SEPUTAR KALTIM
Kondisi Geopolitik Timur Tengah Masih Memanas, Calon Jemaah Umrah asal Kaltim Diimbau Tunda Keberangkatan Demi Keamanan
Kanwil Kemenhaj Kaltim imbau calon jemaah umrah tunda keberangkatan akibat eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu keamanan jalur udara.
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Timur kini telah mengeluarkan imbauan resmi bagi seluruh calon jemaah. Untuk menunda sementara perjalanan ibadah umrah. Langkah tersebut diambil menyusul eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada keamanan jalur penerbangan internasional.
Plt. Kepala Kanwil Kemenhaj Kaltim, Mohlis Hasan, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan Kemenhaj RI. Otoritas di daerah diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dalam memantau jadwal keberangkatan jemaah guna memastikan perlindungan maksimal.
“Kami menyarankan masyarakat menahan diri demi keselamatan, mengingat beberapa negara di Timur Tengah sempat menutup wilayah udaranya,” ujar Mohlis di Samarinda, Kamis (5/3/2026).
Aspek Keselamatan Jalur Udara Jadi Prioritas
Mohlis menekankan bahwa keamanan jalur udara di wilayah terdampak konflik belum sepenuhnya terjamin. Sejalan dengan itu, berdasarkan arahan pemerintah pusat, calon jemaah diminta mempertimbangkan kembali rencana keberangkatan mereka. Atau mengikuti instruksi ketat dari pihak maskapai.
Menurutnya, maskapai besar seperti Saudia Airlines maupun Garuda Indonesia menjadi sumber informasi paling akurat mengenai perubahan rute atau status keamanan jalur menuju Tanah Suci. Penundaan ini dinilai sangat beralasan, mengingat dalam kaidah keagamaan, jaminan keamanan perjalanan merupakan faktor krusial.
“Syarat mutlak kelayakan beribadah ke Tanah Suci tidak hanya mencakup kriteria sehat jasmani dan mumpuni secara finansial, tetapi juga mewajibkan adanya jaminan keselamatan di sepanjang perjalanan,” tegas Mohlis. Perjalanan spiritual yang tidak terjamin keamanannya secara langsung dapat menggugurkan kewajiban pelaksanaan ibadah.
Waspada Lonjakan Jelang Lailatul Qadar
Imbauan ini dirasa mendesak mengingat tren keberangkatan umrah biasanya melonjak tajam saat memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadan atau momen Lailatul Qadar. Kemenhaj Kaltim meminta agen perjalanan (travel) dan para jemaah untuk lebih proaktif dalam memantau perkembangan situasi di wilayah Timur Tengah.
Kemenhaj Kaltim memastikan akan terus melakukan pembaruan informasi secara berkala. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan terus menjalin komunikasi dengan penyelenggara perjalanan umrah masing-masing untuk mendapatkan kepastian jadwal setelah situasi dinyatakan benar-benar aman oleh otoritas penerbangan internasional. (ens)
-
BERAU2 hari agoDanau Kakaban, Keajaiban Alam Berau yang Terus Dijaga untuk Wisata Dunia
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoDispar Kaltim dan IHGMA Perkuat Kolaborasi, Siapkan Gebrakan Baru untuk Pariwisata
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoMUI Kaltim Terbitkan Tausiyah Usai Dugaan Pencabulan di Ponpes, Tegaskan Pelecehan Berkedok Agama Haram
-
OPINI4 hari agoCowok, Pria, Laki-Laki, dan Jantan
-
BERAU2 hari agoGoa Gumantung, Surga Tersembunyi di Maratua yang Siap Perkuat Ekowisata Kaltim
-
OLAHRAGA4 hari agoTrio Yamaha Racing Indonesia Siap Tampil di Mandalika, Bidik Hasil Terbaik pada R3 BLU CRU Asia-Pacific 2026
-
OLAHRAGA5 hari agoCetak Superpole Terbaik di Donington Park, Aldi Satya Mahendra Optimis Jalani Race Hingga Akhir Musim

