkolaborasi dengan aparat TNI/Polri. Dengan komposisi skuad, 40 siswa dari Paskibraka dan 46 pasukan pengiring dari TNI/Polri. (fth)
-
OLAHRAGA4 hari agoIdemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race Terheboh Se-Asia Pasifik, Euforia Fans Dinilai Tak Kalah dengan MotoGP di Mandalika
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoPINTU Catat Lonjakan Trading Token Saham AS, ETF Nasdaq-100 dan S&P 500 Jadi Primadona Investor
-
OLAHRAGA3 hari agoPembalap Muda Yamaha Indonesia Bersinar di Mandalika, Sabian dan Reynaldi Naik Podium R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship

