BALIKPAPAN
DPRD Balikpapan Desak Optimalisasi Anggaran Pendidikan, Cegah Dana Mengendap

Di tengah tekanan efisiensi anggaran dan pemangkasan dana dari Pemprov Kaltim, DPRD Kota Balikpapan menyoroti pentingnya percepatan penyerapan anggaran di sektor pendidikan. Hal ini untuk mencegah dana mengendap yang dapat berujung pada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran.
Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Hj. Iim, menegaskan bahwa anggaran pendidikan yang sudah dialokasikan harus digunakan secara maksimal demi mendukung kelangsungan berbagai program yang telah dirancang. Ia mendorong instansi terkait agar segera merealisasikan kegiatan fisik maupun non-fisik selagi dana masih tersedia.
“Harapannya anggaran yang diberikan pemerintah bisa terserap maksimal. Apalagi sekarang ada efisiensi dan dana dari provinsi juga dipangkas,” ujar Hj. Iim, Rabu, 4 Juni 2025.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 52 persen anggaran untuk kegiatan fisik belum terealisasi. Jika tidak segera dimanfaatkan, potensi munculnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) dikhawatirkan dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah, serta memengaruhi penyusunan APBD perubahan di tahun berjalan.
“Kalau ada dana, ayo segera realisasikan programnya. Jangan sampai muncul SILPA. Itu bukan hanya soal teknis, tapi juga bisa mengubah persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah,” tegasnya.
Hj. Iim juga menyoroti kebutuhan di sektor pendidikan yang masih tinggi, khususnya di lapangan. Mulai dari perbaikan infrastruktur sekolah, pengadaan fasilitas belajar, hingga peningkatan kompetensi guru masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
“Yang ada saja masih kurang, jadi sangat disayangkan kalau dana tersedia tapi tidak dimanfaatkan. Sisa 52 persen itu harus dimaksimalkan untuk program-program prioritas,” tambahnya.
Ia mengingatkan bahwa pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Oleh karena itu, pihak eksekutif diminta untuk memastikan tidak ada hambatan administratif yang menghalangi proses realisasi anggaran.
“Program yang sudah disusun sebaiknya langsung dijalankan. Jangan menunggu sampai akhir tahun baru sibuk belanja. Perencanaan dan pelaksanaan harus sinkron,” ujarnya.
DPRD berharap dengan penyerapan anggaran yang optimal, kualitas pendidikan di Balikpapan dapat terus meningkat meski dalam kondisi fiskal yang terbatas. (sty)
-
SAMARINDA4 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN3 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
KUKAR3 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA10 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKarhutla Kaltim Meluas, BPBD Akui Sulit Cari Sumber Air untuk Pemadaman

