SEPUTAR KALTIM
Sineas Muda Kaltim Hadirkan 5 Film Pendek Bertema Budaya dan Pendidikan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim melalui UPTD Taman Budaya menggelar pemutaran dan diskusi lima film pendek bertema kebudayaan dan pendidikan. Acara ini menjadi puncak produksi film pendek tahun 2025 yang melibatkan komunitas film dari lima daerah di Kaltim.
Gedung Rinjani Asnawi, Taman Budaya Kaltim, Rabu, 20 Agustus 2025, menjadi saksi semangat sineas muda dalam menyalurkan kreativitas lewat medium visual. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim melalui UPTD Taman Budaya menggelar Diskusi dan Pemutaran 5 Film Pendek yang mengangkat tema kebudayaan dan pendidikan.
Acara ini menutup rangkaian Produksi Film Pendek Tahun 2025 yang telah berlangsung sejak 11 hingga 20 Agustus. Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmad Ramadhan, membuka kegiatan secara resmi.
“Film pendek bukan hanya sekadar hiburan, melainkan ruang ekspresi, sarana edukasi, sekaligus media refleksi terhadap realitas sosial dan budaya. Harapannya, pemutaran film ini mampu memberikan inspirasi, membuka wawasan, dan memantik diskusi yang membangun,” ujarnya.
Program tahunan ini dirancang untuk mengembangkan potensi kreatif sineas muda, memperluas pengetahuan siswa tentang dunia film, serta melatih kreativitas dan kerja sama dalam berkarya.
“Produksi Film Pendek menjadi media ekspresi peningkatan kreativitas siswa, sekaligus bahan pembelajaran di bidang perfilman bagi masyarakat umum, pelajar, maupun mahasiswa,” tambah Rahmad.
Tahun ini, lima komunitas film dari lima daerah di Kaltim ambil bagian, yaitu Lanting Animation (Samarinda), Teras Karya (Balikpapan), East Borneo Film (EBF) Tenggarong, Kawaland Film (Samarinda), serta Tasik Project x Presfektif Film (Bontang). Mereka menghadirkan karya dengan perspektif beragam seputar pendidikan, budaya, dan realitas sosial.
Selain pemutaran film, diskusi interaktif turut digelar bersama para kreator muda. Antusiasme peserta tampak tinggi saat para sineas berbagi pengalaman mengenai proses kreatif, tantangan teknis, hingga pesan yang ingin disampaikan dalam karya mereka.
Diskusi ini menjadi ruang penting untuk belajar bersama, berdialog, sekaligus menumbuhkan apresiasi atas peran film dalam memperkuat pendidikan dan kebudayaan di Kaltim. Dengan kegiatan ini, diharapkan lahir lebih banyak sineas muda yang mampu memperkenalkan identitas lokal sekaligus memperkaya perfilman nasional.
“Semoga kegiatan ini menjadi langkah kecil menuju lahirnya karya-karya besar di masa depan. Mari kita rayakan bersama kreativitas tanpa batas,” pungkas Rahmad. (sef/pt/portalkaltim/sty)
-
SAMARINDA5 hari agoMahasiswa Desak Hak Angket DPRD Kaltim Segera Diparipurnakan, Soroti Harga BBM hingga Dugaan Pemborosan Anggaran
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoPemprov Kaltim Buka Seleksi Komisaris dan Direksi BUMD 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
-
SAMARINDA4 hari agoIzin Andalalin Kafe NORDU Disorot, Dishub Samarinda Tunggu Arahan Wali Kota Usai Rapat Internal
-
SAMARINDA4 hari agoPemkot Samarinda Cairkan Gaji ke-13 Juni Ini, BPKAD Pastikan Tak Terdampak Pemotongan TKD
-
BERITA4 hari agoMAXi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajahi Lombok 360 Derajat, Padukan Wisata, Budaya dan Aksi Lingkungan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA1 hari agoEkspor Perikanan Kaltim Melesat, 56 Ton Produk Laut Segar Terbang ke China Setiap Bulan
-
PARIWARA1 hari agoYamaha Kaltim Luncurkan Warna Baru GEAR ULTIMA Hybrid di Karnaval Gear Ultima 2026, Usung Desain Dual Tone Lebih Modern
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoYamaha Luncurkan MX King 150 Prima Pramac Livery di Jakarta Fair 2026, Hadirkan Sensasi MotoGP untuk Pecinta Balap

