OLAHRAGA
Statistik Nadeo dan Ernando, Dua Kiper Terbaik Indonesia yang Bermain di Liga 1
Tragedi one shot one goal saat melawan Iraq hanyalah hari sial untuk Nadeo Argawinata. Faktanya, ia adalah kiper Indonesia terbaik di Liga 1 musim lalu. Dan performanya masih stabil hingga musim ini. Begitu juga dengan kiper timnas lainnya, Ernando Ari. Keduanya baru kebobolan 1 kali di liga. Membuktikan bahwa keduanya layak membela panji Merah Putih.
Tanggal 17 November 2023 bisa saja menjadi hari paling buruk bagi Nadeo Argawinata. Hari itu ia menjaga gawang Timnas Indonesia di kandang Iraq, setelah melakoni jadwal liga yang ketat.
Dalam kondisi lelah, dan permainan timnas sedang buruk. Nadeo tak kuasa menolak hari sialnya. Ia kebobolan 5 kali. Empat dari lawan, 1 dari gol bunuh diri Jordi Amat. Tak satupun tendangan pemain lawan yang mampu ia gagalkan.
Tapi itu bukan bagian terburuknya. Hal lebih buruk hadir dari fans timnas sendiri. Nadeo dirujak habis-habisan. “One shot one goal” sematan itu menempel lekat padanya.
Tak peduli setelah laga itu, ia mencatatkan 4 clean sheats beruntun bersama Borneo FC Samarinda. Pecinta timnas tetap menganggap Nadeo adalah kiper buruk dan tak layak membela Tim Garuda.
STY sempat mengistirahatkannya, tapi cederanya kiper ketiga timnas di Piala Asia membuat Nadeo terpanggil kembali. Hingga saat itu, ia masih jadi langganan timnas, meski belum pernah bermain lagi.
Kenapa STY masih kukuh menjadikan Nadeo sebagai penggawa cadangannya? Jawabannya hanya satu, kualitas.
Ya, terlepas hari buruknya saat kontra Iraq, Nadeo adalah kiper modern yang fasih melakukan operan saat ditekan ataupun saat membangun serangan. Juga memiliki reflek yang mumpuni.
Musim lalu, ia masuk nominasi kiper terbaik Liga 1. Berhadapan dengan duo asing, Mendoza dan Maringa. Nadeo bermain 34 kali, menjadi kiper dengan kebobolan paling sedikit (berdasar rasio jumlah main), clean sheet paling banyak (14), dan melakukan 110 penyelamatan. Tiga nama kiper yang sama juga masuk nominasi versi APPI.
Statistik Nadeo dan Ernando
Pemilihan Ernando Ari di timnas juga atas dasar kualitas. Setidaknya, Nadeo dan Ernando membuktikannya di liga musim ini. Kiper Borneo FC dan Persebaya itu bermain solid, meski sayangnya tak bermain penuh karena suspensi kartu merah (Nadeo) dan sakit (Ernando). Berikut statistik kedua kiper hingga membawa klubnya bertengger di posisi pertama dan kedua pada klasemen sementara Liga 1.
| Nadeo Argawinata | Aksi | Ernando Ari |
| 5 | Main | 4 |
| 1 | Kebobolan | 1 |
| 4 | Clean Sheet | 3 |
| 13 | Penyelamatan | 15 |
| 105 | Operan Sukses | 66 |
-
KUKAR4 hari agoKebakaran Hebat Melanda Permukiman Padat Tenggarong, 75 Rumah dan Bangunan Ludes
-
OLAHRAGA4 hari agoIndonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Drama 120 Menit Berakhir Manis di GBK
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoTemuan BRIN soal Vape Jadi Perhatian, Angka Gangguan Kesehatan Diminta Tak Disalahartikan
-
KUKAR4 hari agoPemkab Kukar Kembali Dorong Penataan Wilayah Sedulang dari Muara Kaman
-
BONTANG4 hari ago40 Motor Fazzio dan Grand Filano Ramaikan Rolling City Yamaha Classy di Bontang
-
KUBAR2 hari agoJalan Kukar-Kubar Makin Parah, Pemerintah Pusat Diminta Segera Turun Tangan
-
KUKAR5 hari agoWacana Erau di IKN Bukan Pemindahan Erau Adat Kutai dari Tenggarong
-
KUKAR3 hari agoKukarGO Pangkas Hambatan UMKM Masuk Pasar Digital

