BONTANG
Pengembangan Transportasi Umum Gratis di Bontang Masih Dimatangkan
Pemkot Bontang sedang mengembangkan transportasi umum gratis dengan memberdayakan angkot yang pemiliknya sudah setuju untuk bekerja sama. Tahap awal, pemerintah akan gandeng delapan angkot.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang Tavip Nugroho mengungkapkan, layanan angkutan gratis akan memberdayakan angkutan kota (angkot) di Bontang.
“Jadi menggunakan angkutan yang sudah ada dan pemiliknya menyetujui untuk bekerja sama,” ungkapnya dikutip melalui berbagai sumber.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan menggandeng sekitar delapan angkutan.
Delapan angkutan tersebut nantinya akan terbagi menjadi beberapa rute jurusan di seluruh wilayah Kota Bontang.
Namun, tidak menutup kemungkinan nantinya jumlah angkutan akan ditambah seiring melihat respons dari masyarakat.
“Istilahnya ‘lempar pasar’ dulu. Kalau respons masyarakat bagus, nanti dikembangkan lagi,” sebut dia.
Disinggung mengenai rencana operasional angkutan umum gratis tersebut, pihaknya mengupayakan agar dapat terealisasi 2025 mendatang.
“Sekarang masih kami kaji lebih lanjut, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait lain,” pungkasnya.
Layanan angkutan gratis ini bertujuan untuk menghidupkan kembali eksistensi angkutan umum di Bontang yang sempat redup.
Oleh sebab itu, Pemkot Bontang melakukan studi tiru ke Tabalong, Kalimantan Selatan pertengahan tahun lalu.
Kemudian berencana mengadopsi layanan angkutan gratis yang sudah diterapkan di kota tersebut. (rw)
-
NUSANTARA5 hari agoMasjid Negara IKN Ramai Digunakan Saat Ramadan, PLN Pastikan Listrik Tanpa Gangguan
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoWarga Kaltim Tak Perlu ‘Panic Buying’, Bulog Jamin Stok Beras dan Pangan Aman hingga Lebaran
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoMobil Dinas Gubernur Dikembalikan, Pemprov Kaltim Pastikan Dana Pengadaan Sudah Disetor ke Kas Daerah
-
GAYA HIDUP4 hari agoHaid Saat Ramadhan? Ini Deretan Amalan Pendulang Pahala Menurut MUI dan Aturan Qadhanya
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoPantauan Sembako Kaltim: Beras Stabil, Harga Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kilogram
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoAwas Penularan Campak Saat Silaturahmi Idulfitri, Dinkes Kaltim Minta Orang Tua Cek Imunisasi Anak
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoLibur Akhir Tahun Usai, Tingkat Hunian Hotel di Kaltim Kompak Turun
-
PARIWARA3 hari agoKonsumen Berburu Motor Yamaha di Momen Ramadhan, Berkesempatan Jadi Miliarder !

