BERAU
Dispusip Berau akan Studi Banding Sebelum Bangun Depo Arsip
Meski pengerjaan teknis depo arsip ada di tangan Dinas Pekerjaan Umum. Namun Dispusip Berau akan ikut andil dari sisi konsep. Mereka akan melakukan kunjungan ke beberapa daerah untuk melihat depo arsip yang bagus itu seperti apa.
Untuk mengamankan semua dokumen bersejarah, penting, dan tidak penting (untuk dimusnahkan). Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau berharap memiliki depo arsip yang proper tahun depan.
Rencana ini telah di-sounding ke bupati dan DPRD. Dan mendapat respons baik. Mengingat bangunan itu memang sangat dibutuhkan.
Layaknya proyek infrastruktur lainnya, pengerjaannya akan diserahkan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Berau. Meski begitu, Dispusip ingin memberi sumbangsih ide, agar depo arsip yang mereka miliki nanti benar-benar proper.
Kepala Dispusip Berau Yudha Budi Santoso belum lama ini menegaskan. Depo arsip harus tahan dari bencana, seperti kebakaran, gempa bumi, dan banjir. Sehingga setiap detailnya harus dikaji dengan baik.
Untuk mendapat gambaran rancangan bangunan fisik depo arsip yang proper. Mereka berencana belajar dari daerah lain.
“Sebelum pembangunan, kami akan melihat dulu depo arsip yang ada di daerah lain. Supaya tahu depo yang bagus itu seperti apa,” kata Yudha.
Soal lokasinya, kata Yudha, berdasar hasil komunikasi dengan bupati. Letaknya masih dalam lingkup kantor kearsipan yang lama.
“Bupati sudah menetapkan lokasinya. Jadi kami sudah koordinasi soal itu,” pungkasnya. (fth)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
BALIKPAPAN4 hari agoBuruan! September Jadi Kesempatan Terakhir Dapat Yamaha Grand Filano di Lokale Café Balikpapan
-
NUSANTARA2 hari agoClan of Classy Vol.3 Yogyakarta, Healing Sejenak Sambil Eksplorasi Kopeng dan Ambarawa
-
OLAHRAGA3 hari agoBangkit dari DNF, Sabian Fathul Ilmi Finis Keempat di Motegi
-
SEPUTAR KALTIM21 jam ago134 Hotspot Terdeteksi di Kaltim, Asap Mulai Ganggu Penerbangan dan Aktivitas Warga
-
SEPUTAR KALTIM22 jam agoISPU Kaltim Memburuk, Kutai Barat Masuk Kategori Berbahaya dengan Nilai 363

