BALIKPAPAN
Pemkot Balikpapan Dukung PHRI Ciptakan Event Wisata Tematik
Pemerintah Kota Balikpapan mendorong pelaku industri pariwisata, khususnya PHRI, agar lebih aktif menciptakan event dan paket wisata tematik untuk menarik wisatawan, tanpa hanya mengandalkan agenda pemerintah.
Sekda Kota Balikpapan, Muhaimin, dalam Dialog Sinergitas bersama PHRI dan stakeholder pada Selasa (27/5), menegaskan komitmen Pemkot untuk menjaga stabilitas ekonomi lokal. Meski ada kebijakan efisiensi dari pusat, Pemkot hanya memangkas sebagian kecil anggaran untuk kegiatan makan-minum dan perjalanan dinas.
“Kegiatan di hotel tetap jalan agar roda ekonomi berputar,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rencana Balikpapan menjadi tuan rumah Hari Dekranasda Nasional pada Juli 2025, yang dinilai sebagai peluang besar bagi sektor hotel dan restoran.
Sementara itu, Ketua PHRI Balikpapan, Soegianto, berharap sinergi ini membuka jalan untuk usulan anggaran melalui Musrenbang. Acara juga diisi penandatanganan MoU antara PHRI dengan Universitas Muhammadiyah dan Politeknik Negeri Balikpapan.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan, Teldi Rusnal, turut menyampaikan pentingnya perlindungan tenaga kerja di sektor pariwisata yang semakin aktif sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2022 Tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan penghapusan Kemiskinan Ekstrem
“Seiring meningkatnya aktivitas pariwisata dan event, kami mendorong para pelaku usaha hotel dan restoran memastikan seluruh pekerja mereka terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan. Ini penting untuk memberikan rasa aman dalam bekerja,” ujarnya.
Teldi menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi sektor hotel dan restoran di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Ia menyebut bahwa berkurangnya kegiatan pemerintahan berdampak langsung pada tingkat okupansi dan pendapatan pelaku usaha perhotelan.
“Di era efisiensi anggaran pemerintah saat ini, sektor hotel dan restoran menghadapi tantangan besar karena menurunnya kegiatan pemerintahan. Jika tidak mampu bertahan, hal ini berisiko meningkatkan angka PHK di Kota Balikpapan,”
“Untuk mengantisipasi dampak ekonomi akibat PHK, pekerja di sektor ini sudah terlindungi melalui Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan,” tambahnya. (Adv/am)
-
KUKAR4 hari agoMaskot MTQ Kaltim di Kukar Masih Rahasia, Disebut Kental Nuansa Kutai
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoCadangan Air Menipis, Kaltim Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Krisis Air
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoDua Polemik Mobil Mewah di Kaltim Berakhir dengan Pengembalian Uang ke Kas Daerah
-
KUKAR4 hari agoKukar Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah MTQ Kaltim
-
OLAHRAGA3 hari agoShell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge Serbu Sidoarjo, Sensasi Adventure Makin Memanas
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoBesok Dimulai, Pariwisata Fest 2026 Hadir di Lembuswana Mall Samarinda
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoDari Pantai Manggar hingga Beras Basah, 11 Destinasi Kaltim Dibersihkan
-
KUKAR3 hari agoBeseprah Jadi Ruang Kesetaraan, Aulia Rahman Basri: Semua Membaur dengan Warga

