SEPUTAR KALTIM
Genjot Produksi, Disbun Kaltim Tambah Luasan Lahan Kelapa Sawit hingga Kakao
Disbun Kaltim akan menambah perkebunan kelapa sawit, kelapa, karet, lada, hingga kakao. Untuk menambah produksi hasil perkebunan lokal.
Dinas perkebunan (Disbun) Kaltim akan menambah luas perkebunan mencapai 754 hektare pada 2023 ini. Hal ini dilakukan untuk menambah produksi kelapa sawit, kelapa, kakao, lada, dan komoditas lainnya.
Kepala Disbun Kaltim Ahmad Muzzakir mengatakan, penambahan kebun kelapa sawit dan karet menjadi yang terluas.
“Perkebunan kelapa sawit yang merupakan unggulan perkebunan di Kaltim, dilakukan penambahan luas tanam sebesar 200 ha,” ujar Ahmad Muzzakir, Selasa 4 April 2023.
Sementara komoditas kelapa akan ada penambahan seluas 20 hektare. Kebun lada seluas 100 hektare, kakao 150 hektare, karet 200 hektare, aren 25 hektare, dan kebun pala seluas 50 hektare.
Peremajaan Perkebunan
Selain memperluas lahan perkebunan, Disbun juga mendorong program peremajaan tanaman kebun. Seperti komoditas karet seluas 136 hektare. Lalu ada juga intensifikasi tanaman perkebunan seluas 800 hektare. Yang meliputi kelapa sawit 200 ha, karet 200 ha, kelapa 20 ha, kakao 180 ha, dan intensifikasi lada seluas 200 ha.
Disbun tak hanya fokus pada komoditas perkebunan makro seperti kelapa sawit saja. Karena ingin industri perkebunan melibatkan masyarakat. Jadi sekali jalan, pola perkebunan rakyat, perkebunan besar negara, dan perkebunan besar swasta terjangkau sekaligus.
Dari 3 pola tersebut, ada 5 komoditas unggulan. Di antaranya kelapa sawit, karet, kakao, kelapa, dan lada. Total luasan lahannya pada 2022 lalu mencapai 1.575.966 ha. Produksi totalnya mencapai 17.220.588 ton.
Selain lima komoditas unggulan yang dikembangkan tersebut. Sejak tahun 2021 Disbun Kaltim juga mengembangkan aren dan pala. Sehingga akan ada pula pemberian bantuan pengembangan kebun aren seluas 100 ha di Kabupaten Kutai Barat. Lalu kebun pala 105 ha di Kabupaten Berau dan Kutai Timur.
“Saya berharap semua pihak terkait memberikan dukungan penuh untuk bersama-sama membesarkan perkebunan di Kaltim.”
“Karena tujuan utama dalam pembangunan perkebunan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Ahmad Muzzakir. (an/dra)
-
BALIKPAPAN5 hari agoProyek Sekolah Terpadu Islamic Center Balikpapan Ditunda
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKlarifikasi Pemprov Kaltim Soal Kursi Pijat Rp125 Juta, Ini Fakta Sebenarnya
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoSuara dari Jalanan di Depan Gedung Dewan, Mahasiswa Kaltim Desak Hak Angket Segera Diputuskan
-
SEPUTAR KALTIM24 jam agoSeleksi Paskibraka Kaltim 2026 Dimulai, Ketat dan Tanpa Titipan
-
OLAHRAGA1 hari agoYamaha Tancap Gas di Mandalika, Awali Kejurnas 2026 dengan Dominasi Podium
-
SEPUTAR KALTIM22 jam agoPeran ASN Makin Krusial, Gubernur Kaltim Soroti Pentingnya Jabatan Fungsional
-
OLAHRAGA2 hari agoBola Gembira Warnai Samarinda, Euforia Piala Dunia 2026 Mulai Terasa di Kaltim
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoDari Sumpah ke Pengabdian, Langkah Baru Ratusan PNS Kaltim di Pendopo Odah Etam

