SEPUTAR KALTIM
Waspada! Investasi Bodong dan Pinjol Bikin Anda Tambah Melarat

Alih-alih mendapat keuntungan, Nidya Listiyono mengingatkan bahwa investasi bodong dan pinjol. Justru akan menjerat masyarakat ke masalah yang lebih berat.
Dalam lanskap keuangan yang terus berkembang. Ancaman tersembunyi seringkali menyelinap di balik janji keuntungan kilat. Seperti Investasi bodong dan pinjaman online (Pinjol) ilegal yang saat ini sudah menjalaer seperti virus tak terlihat yang siap menjerat masyarakat tanpa ampun.
Investasi bodong dan pinjol ini ibarat dua sisi dari koin yang sama yakni janji manis keuntungan besar dengan iming-iming yang menggoda namun dengan risiko yang tak terhitung juga.
Investasi bodong dan pinjaman menyamar sebagai peluang emas, menawarkan keuntungan spektakuler yang mampu memikat masyarakat. Namun, dalam balutan penipuan yang terampil, mereka mampu merenggut tabungan dan impian masyarakat dengan Memanfaatkan ketidaktahuan dan harapan seseorang.
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Nidya Listiyono menyoroti bahaya yang ditimbulkan dari investasi bodong dan aplikasi pinjaman online (pinjol) ini.
“Ketika pembayaran dikendalikan oleh suku bunga yang tinggi dan jangka waktu yang singkat, seringkali menghadapkan masyarakat pada kesulitan finansial,” ungkapnya baru-baru ini.
Lebih lanjut, Politisi Golkar ini mengatakan pinjaman yang mempermudah masyarakat untuk memdapat uang secata cepat ini. Membuat masyarakat mendapatkan kesulitan finansial karena menawarkan suku bunga tinggi dan jangka waktu singkat.
“Terutama bagi masyarakat berpendapatan terbatas, seperti gaji sebesar Rp2-3 juta,” jelasnya
Tentunya, dalam mengatasi permasalahan ini. Nidya berupaya untuk terus menyosialisasikan bahaya pinjol dan investasi bodong kepada masyarakat. Agar tidak banyak lagi masyarakat yang menjadi korban.
“Kami mendorong masyarakat agar lebih berhati-hati dan aktif melaporkan segala kegiatan mencurigakan terkait investasi dan pinjol,” pungkasnya. (dmy/fth)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDokter RSUD IA Moeis Samarinda Dinonaktifkan Sementara usai Komentar soal Pasien BPJS Viral
-
BERITA5 hari agoViral Dokter RSUD Inche Abdoel Moeis Diduga Komentari Pasien di Media Sosial, Nama dr. Renanda Jadi Sorotan
-
NUSANTARA3 hari agoMuhammad Faisal Resmi Serahkan Tongkat Estafet Ketua ASKOMPSI kepada Rudy Rinaldi
-
SAMARINDA2 hari agoRS PrimeCare Samarinda Resmi Beroperasi, Andalkan Teknologi Minimal Invasif hingga Laboratorium Genomik
-
BALIKPAPAN3 hari agoNgopi di Lokale Bisa Bawa Pulang Yamaha Grand Filano, Program Berlangsung hingga September 2026
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPemprov Kaltim Ambil Alih Mall Lembuswana Setelah 30 Tahun, Siap Masuki Era Baru Revitalisasi
-
OLAHRAGA4 hari agoHome Race di Mandalika, Yamaha Racing Indonesia Bidik Kemenangan Perdana Seri 4 ARRC 2026
-
OLAHRAGA48 menit agoCetak Sejarah di Mandalika, Wahyu Nugroho Antar Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan Perdana SS600 ARRC

