SEPUTAR KALTIM
Kolaborasi Jadi Kunci Penting Optimalkan Pelayanan Kesehatan Anak Balita dan Pra Sekolah
Kolaborasi pemerintah, keluarga, masyarakat, dan pendidik anak usia dini menjadi kunci penting untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan pada anak agar kebutuhan esensial anak terpenuhi.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektor kesehatan anak balita dan anak pra sekolah, Selasa 2 April 2024.
Rakor ini digelar secara hybrid dan dihadiri oleh peserta yang terdiri dari perwakilan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, Tenaga Pendidik dan Tenaga Pengajar, serta pengelola program anak di Puskesmas se-Kalimantan Timur.
Setiap anak di Indonesia di manapun mereka berada dan dalam kondisi apapun memiliki hak untuk sehat, tumbuh, dan berkembang dengan optimal
Pemerintah, keluarga, masyarakat dan pendidik anak usia dini secara bersama-sama harus memastikan seluruh kebutuhan esensial anak terpenuhi.
Berdasarkan data Dinas kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Persentase balita yang dipantau pertumbuhan dan perkembangannya 2023 adalah 255.069 (84,39 %).
Sedangkan presentase balita melaksanakan SDIDTK tahun 2023 adalah 205.397 (67,95 %), presentase Balita dengan gangguan perkembangan 2023 adalah 2.575 (0,85 %). Data tersebut belum memenuhi target SPM 100% untuk pelayanan Kesehatan balita.
“Kolaborasi dan upaya bersama perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak usia dini agar sehat dan memiliki tumbuh kembang optimal. Masing-masing pihak melakukan tugas dan perannya secara holistik dan terintegrasi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr. Jaya Mualimin saat membuka rakor yang dilaksanakan di Hotel Ibis Samarinda tersebut.
Dirinya menambahkan, pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang harus dilakukan berkala yang idealnya mencakup semua anak.
Semakin cepat diketahui gangguan kesehatan dan tumbuh kembang yang dialami anak, akan semakin cepat dan tepat intervensi yang dapat diberikan.
Saat ini PAUD berkembang pesat sehingga pendekatan kesehatan di Satuan PAUD dapat menjadi strategi dalam mengatasi masalah kesehatan dan tumbuh kembang anak usia dini.
Menurutnya, Kunci keberhasilan mewujudkan satuan PAUD sehat memerlukan kolaborasi yang erat antara satuan PAUD dan Puskesmas, serta bimbingan teknis yang sangat rutin dari Tim Pembina UKS/M tingkat kabupaten-kota dan provinsi.
“Semoga melalui orientasi ini, akan lahir satuan PAUD sehat sehingga bermanfaat bagi peserta didik dalam menumbuhkan kemampuan berperilaku hidup bersih dan sehat, memiliki keterampilan hidup sehat, dan keterampilan sosial yang baik sehingga dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber daya manusia yang berkualitas,” sambungnya.
Usia dini (0-6 tahun) merupakan periode paling kritis dan penentu di seluruh siklus kehidupan manusia. Puncak perkembangan terjadi pada periode usia ini.
Kebutuhan esensial yang tidak mencukupi dapat berdampak permanen berupa kehilangan potensi kecerdasan, ketidaksiapan bersekolah, prestasi belajar rendah, daya tahan tubuh lemah dan produktifitas rendah pada usia selanjutnya.
Stimulasi pendidikan, pengasuhan, kesehatan, gizi, perawatan, perlindungan dan kesejahteraan merupakan kebutuhan esensial yang harus dipenuhi agar anak usia dini sehat dan tumbuh kembangnya optimal. (rw)
-
SAMARINDA5 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN3 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
KUKAR3 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA20 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
OLAHRAGA17 jam agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman

