SAMARINDA
Wahyu Hernaningsih Buka Program Kacamata Gratis PKK Kaltim untuk Seluruh Kalangan

Wakil Ketua TP PKK Kaltim, Wahyu Hernaningsih Seno Aji, membuka program pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis yang menyasar semua kalangan, sebagai bagian dari peringatan HKG PKK ke-53. Ia menegaskan bahwa program ini bukan seremoni, melainkan langkah nyata menyentuh kebutuhan masyarakat.
Wahyu Hernaningsih Seno Aji, secara resmi membuka kegiatan Pemeriksaan Mata dan Pemberian Kacamata Gratis di Balai Pelatihan Kesehatan Kaltim, Jalan R.W. Mongonsidi No. 39, RT 19 Sidodadi, Samarinda, Sabtu pagi, 14 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tingkat Nasional yang digelar di Kalimantan Timur.
Dalam sambutan yang turut dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan organisasi profesi, Wahyu menyampaikan bahwa kegiatan ini merepresentasikan semangat pengabdian PKK yang tidak berhenti di level seremoni.
Lebih dari Sekadar Seremonial
“HKG PKK bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat semangat pemberdayaan keluarga,” tegas Wahyu. Ia menambahkan, kegiatan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis ini merupakan langkah konkret yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.
“Pemeriksaan mata dan pemberian kacamata ini bukan hanya soal kesehatan, tapi juga menyangkut pendidikan anak, produktivitas kerja, dan kemandirian lansia,” ujarnya.
Wahyu juga menyoroti masih terbatasnya akses pemeriksaan mata, khususnya di wilayah pedalaman dan bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.
Kolaborasi untuk Solusi Nyata
Program ini merupakan hasil kerja sama lintas sektor antara TP PKK Kaltim, Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, Rumah Sakit Mata Kaltim, serta organisasi profesi seperti PERDAMI, IROPIN, dan GAPOPIN. Adapun kacamata yang dibagikan berasal dari kontribusi TP PKK Pusat, Kementerian Kesehatan, dan Yayasan Indonesia Melihat Nasional (YIMN).
“Ini adalah wujud nyata dari komitmen bersama untuk mendukung gerakan hidup sehat, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong produktivitas keluarga,” ungkap Wahyu.
Terkait sasaran program, Wahyu memastikan bahwa layanan ini inklusif untuk semua usia.
“Insyaallah, program ini menyasar seluruh kalangan: anak-anak, dewasa, dan lansia. Kami ingin meringankan beban biaya kacamata, karena itu sangat memengaruhi aktivitas sehari-hari,” jelasnya.
Untuk wilayah cakupan, Wahyu menyatakan bahwa program akan menjangkau seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur.
“Insyaallah akan kami akomodasi ke seluruh 10 kabupaten/kota. Masyarakat dari luar daerah pun bisa mengakses layanan di titik-titik tertentu seperti Balikpapan dan Samarinda. Bahkan, untuk Kutai Barat akan ada penyerahan simbolis pada tanggal 8 nanti,” ungkapnya.
Kegiatan yang disambut antusias oleh masyarakat ini diharapkan dapat berlanjut di tahun-tahun berikutnya dengan dukungan berbagai pihak, termasuk dari pemerintah pusat. (chanz/sty)
-
MAHULU4 hari agoBuka Isolasi Mahulu, Pembangunan Bandara Ujoh Bilang Sudah 89 Persen Ditargetkan Beroperasi Februari 2026
-
SAMARINDA4 hari agoMinggu Malam, Ustaz Das’ad Latif Bakal Isi Tabligh Akbar di Penutupan Pekan Raya Kaltim 2026
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoMembaca Arah Pariwisata 2026: Dimotori Gen Z, Ini 6 Tren Wisata yang Bakal Mendominasi
-
GAYA HIDUP5 hari agoKaltim Diprediksi Hujan Berangin Pekan ini, Berikut Tips Jaga Kesehatan Wajib
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPemprov Kaltim Kebut Cetak Sawah 20 Ribu Hektare, Targetkan Swasembada Pangan Mandiri pada 2026
-
NUSANTARA5 hari agoMemasuki 2026, Otorita IKN Tegaskan Arah Nusantara sebagai Ibu Kota Politik 2028
-
HIBURAN4 hari agoLomba, Pameran, hingga Tabligh Akbar, Berikut Rangkaian Keseruan Pekan Raya Kaltim Gratis!
-
SAMARINDA4 hari agoPenumpang Melonjak, Bandara APT Pranoto Ajukan Perluasan “Area Safety” di Sisi Runway

