NUSANTARA
Atlet Kaltim Heri TMJ Juara Batulicin Open International Tuornament 2025, Raih Hadiah Biliar Terbesar di Indonesia
Atlet asal Kaltim Heri TMJ sukses raih juara dalam Batulicin Open International Tuornament 2025. Ia membawa hadiah Biliar terbesar di Indonesia. Total 200 juta.
Batulicin Open International Turnament 2025 sukses di gelar. Event biliar yang memperebutkan hadiah terbesar sepanjang sejarah dunia biliar tanah air ini menjadi daya tarik tak hanya pecinta biliar tanah air tapi sampai international. Karena memperebutkan hadiah total sebesar Rp500 juta.
Digelar oleh pemerintah kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel, dalam rangka hari jadi ke-22 kabupaten tersebut. Para peserta pun datang tak hanya dari atlet tanah air. Namun juga diikuti oleh pemain biliar dunia, seperti Jeff De Luna.
Namun puncak pertandingan Final Tournament Billiard International Batulicin Open 2025 mempertemukan Gebby Adi Wibawa Putra dan Heri TMJ atlet asal Kaltim, yang digelar pada Minggu 20 April 2025 malam.

Gebby Adi Wibawa Putra yang merupakan atlet pro tanah air ini tampil menekan sejak awal dan unggul sementara 4-2 sebelum break. Akan tetapi, Heri TMJ ternyata tidak gentar.
Heri TMJ yang merupakan atlet biliar andalan Bumi Etam ini menunjukkan mental juaranya. Ia sukses mengejar ketertinggalan hingga skor imbang 4-4. Heri bisa memanfaatkan beberapa kesalahan Gebby di momen krusial.
Aksi saling balas poin, eksekusi presisi, serta permainan strategi tingkat tinggi membuat pertandingan Final Tournament Billiard International Batulicin Open 2025 mendebarkan.
Walau Gebby sempat unggul, Heri tampil lebih stabil dan konsisten di paruh kedua pertandingan. Dia beberapa kali melakukan clear table dalam satu kesempatan yang menjadi penentu kemenangan.
Hingga akhirnya, Heri TMJ dinobatkan sebagai juara Batulicin Open 2025 setelah membalikkan skor menjadi 7-9.
Dengan hasil ini Heri TMJ keluar sebagai juara pertama dan berhak atas hadiah Rp200 juta. Sementara Gebby yang harus puas menjadi juara kedua membawa pulang Rp80 juta. Sementara itu, para semifinalis mendapat Rp30 juta, dan top 8 memperoleh Rp11 juta.
Tidak hanya itu, para peserta lain yang masuk ke 64 hingga 16 besar juga berhak atas hadiah uang tunai.
Atas raihan ini, Heri pun mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas semua pihak yang mendukungnya. Tentu gelar ini menambah rentetan gelar juara bagi Heri yang saat ini menyandang hendicap 6 (HC6).
“(Permainan) cukup tegang. Tidak menyangka juga bisa membalikkan keadaan,” katanya usai menerima hadiah dari Wakil Bupati Tanah Bumbu, H Bahsanuddin.
Heri biasa dikenal sebagai Heri Aponk. Ia diketahui merupakan atlet biliar Kaltim asal Kota Samarinda. Biasa mengikuti PON dan Porprov Kaltim. Ia satu dari 4 atlet biliar di Kaltim yang memiliki level HC6.
Dilansir dari JPNN, Ketua Panitia, Sahmi menegaskan bahwa turnamen tersebut merupakan langkah awal untuk menghadirkan event-event internasional berkualitas di Bumi Bersujud.
“Event ini bukan hanya kebanggaan Tanah Bumbu, tetapi juga langkah nyata untuk memajukan olahraga biliar di Indonesia. Harapannya, ke depan, kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan luas,” ungkap Sahmi dalam keterangan resmi, Minggu 20 April 2025, malam.
Owner Gimme Billiard sekaligus inisiator utama kegiatan, Ghimoyo, menyatakan bahwa misi utamanya yakni mengubah atmosfer dan citra billiar di Tanah Air.
“Kami ingin billiar dikenal bukan hanya sebagai permainan hiburan, tetapi sebagai olahraga prestasi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Olahraga Billiar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalimantan Selatan, H. Imus, menyebut event itu sebagai tonggak sejarah karena Batulicin berani menjadi tuan rumah turnamen internasional dengan hadiah terbesar.
Adapun Hamka dari POBSI Pusat menilai potensi Tanah Bumbu sangat besar untuk menjadi tuan rumah seri-seri nasional ke depan. “Ini tempat sudah memenuhi standar. Hadiah terbesar tahun ini, luar biasa,” ucapnya.
Wakil Bupati Tanah Bumbu, yang juga Ketua POBSI Tanah Bumbu, H. Bahsanuddin, hadir mewakili Bupati dan menyampaikan kebanggaan atas kesuksesan Tournament Billiard International Batulicin Open 2025.
“Turnamen ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga soal silaturahmi, semangat olahraga, dan membangun masa depan generasi muda Tanah Bumbu. Kami akan jadikan ini sebagai agenda rutin yang lebih besar tiap tahunnya,” tutupnya. (*/am)
-
PARIWARA3 hari agoYamaha Anniversary 70 Tahun, Livery Ikonik Edisi Spesial Resmi Mengaspal !
-
PARIWARA2 hari agoGas Awal Tahun Nyaman Setahun Penuh, Trik Jitu Yamaha Kaltim Bawa Pulang Nmax Neo atau Aerox Alpha
-
SEPUTAR KALTIM18 jam agoDrama ‘Prank’ Beasiswa S2 Eksekutif Berakhir, Pemprov Kaltim dan ITK Sepakat Lanjutkan Program Gratispol
-
PARIWARA3 hari agoMAX Special Livery & TMAX TECHMAX2026 Tampil MAXimal, Dapatkan Segera MAX Special Livery & TMAX TECHMAX Melalui Order Online
-
PARIWARA1 hari agoJadi Kado Spesial di Awal Tahun, Yamaha Resmi Jual Skutik Premium TMAX di Indonesia
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoEks Bandara Temindung “Hidup Lagi”, Dispar Kaltim Janjikan Agenda Kreatif Tiap Bulan
-
SAMARINDA2 hari agoAkses Pedalaman Kaltim Terbuka Lagi, Bandara APT Pranoto Operasikan 6 Rute Perintis
-
KUKAR18 jam agoRefleksi Peristiwa Merah Putih Sanga-Sanga, Seno Aji: Musuh Kita Bukan Lagi Penjajah, Tapi Disrupsi Teknologi

