SAMARINDA
Duduk di Komisi IV DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Siap Perjuangkan Pendidikan di Samarinda
Legislator Muhammad Darlis Pattalongi dapat kesempatan duduk di Komisi IV DPRD Kaltim sesuai dengan keinginannya. Mewakili Kota Samarinda, Darlis siap untuk memperjuangkan pendidikan di ibu kota Kaltim pada periode ini.
Setelah dilantik pada Senin, 2 September lalu, DPRD Kaltim Periode 2024-2029 kemudian menyusun formasi alat kelengkapan dewan (AKD) yang mencakup unsur pimpinan, komisi, hingga fraksi di Kantor Karang Paci.
Lalu pada Oktober ini formasi AKD tersebut telah ditetapkan. Ketua DPRD Kaltim periode 2019-2024 Hasanuddin Mas’ud kembali menjabat sebagai pimpinan. Hamas, sapaannya, akan memimpin parlemen untuk periode 2024-2029.
Didampingi oleh 3 orang Wakil Ketua DPRD Yakni Politisi Gerindra Ekti Immanuel, Politisi PDIP Ananda Emira Moeis, dan Politisi PKB Yenny Eviliana. Mereka telah dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada Kamis, 10 Oktober ini.
Selain itu, 55 anggota DPRD terpilih juga telah disebar ke dalam berbagai komisi. Mulai dari Komisi I hingga Komisi IV. Salah satunya legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) Muhammad Darlis Pattalongi.
Akhirnya Wakili Samarinda
Sejak awal, politisi ini terang-terangan ingin bergabung ke Komisi IV. Karena memiliki beberapa keresahan di bidang pendidikan, dan keinginan untuk turut serta dalam perbaikan tata kelola pendidikan di Benua Etam.
Dan sesuai keinginan, Darlis kini ditempatkan di Komisi IV setelah sebelumnya berada di Komisi III menangani pembangunan di Kaltim. Khususnya Kutai Kartanegara dan Kutai Barat sebagai daerah pemilihannya.
Ia menerangkan untuk periode ini dirinya mewakili Kota Samarinda sebagai daerah pemilihannya. Mengingat politisi PAN ini lahir dan besar di Kota Tepian.
“Dulu ketika saya mewakili Kutai Kartanegara dan Kutai Barat saya sering diprotes oleh warga Kota Samarinda. Pak Darlis kan lahir dan besar di Kota Samarinda, kok memperjuangkan daerah orang lain kan,” katanya kepada Kaltim Faktual Kamis.
“Tapi pada periode ini kesempatan saya membuktikan bahwa sebagai warga dan orang yang tumbuh besar dan bermukim di Samarinda, mudah-mudahan saya di DPRD Provinsi ini bisa berkontribusi untuk Kota Samarinda,” tambahnya.
Ingin Benahi Pendidikan
Duduk di Komisi IV, Darlis akan fokus pada bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan. Sebagai bukti keseriusannya, ia mengaku sudah memiliki pokok pikiran (pokir) yang akan diajukan kepada OPD terkait.
Menurut Darlis, masalah utama dalam bidang pendidikan, yakni penyerapan anggaran. Dengan anggaran yang besar, namun OPD terkait masih menghasilkan SILPA yang cukup besar. Sehingga serapannya minim.
“Berarti daya serapnya ada yang bermasalah. Padahal kebutuhan di bidang pendidikan sangat banyak. Sehingga sangat berbanding terbalik dengan daya serapnya. Kebutuhannya banyak tapi kok SILPA-nya juga banyak.”
Masalah kedua, yakni kualitas pendidikan yang masih rendah di Kaltim, termasuk Samarinda. Darlis akan mengajukan peningkatan SDM di SMA/SMK di Samarinda. Setidaknya terdapat satu pengajar dari luar negeri.
“Sehingga transfer knowledge dan gagasan bisa lebih luas. Insyaallah, saya berharap ide saya bisa didukung dan disetujui,” pungkasnya. (ens/fth)
-
BALIKPAPAN5 hari agoAkhiri Penantian 32 Tahun, Prabowo Resmikan Kilang ‘Raksasa’ Balikpapan Senilai Rp123 Triliun
-
GAYA HIDUP3 hari agoBuka Awal Tahun 2026, YAMAHA Luncurkan Varian Warna Baru Untuk Skutik Premium XMAX Connected
-
PARIWARA2 hari agoSetingan “KECE” Biar Makin Pede, Cara Mudah Bawa Pulang Yamaha Classy Fazzio dan Filano
-
BALIKPAPAN5 hari ago6 Fakta “Gila” Kilang Terbesar RI yang Diresmikan Prabowo: Telan Rp123 T hingga Isu Sabotase
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAwas ‘Teknostress’ Mengintai Birokrasi, BPSDM Kaltim Minta ASN Jangan Cuma Kejar Target
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKaltim Borong Penghargaan di Hari Desa Nasional 2026, Dua Wilayah Sabet Peringkat 1
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoLampu Hijau dari Pusat, Sekolah Rakyat Permanen Bakal Dibangun di 4 Wilayah Kaltim
-
NUSANTARA3 hari agoPastikan Pembangunan IKN Lanjut, Prabowo Koreksi Desain hingga Kejar Target 2028

