EKONOMI DAN PARIWISATA
Halal Bihalal PUTRI Kaltim, Obrolin Pelayanan hingga APAR di Destinasi Sambil Makan
Puluhan pengusaha destinasi wisata yang tergabung di PUTRI Kaltim melakukan halal bihalal, Kamis malam. Tak sekadar makan bareng, mereka juga berdiskusi mengenai peningkatan di dalam objek wisata. Dari cara menyapa tamu, sampai urusan alat pemadam kebakaran.
Kamis 18 Mei 2023, jam 7 malam, di Hotel Ibis Samarinda. Satu per satu pemilik destinasi wisata di Kaltim berdatangan. Memadati satu sisi restoran di lantai 5 hotel. Tak berselang lama, mereka menyantap hidangan yang tersedia. Makan bersama di meja restoran. Berbincang ringan dengan posisi 4 orang 1 meja.
Setengah jam kemudian, acara halal bihalal dimulai. Di sebuah ruangan private, di samping restoran. Kadispar Kaltim Ahmad Herwansyah, Kadisporapar Samarinda Muslimin, dan Ketua DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Kaltim Dian Rosita. Bergantian memberi sambutan. Harusnya sambutannya formal, tapi malah jadi seperti ngobrol.
Selesai pembukaan, foto bareng, break sejenak. Dan acara berlanjut ke sesi diskusi. Ketua DPC PUTRI Samarinda Sheila Achmad memantik diskusi dengan menerangkan check list, atau hal apa saja yang harus ada di dalam tempat wisata. Mencakup fasilitas, pelayanan, hingga SDM-nya.
Perwakilan dari Samarinda, Bontang, Kukar, dan Balikpapan bergantian saling bertanya dan bercerita.
Pengelola Pantai BSB Arman Fauzan misalnya, dia menekankan betapa pentingnya fasilitas Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Di dalam destinasi wisata. Selain menjelaskan fungsi, dia juga memaparkan pengaturan, penempatan, dan perawatannya.
Sekretaris DPD, Ahmad alias Daeng Lompo juga banyak memberi masukan. Utamanya soal hubungan destinasi dengan pemerintah daerah. Serta menekankan betapa pentingnya kebersihan destinasi wisata.
Dan seterusnya, saking asyiknya. Waktu diskusi yang sedianya hanya 45 menit. Molor jadi 1 jam lebih. Sampai terpaksa diusaikan oleh pembawa acara. Karena sudah malam dan masih ada 1 agenda tersisa.
Kolaborasi Anggota PUTRI Kaltim

Dian Rosita mengungkapkan, halal bihalal baru bisa dilakukan Kamis kemarin. Karena saat dan sesudah Lebaran. Aktivitas di destinasi cukup padat.
“Alhamdulillah bisa berkumpul malam ini. Walau belum semua datang, tapi sudah mewakili.”
“Agendanya santai, karena niatnya cuma ketemu, makan, dan ngobrol. Soalnya kan, mengumpulkan para pengusaha ini lumayan sulit ya.”
“Soal diskusi itu inisiatif dari teman-teman DPC Samarinda. Bagus ya, saling sharing. Saling menceritakan kekurangan dan kekuatan. Jadi sepulang dari acara ini, teman-teman bisa dapat wawasan baru,” ungkap Dian.
Kolaborasi antara pemilik destinasi saat ini, kata Dian, justru membuat usaha wisata semakin kuat. Hasil berbeda justru didapatkan kalau berjalan masing-masing.
Apalagi, wisatawan sekarang sudah semakin cerdas. Yang dicari di destinasi bukan sekadar tempat yang asyik. Tapi juga suasana yang menyenangkan.
“Kami masih berproses untuk menguatkan pelayanan dan fasilitas di taman rekreasi di Kaltim.”
“Terlebih dengan adanya IKN, kami tentu harus berpacu untuk menyiapkan tempat liburan yang menyenangkan di semua aspek,” pungkasnya. (dra)
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoDarlis Pattalongi Resmi Nahkodai KKW Kaltim, Bawa Semangat Persatuan Warga Wajo dan Harmoni Antar Etnis
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPeringati Hari Lingkungan Hidup, Kaltim Dorong Perubahan Pola Pengelolaan Sampah
-
KUKAR3 hari agoBelasan Alumni Santriwati di Kukar Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes, Korban Mengaku Terjadi Bertahun-Tahun
-
KUKAR4 hari agoYamaha Dorong Kreativitas Pelajar, Siswa SMKN 1 Tenggarong Antusias Ikuti Pelatihan Merangkai Bunga dan Dekorasi Kue
-
EKONOMI DAN PARIWISATA12 jam agoHarga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamina Sebut Ikuti Harga Minyak Dunia
-
OLAHRAGA1 hari agoTetap Semangat di Musim Perdana, Arai Agaska Terus Kejar Performa Terbaik di World Sportbike
-
SAMARINDA21 jam agoPolresta Samarinda Kembalikan Motor dan HP Hasil Curian, Korban Terima Barang Bukti Gratis
-
SEPUTAR KALTIM2 jam agoKejati Kaltim Bongkar Dugaan Praktik Tambang Ilegal Bertahun-Tahun, Satu Tersangka Ditahan

