SAMARINDA
Tahun Depan Dispursip Samarinda akan Sosialisasi Srikandi ke Kelurahan dan Puskesmas
Sembari berjalan implementasi aplikasi Srikandi. Sosialisasi juga terus digencarkan oleh Dispursip Samarinda. Setelah rampung 40 OPD. Tahun depan kelurahan dan puskesmas akan jadi sasaran sosialisasi.
Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Samarinda. Belum lama ini telah merampungkan sosialisasi aplikasi Srikandi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ada total sebanyak 40 OPD yang terdiri atas lembaga, badan, hingga dinas di Samarinda. Yang setelah mengenal Srikandi. Akan dipersiapkan untuk melakukan implementasinya dalam kerja di lingkungan pemerintahan.
Arsiparis Terampil Dispursip Samarinda Kirana Pareswari mengaku akan menggencarkan sosialisasi kepada seluruh OPD di bawah binaannya. Pada tahun depan, tahapan sosialisasi akan dilanjutkan.
“Kelurahan nanti menyusul ada 59, puskesmas ada 26. Masih proses sosialisasi nanti di tahun depan,” catat Kirana belum lama ini.
“Sama sebenernya sekarang sudah ada tindak lanjutnya. Kalau OPD sudah menjalankan input surat,” tambahnya.
Kirana menargetkan, sekitar akhir tahun 2024 atau awal tahun 2025. Aplikasi Srikandi di Samarinda sudah bisa berjalan efektif. menyusul Pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan menerapkannya pada Januari mendatang.
Aplikasi Srikandi sendiri merupakan kepanjangan dari Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi. Diluncurkan oleh pemerintah sebagai aplikasi umum bidang kearsipan.
Yang dapat mendukung kegiatan administrasi surat menyurat dan pengelolaan arsip hingga tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. Khusus untuk pegawai di seluruh instansi atau lembaga pemerintahan.
Baik itu lembaga, badan, atau kementerian di pemerintahan pusat. Maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintahan daerah provinsi atau kabupaten/kota. Semuanya akan saling terkoneksi dan terintegrasi dalam satu aplikasi.
“Diharapkan sih sebenarnya pada awal tahun sudah efektif. Karena sosialisasinya bertahap jadi diundur efektivitasnya,” pungkasnya. (ens/fth)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
Nasional4 hari ago7 Menteri Teken Aturan Penggunaan AI di Sekolah, Tekankan Prinsip ‘Tunggu Anak Siap’
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoASN Kaltim Bakal WFA Saat Nyepi-Lebaran, Layanan Publik Wajib Optimal
-
SAMARINDA4 hari agoJelang Lebaran, Pemprov Kaltim Jamin Stok Pangan Aman hingga 6 Bulan ke Depan
-
SEPUTAR KALTIM4 hari ago
Pemprov Kaltim Jamin Internet Gratis dan Lancar Selama Mudik Lebaran 1447 H, Waspada Tagihan Fiktif
-
PARIWARA4 hari agoRatusan Anak Muda Ramaikan Morning Kalcer Run, Lifestyle Aktif dan Style Jadi Satu di Run The City by Grand Filano
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoJelang Mudik Lebaran, Dishub Kaltim Sisir Kelayakan Kapal di Sungai Mahakam
-
SAMARINDA1 hari agoMusim Hujan Masih Berlangsung, BPTD dan BMKG Minta Pemudik Jalur Darat di Kaltim Lebih Waspada
-
BERITA1 hari agoYamaha Kaltimtara Gelar Buka Puasa Bersama 1.000 Anak Yatim di Balikpapan
