SAMARINDA
Ketua DPRD Samarinda Minta Masyarakat Jadikan Momen Idulfitri untuk Tingkatkan Semangat Kebersamaan
Setelah berpuasa satu bulan penuh pada Ramadan 1446 H, umat muslim di seluruh dunia kini resmi merayakan hari kemenangannya. Di Samarinda, tradisi Open House masih menjadi tradisi yang terus berlanjut.
Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah salah satu yang melanjutkan tradisi ini. Hari kedua Lebaran yang jatuh pada Selasa, 1 April 2025 dipilihnya sebagai waktu untuk mengundang masyarakat yang ingin bersilaturahmi.
“Hari pertama identik masyarakat itu Lebaran dengan keluarga terlebih dahulu. Selain itu memang, hari pertama juga banyak yang adakan open house seperti Wali Kota dan Gubernur. Jadi kita open house pada hari kedua supaya masyarakat Samarinda bisa datang semua,” jelas Helmi.
Sejak pukul 10 pagi, kerabat, kolega, hingga masyarakat umum silih berganti menyambangi rumah dinasnya yang terletak di Jalan Siradj Salman. Berbagai hidangan khas Idulfitri pun secara khusus disajikan untuk para tamu, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat.
“Jadi tradisi setiap Ketua DPRD di sini itu memang akan mengundang warga di sekitar dan warga pendukung untuk acara Open House. Ya, saling silaturahmi, saling maaf-memaafkan, dan ya ada makan bersama juga di sini,” jelasnya kepada awak media.
Meski undangan Open House miliknya hanya disebar melalui pesan berantai di WhatsApp, ia mengaku hal tersebut tak menyurutkan niat masyarakat Samarinda untuk bertandang.
“Saya bersyukur dan terima kasih. Artinya walaupun kebanyakan undangan lewat WA saja ya, tapi alhamdulillah antusias yang hadir tadi luar biasa sejak jam 10 pagi tadi.”
Selain itu, Helmi menjelaskan bahwa undangan yang disebar terbuka bagi umum tanpa memandang latar belakang identitas agama tertentu.
Lewat kesempatan itu, dirinya berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Tepian untuk terus memelihara semangat kebersamaan sebagai salah satu nilai utama yang patut diimplementasikan dalam Idulfitri di tahun ini.
“Semoga Samarinda ini selalu aman dan tentram. Apa lagi memang kita ini kan masyarakat yang terdiri dari banyak etnis, beda-beda agama, tetapi saya rasa penting untuk terus menjaga semangat kebersamaan agar bisa guyub,” pesan Helmi menutup. (nkh/sty)
-
LIPUTAN KHUSUS3 hari agoRumah Lunas, SHM Tak Pernah Terbit: Kisah 35 Tahun Penantian Warga Perumahan Korpri Loa Bakung
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKuasa Hukum Agus Hari Kusuma Nilai Tuntutan Jaksa dalam Kasus DBON Kaltim Tidak Berdasar Fakta Persidangan
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKorupsi Dana DBON Kaltim Masuki Babak Akhir, Eks Kadispora Dituntut 3,5 Tahun dan Ketua Pelaksana 6 Tahun Penjara
-
OLAHRAGA2 hari agoMusorprov KONI Kaltim Tetapkan Calon Tunggal Ketua, KONI Pusat Ingatkan Bahaya Konflik Internal
-
OLAHRAGA2 hari agoSeno Aji Targetkan Kaltim Masuk Lima Besar PON 2028, Minta KONI Baru Fokus Prestasi dan Efisiensi
-
SAMARINDA4 hari agoBelajar Pancasila dengan Cara Menyenangkan, Siswa Sekolah Rakyat Samarinda Ikut Lomba Desain hingga Kuis Kebangsaan
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoHari Lahir Pancasila 2026, Kaltim Teguhkan Semangat Persatuan di Tengah Tantangan Zaman
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoRameliani Bangga Jadi Pembaca UUD 1945 di Hari Lahir Pancasila, Ajak Pemuda Jaga Persatuan


