SEPUTAR KALTIM
Naskah Kuno Kaltim Terancam Hilang karena Masyarakat Tak Mau Serahkan
Naskah kuno di Kalimantan Timur (Kaltim) terancam hilang. Hal ini disebabkan masih banyak masyarakat yang tidak mau menyerahkan naskah tersebut kepada pemerintah.
Hingga saat ini, DPK Kaltim telah mendata 80 naskah kuno yang ada di Kaltim. Dari jumlah tersebut. Baru 30 naskah yang telah dialihmediakan. Hal ini dikarenakan masyarakat memilih untuk menyimpan sendiri naskah kuno yang mereka miliki tersebut. Dibandingkan, harus menyerahkan kepada DPK.
Kepala Bidang Deposit, Pelestarian, dan Pengembangan Koleksi Bahan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, Endang Effendi mengatakan naskah kuno memiliki nilai sejarah dan budaya yang mahal.
“Kita perlu menyelamatkan naskah kuno yang ada di masyarakat karena merupakan warisan budaya,” ungkap Endang, belum lama ini.
Menurut Endang, kendala yang kerap dihadapi DPK Kaltim salah satunya adalah masih banyak masyarakat yang tidak mau menyerahkan naskah kuno tersebut.
“Mereka memilih untuk menyimpan sendiri, karena takut disalahgunakan,” jelasnya.
Endang berharap ada kerja sama serius antara masyarakat dan DPK Kaltim untuk menyelamatkan peninggalan sejarah dari leluhur.
“Kami siap memberikan pendampingan kepada masyarakat yang ingin menyerahkan naskah kunonya,” pungkasnya. (dmy/fth)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoCIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Satukan Padel, Wellness dan Komunitas
-
NUSANTARA3 hari agoPuncak MAXI Tour Boemi Nusantara, Rayakan Kemerdekaan di Tana Para Raja
-
OPINI3 hari agoKaltim Kehilangan Kursi Ketua Komisi
-
BALIKPAPAN5 hari agoBPJS Ketenagakerjaan Dorong Penerima Manfaat Kembali Berdaya Lewat Program PEKA
-
SAMARINDA21 jam agoMal Lembuswana, Kenangan yang Tersisa dari Samarinda Era 1990-an
-
SAMARINDA4 hari agoAsap Karhutla Lintas Daerah di Kaltim, Wali Kota Samarinda Dorong Pemprov Bentuk Gerakan Bersama
-
EKONOMI DAN PARIWISATA12 jam agoDesa Wisata Kaltim Diperkuat Kemitraan, UMKM hingga Ekonomi Kreatif Jadi Sasaran

