EKONOMI DAN PARIWISATA
Dispar Kaltim Terus Perkuat SDM untuk Kembangkan Desa Wisata
Dispar Provinsi Kaltim terus berkomitmen memperkuat SDM Desa Wisata di Kaltim. Sebagai upaya meningkatkan pengelolaan Desa Wisata menjadi objek wisata primadona bagi wisatawan.
Desa wisata merupakan salah satu desa yang ditetapkan sebagai desa yang berpotensi untuk wisata. Oleh karena itu, dengan adanya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, maka dapat mewujudkannya.
Dari kolaborasi ini, diharapkan desa wisata akan dapat diwujudkan dan berkembang di benua etam ini, dan tentunya tidak terlepas dari peran, serta dukungan semua pihak khususnya masyarakat dan pelaku pariwisata.
Melalui program pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim baru-baru ini menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata se Kaltim. Yang diikuti 50 puluh orang dari kelompok sadar wisata (POKDARWIS), perangkat kampung hingga perangkat desa kabupaten kota se-Kaltim.
Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19-21 Maret 2023 di Blue Sky Hotel Kota Balikpapan, yang diisi pemateri dari Juri Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2023, Nyoman Kandia, Akademisi Pariwisata M. Fauzan Noor, dan praktisi digital Mirza Yonathan.

Kepala Dispar Kaltim Ahmad Herwansyah mengatakan, sudah menjadi bukti bahwa Desa Wisata Kaltim sudah bisa berkompetisi di tingkat nasional maupun International. Hal ini menjadi motivasi agar Desa Wisata lainnya dapat berkembang.
“Beberapa desa wisata yang ada di Kaltim sudah mengikuti dan berkompetisi di tingkat nasional bahkan menjadi nominator dan mendapatkan prestasi di bidang kelembagaan. Mudah-mudahan ke depan akan lebih banyak lagi prestasi desa wisata yang diraih oleh kabupaten/kota di Kaltim,” ucapnya.
Adapun beberapa Desa Wisata yang dimaksud yaitu, Malahing di Kota Bontang, Desa Teluk Harapan dan Payung-Payung di Kabupaten Berau. Hingga Desa Pela di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dispar Kaltim akan terus melakukan program pengembangan desa wisata. Yang akan dilaksanakan secara bertahap.
Menurutnya, Dispar Kaltim telah mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan program tersebut pada masing-masing bidang. Yang nantinya diharapkan pelaksanaan kegiatan baik secara fisik maupun non fisik.
“Semua dapat bersinergi dan terfokus pada pengembangan desa wisata yang sudah ditetapkan,” tutupnya. (dispar kaltim/am)
-
HIBURAN4 hari agoBIFF 2026 Angkat Kupu-kupu Rajah Brooke untuk Promosikan Wastra Borneo
-
OLAHRAGA4 hari agoMeroket, Klasemen Aldi Satya Mahendra Naik Dua Tingkat di World Supersport
-
GAYA HIDUP4 hari agoFazzio Youth Festival 2026 Makin Pecah, JKT48 Ramaikan Bandung dan Bali
-
SAMARINDA3 hari agoHujan Belum Turun, Samarinda Pertimbangkan Perpanjang Status Darurat Kekeringan
-
SAMARINDA3 hari agoKlorida Sungai Mahakam Tembus 250 ppm, 9 IPA Perumdam Samarinda Kurangi Produksi

