SEPUTAR KALTIM
Dinkes Kaltim Beri Lampu Hijau Pengoperasian Kembali Rumah Sakit Islam
Dinkes Kaltim memberikan lampu hijau kepada Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda untuk kembali beroperasi. Pasalnya, izin operasional rumah sakit tersebut masih berlaku hingga 2025.
RSI sempat mengalami masa kejayaan, sebelum berhenti operasionalnya pada 2016. Karena polemik kepemilikan di era Gubernur Awang Faroek Ishak.
Setelah lama terbengkalai dan menjadi aset tidur. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Jaya Mualimin mengungkapkan bahwa RSI yang kini dikelola Yarsi Kaltim, masih memiliki izin operasional hingga satu tahun ke depan.
“Rumah sakit Islam itu kan sudah ada yayasannya atau pengelolanya. Kalau urusan rasional izinnya masih sampai 2025. Artinya izin operasionalnya itu masih ada,” ungkap Jaya baru-baru ini.
Dinkes sendiri sangat mendukung kembali beroperasinya rumah sakit yang berada di jalur Terowongan Samarinda itu. Dan mendorong inovasi-inovasi terbaru terkait pelayanan rumah sakit.
“Terkait kebutuhan dan sebagainya mereka masih berkoordinasi dengan semua pihak termasuk juga sekarang juga kan dilibatkan juga pimpinan,” imbuhnya.
Termasuk, pengurusan perizinan yang dikeluarkan dari wali kota Samarinda. Tentu, sangat membantu dalam pengoperasian kembali rumah sakit ini
“Yang jelas masih panjang izin operasionalnya,” ucapnya.
Apabila rumah sakit ini ingin di operasikan kembali. Pemprov Kaltim meminta agar pihak yayasan RSI dapat menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Agar memudahkan pelayanan kepada pasien-pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan.
“Karena sekarang korporasi dari rumah sakit itu standarnya harus kerja sama dengan BPJS.”
“Bagaimana agar BPJS bisa langsung melakukan MoU seperti itu kita-kira,” sambungnya.
Sementara itu, ia juga mendorong agar pihak yayasan RSI dapat segera memperbaiki infrastruktur serta mulai mengatur sistem pelayanannya kembali.
“Tentu banyak biaya. Tapi kita kan juga harus bisa menata bagaimana bisa dia juga yang digunakan itu lebih efektif dan efisien mana dulu yang dibuka,” ujarnya.
Harapannya RSI Kaltim dapat kembali beroperasi penuh dan memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat.
“Saat ini saya liat juga pihak manajemen sudah mulai melakukan itu, karena memang izin operasionalnya masih ada,” pungkasnya. (dmy/fth)
-
OLAHRAGA4 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
-
OLAHRAGA3 hari agoBorneo FC Diunggulkan atas PSIM, Tapi Misi Bangkit Tuan Rumah Bisa Jadi Ancaman
-
VIRAL4 hari agoKontroversi Raffi Ahmad dan Willie Salim Meluas, Artis Ikut Call Out hingga RANS Carnival Terdampak
-
OLAHRAGA4 hari agoDulu Akhir Pekan Identik Nongkrong, Sekarang Banyak Anak Muda Pilih Olahraga
-
NUSANTARA4 hari agoDari Konten ke Aksi Nyata, Kreator Kaltim Tanam 1.000 Pohon di Tahura Soeharto
-
OLAHRAGA4 hari agoBukan Sekadar Latihan, Ini yang Dimatangkan Borneo FC Sebelum Hadapi PSIM
-
VIRAL3 hari agoPolda Metro Minta Maaf, Raffi Klarifikasi, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Bukan Mahasiswa

